Berharap Kampanye Dami di Bumi Intan

16.37 Diposting oleh HERI IRAWAN
NGABANG- Hari-hari belakangan ini suasana di tanah air akan diwarnai berbagai aksi kampanye dalam rangka penyelenggaraan pemilu legislatif 2009. Aksi kampanye yang dilakukan pun beragam, ada yang dilakukan secara terbuka melalui pengumpulan massa di lapangan terbuka. Ada juga kampanye yang dilakukan secara terbatas dengan melakukan aksi dialog dengan konstituen.
Di Kabupaten Landak, aksi kampanye kemarin berlangsung secara damai oleh beberapa partai politik (parpol) yang melakukan kampanye. Suasana damai semakin terasa ketika tidak banyak Parpol yang memanfaatkan kampanye terbuka dengan melibatkan banyak massa. Di sejumlah daerah di Riau, Parpol yang mendapatkan kesempatan berkampanye kemarin lebih memilih kampanye dialogis dibandingkan dengan melibatkan massa dalam jumlah yang besar.
”Suasana damai pada pelaksanaan kampanye kali ini tentu saja patut kita syukuri. Karena komitmen Parpol saat menandatangani deklarasi kampanye damai bisa diwujudkan. Hal ini juga memperlihatkan adanya kedewasaan Parpol dalam mengikuti pesta demokrasi lima tahunan tersebut,” kata Tajudin, Ketua JPPR Kabupaten Landak.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan Parpol tidak begitu berhasrat besar untuk menggelar kampanye yang melibatkan massa besar. Pertama, karena pada Pemilu kali ini yang dipilih tidak hanya Parpol saja, tapi juga turut memilih calon anggot legislatif (Caleg) di Parpol tersebut. Dengan pertimbangan seperti Parpol juga menuntut adanya inisiatif yang lebih besar dari masing-masing Caleg untuk mengkampanyekan dirinya.
Faktor kedua mungkin saja karena pertimbangan efisiensi. Kampanye yang melibatkan massa dalam jumlah yang besar tentu saja akan memerlukan dana yang besar pula. Oleh karena itu bagi Parpol yang kekurangan dana tentu saja lebih memilih kampanye dialogis seperti ini ketimbang melibatkan massa yang lebih besar.
”Terlepas dari kedua faktor tersebut, kedua metoda kampanye itu tentu saja punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kampanye yang melibatkan massa besar tentu saja akan semakin mengangkat popularitas Parpol itu. Dengan demikian Parpol itu juga akan semakin memikat di kalangan massa mengambang (floating mass),” ungkpanya.
Setali tiga uang, kampanye dialogis atau door to door juga punya kekuatan tersendiri. Kampanye seperti ini dinilai lebih mengena karena konstituen yang dituju semakin paham dengan ideologi yang dimiliki masing-masing Parpol. Dan tentu saja kampanye seperti ini akan lebih efisien.
Masing-masing Parpol tentu sudah punya strategi untuk memikat hati konstituennya pada masa kampanye ini. Apapun metoda kampanye yang dilakukan tentu saja hal itu sudah dipikirkan secara matang. Karena tujuan akhir kampanye ini adalah bagaimana agar setiap Parpol dan Caleg bisa mendapatkan suara sebagaimana yang diharapkan dan diperhitungkan.
Pada hari-hari mendatang, suasana kampanye yang riuh dengan teriakan yel-yel pendukung Parpol akan terus membahana di pelosok negeri ini. Salah satu proses Pemilu ini diharapkan juga mampu terus berlangsung secara aman damai. “Kedamaian tidak hanya mesti berlangsung ketika masa kampanye saja. Namun, kedamaian juga diharapkan terus berlalu sepanjang helat pemilu ini digelar,” harapnya.
Kampanye yang damai hanyalah langkah awal untuk menciptakan pemilu yang bersih, jujur dan adil sebagaimana yang dicita-citakan banyak orang. Langkah selanjutnya yang terus didambakan adalah kedamaian yang terus mengiringi proses setiap tahapan-tahapan Pemilu ini. Karena, lebih 200 juta penduduk Indonesia tentu saja mendambakan kedamaian yang sesungguhnya. Bukan hanya kedamaian di saat berlangsungnya Pemilu kali ini. (wan)
You can leave a response, or trackback from your own site.

0 Response to "Berharap Kampanye Dami di Bumi Intan"


Powered by www.tvone.co.id