Kaum Perempuan Masih Tertinggal

15.39 Diposting oleh HERI IRAWAN
SEJAK berdirinya Kabupaten Landak 1999 lalu, pembangunan di berbagai bidang telah menunjukan kemajuan. Namun di sisi lain disadari amsih ada bidang atau sektot yang perlu mendapatkan perhatian bersama. “Yaitu sektor peran wanita dibidang ekonomi masih dirasakan sangat rendah akses kaum perempuan dalam pembangunan ekonomi,” demikian diungkapkan Kepala BKD Landak Drs MH Munsin MH mewakili bupati dalam sambutan pada acara pelatihan wira usaha wanita rawan ekonomi yang dihelat Bagian Sosial Setda Landak, di aula Kantor Bupati, Kamis lalu.
Diungkapkan Munsin dengan masih rendahnya peran wanita terhadap bidang ekonomi dapat berpengaruh terhadap rendahnya pendapatan keluarga dan rendahnya tingkat pendidikan serta kesehatan keluarga. “Kita melihat adanya ketertinggalan kaum perempuan dalam pembangunan. Maka mengharuskan elemen masyarakat dan pemerintah untuk lebih giat mengatasi permasalahan tersebut yakni perlunya kegeiatan pelatihan untuk wanita tang memang rentan atau rawan ekonomi agar dapar berwirausaha dan tidak semata-mata tergantung dengan kaum pria,” ungkap Munsin.
Munsin menambahkan, menyikapi rencana pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada awal Juni mendatang, berimbas pada naiknya harga kebutugan pokok lainnnya. Sehingga hal ini akan semakin mempersulit kaum ibu rumah tangga sebagai pengelola keuangan keluarga untuk mengatur pengeluaran serta mencukupi kebutuhan hidup. “Maka untuk mengatasi masalah ini perlu dibekaliu dengan keterampilan untuk berwirausaha, sehingga ibu-ibu dapat menambah penghasilan keluarga lewat ketrampilan yang di dapat selama pelatihan ini,” harap Munsin.
Hadiri pada acara pembukaan tersebut para kepala dinas/instansi di lingkungan Pemkab Landak dan sebagai pesertta kaum perempuan yang berada di Kecematan Ngabang. (wan)
You can leave a response, or trackback from your own site.

0 Response to "Kaum Perempuan Masih Tertinggal"


Powered by www.tvone.co.id