Perayaan Cap Go Meh digelar di Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Perayaan ini dimeriahkan dengan atraksi ketangkasan oleh Tatung. Tatung adalah orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur
Acara Robo-robo SMP Negeri 2 Ngabang
Bupati Landak DR Drs Adrianus AS MSi, berhasil menerima penghargaan kategori Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN) tahun 2008
Bupati Landak DR Drs Adrianus AS MSi menyerahkan penghargaan kepada pemenang Bujang Dara dalam Festival Budaya Landak tahun 2008
POST-DESCRIPTION-HERE
Kabupaten Landak tahun 2009 akan segera membangun stadion sepak bola

KANTOR BUPATI KABUPATEN LANDAK

Foto kantor bupati kabupaten Landak
IMAGE-TITLE-HERE

PERAYAAN CAP GO MEH

Perayaan Cap Go Meh digelar di Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Perayaan ini dimeriahkan dengan atraksi ketangkasan oleh Tatung. Tatung adalah orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur
IMAGE-TITLE-HERE

RIAM MANANGAR

Riam Manangar merupakan slah satu obyek wisata di Kabupaten Landak
IMAGE-TITLE-HERE

BUPATI LANDAK DALAM PANEN RAYA

Bupati Landak DR Drs Adrianus AS MSi, berhasil menerima penghargaan kategori Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN) tahun 2008
IMAGE-TITLE-HERE

1 Tahun Lagi Landak Tidak Merasakan Buah Durian

NGABANG- Maraknya penembangan kayu Durian tanpa pengntroalan dari pihak terkait, membuat khwatir Pemerintah Kabupaten Landak. Terhadap kelangsungan hidup pohon Durian beberapa tahun mendatang, ...

7 Tersangka Pengerusakan Mapolsek Mandor Siap Ditangkap/a>

NGABANG- Kapolres Landak AKBP Drs Tony EP Sinambela M.Si menyatakan 7 tersangka dalam kasus pengerusakan Mapolsek Mandor, berinisial Jl, Sr, CC, Ln, Ay, Mr dan Al. Terindikasi kuat dalam pengerusakan, berdasarakan keterangan para saksi.....

Pelajar Harus Meraih Prestasi Setinggi-Tingginya

NGABANG – Pembangunan olahraga merupakan bagian integral dari pembangunan manusia Indonesia seutuhnya yang diarahkan pada peningkatan kesegaran jasmani, mental, dan rohani untuk pembentukan waktak, kepribadian, ...

Siap Mendulang Emas

Siap Mendulang Emas TEKAD untuk meraih prestasi yang paling tinggi, terpacar pada 13 atlet Kempo Kabupaten Landak. Mereka ingin meraih prestasi pada Kejuaraan Kempo Kalbar di Kabupaten Sintang 25-26 Juni 2009, sama dengan hasil di Porprov tahun 2006 ...

Bupati Exspose Pariwisata Keluar Negeri

06.57 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

Kuncinya Terletak Pada Promosi
NGABANG - Menyambut Tahun Kunjungan Wisata Kalimantan Barat Tahun 2010. Semua kabupaten berlomba-lomba menyiapkan dunia pariwisata dan kebudayaanya. Tak terkecuali, Kabupaten Landak sudah jauh hari menyiapkan kunjungan wisata itu. Malah baru-baru ini, Bupati Landak DR. Adrianus AS, bersama rombongan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, melakukan lawatan di negara Kangguru yakni Australia. Kunjungan itupun tidak disia-siakan orang nomor satu di Kabupaten Landak ini. Dalam kesempatan berbahagian itu, dihadapan petingi Australia, ia mengexspose potensi sumber daya alam yang dimiliki Bumi Intan.

”Sebenarnya untuk diluar negeri, mereka mudah mengenalkan pariwisata atau sumber daya alam yang mereka miliki. Kuncinya terletak pada promosi atau, dimanapun dan apapun bentuknya adalah promosi,” kata Adrianus, disela-sela upacara HUT Sumpah Pemuda Ke-81, belum lama ini di Ngabang.
Dicontohkan mantan Asisten II Landak ini, adalah Kota Melbourene
bagian daerah Victoria negara Australia. Wisata mereka disana saya lihat sangat luar biasa, padahal apa yang mereka suguhkan itu hal yang biasa dan tidak ada yang istimewa, misalnya binatang Pinguin pulang dari laut. ”Pemandangan ini ditonton beribu-ribu orang, dan bayangkan tiket masuk itu 2,5 $, bila dikalikan sekian ribu orang, sudah berapa pendapatan daerah mereka. Promosi mereka ini ada imana-mana, begitu juga dengan binatang Koala, atau Kangguru hanya dua atau lima ekor, ” jelas ayah tiga anak ini.
Menyinggung untuk Daerah Kabupaten Landak? Diakui bupati, banyak sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak dunia pariwisata dan kebudayaan kita. Salah satu yang harus kita lakukan adalah sesering mungkin promosi ke berbagai belahan dunia, seperti Air Terjung Manangar, dan yang akan kita kemas dengan baik saat ini, mengemas cara mendulang intan, menjadi aset pariwisata kita Kabupaten Landak. ”Kita mintalah kawan-kawan pers tolong dipromosikan, bahwa daerah kita nanti akan ada paket wisata mendulang intan,” pinta manan Kadis Pendidikan Landak ini.
Selain itu fator yang menentukan keberhasilan dunia pariwisata adalah agen atau biro perjalanan wisata. Lemahanya kita disitu, belum ada yang tergerak untuk berusaha dibidang jasa pariwisata ini sebagai industri, masyarakat hanya berangapan kegiatan ini tidak mendatangkan pendapatan. ”Justru itu keliru, diderah maju ada agen biro perjalanan pariwisata,” tukasnya.
Bupati menambahkan, padahal pariwisata ini tidak berimbas terhadap kerusakan alam atau merugikan manusia, sebaliknya kegiatan ini positif dan mendatangkan banyak uang. (wan)

Read more...

Bupati: Pemudah Itu Harus Kreatip

06.53 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG- Diharapkan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 81, mampu memberikan aspirasi kepada pemuda untuk bersama-sama memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara.
Demikian dikatakan Bupati Landak DR. Adrianus AS, saat membacakan kata sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga pada Hari Sumpah Pemuda Ke 81, Kamis (28/10), kemarim di Ngabang.
Menteri mengajak pemuda, kembangkan semua potenis yang ada dan kreativitas, kembangkan semua yang ada yakni kualitas dan daya saing, dengan peradapan yang unggul dan berakarakter. ”Seluruh bangsa mendukungmu, seluruh bangsa menanti kiprahmu,” katanya. Ia juga mengatakan peran pemuda dalam pembangunan haryslah hal yang nyata. Berbagai potensi, bakat, minat, kemampuan dan keterampilan, dengan semangat idealisme yang kental dari pada pemuda senantiasa memberikan wara yang khas bagi pertumbuhan dan kemajuan bangsa. Untuk itulah, katanya, keberadaan, kiparah dan masa depan pemuda harus memperoleh jaminan dari negara melalui undang-undang.

Usai sebagai Irup, Bupati Landak Adrianus AS mengatakan pemuda adalah harapan bangsa dan negara, dan pemuda harus punya potensi guna kepentingan dirinya dan orang lain. ”Masa depan pemuda itu masih panjang dan apa yang harus pemuda lakukan, dia harus megenali potensi. Dan setlah itu dia juga harus mampu mengembangkan bakat atau talenta yang dimilikinya seoftimal mungkin, jangan tergantung kepada orang lain,” kata bupati.
Atau uluran pemerintah daerah, pemuda ini harus miliki jiwa kewirausahaan, sehingga nanti mereka tidak menunggu kapan pembukaan CPNS, beasiswa dan pemuda itu harus kreatip, dan harus berdaya saing.
Ia juga sempat menyinggung untuk OKP ikut upacara hanya ada Pemuda Pancasila (PP), padahal dalam OKP KNPI Landak ada Pemuda Gereja, Pemuda Islam, dan lain sebagainya. ”Kok, mereka tidak hadir, kita mau OKP itu jangan hanya plang nama, tapi berbuat untuk kepentinga bangsa dan negara,” pinta bupati seraya mempertanyakan komitmen dari OKP-OKP NKPI Landak.
Ditempat yang sama Ketua KNPI Landak Heriyadi, mengaku kesal atas ulah OKP yang tidak ikut apel Hari Sumpah Pemuda Ke 81 kemarin. Padahal, katanya panitia sudah menyebarkan undangan untuk mengikutsertakan perwakilnya minimal 2 orang setiap OKP-OKP. ”Kita tidak ingin orang yang ada dalam OKP itu dengek-dengek, ketika ada sesutu hal yang sifatanya besar, baru bergerak. Sementara ulang tuhan hari pemudanya mereka tidak mau hadir. Kita juga pertanyakan komitmen para pengurus OKP ini, apakah mereka masih mau atau tidak,” kesal Heri, didampinggi Sekretaris KNPI Landak Cahyatanus. (wan)

Read more...

Polisi Harus Sering Sosialisasi

06.51 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

KEPALA Desa Sebatih Kecamatan Sengah Temila Hironimus berharap kepada kepolisian di Kabupaten Landak. Sesering mungkin untuk melakukan sosialisasi tentang undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. sosialisasi itu, tidak hanya diberikan pada ibu kota kabupaten landak, melainkan juga harus dilakukan ibu kota kecamatan, seperti di pahuman. ”Saya akui saat ini masyarakat pedalaman masih heran mengapa pada siang hari kendaraanya dinyalan. dan ini aneh, bagi masyarakat. bagi kita yang mengerti itu tidak masalah, beda denga masyarakat pedalaman pasti mereka bertanya-tanya ada apa kok pada siang hari lampu depan motor dinyalakan,” kata Hironimus mengkau kepada Kapuas Post, kemarin di sela-sela istirahat siang di kediamanya, Kamis(29/10), kemarin di Desa Sebatih.

Dalam undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan ini, terdapat beberapa prinsip penting yang paralel dengan praktek good governance .and clean government. diantaranya adalah mencantumkan asas transparansi, akuntabilitas, berkelanjutan, partisipatif, manfaat, efisiensi dan efektif, keseimbangan, terpadu dan kemandirian. Dengan demikian regulasi ini telah menjadi landasan pelaksanaan tugas, yang sejalan dengan tuntutan perubahan lingkungan
Sejalan dengan hal tersebut, maka acara sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan komitmen untuk lebih meningkatkan sinergitas antara fungsi lalu lintas dan fungsi -fungsi lainnya yang terkait, baik sebagai pendukung maupun mengemban misi pengawasan. dengan demikian, diharapkan polri, khususnya jajaran yang mengemban fungsi kelalulintasan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Disamping itu, fungsi pengawasan internal juga diharapkan mampu menjaga dan mengawal dinamika operasional pengemban fungsi lalu lintas, agar senantiasa berjalan sesuai dengan arah kebijakan reformasi birokrasi polri, khususnya program unggulan quick wins. (wan)

Read more...

Klarifikasi Asset CU

06.48 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

MANAGER CU Pancur Kasih Tempat Pelayanan (TP) Pahuman Sumariono mengklarifikasi apa yang telah disampaikan pada saat peresmian CU Pancur Kasih TP Pahuman Kecamatan Sengah Temila, Rabu (28/10), bahwa asset keseluruhan CU Pancur Kasih sampai saat ini sebesar Rp. 6 miliar lebih. Yang sebenarnya, kata Suamariono adalah Rp. 682.468.314.176 ( Rp 6 triliun lebih). “Dari semuan ini, untuk TPnya se Kalimantan Barat CU Pancur Kasih ada 31 TP. Sedangkan untuk TP di Kabupaten Landak ada 12 TP, salah satu yang belum adalah TP Banyuke Hulu,” kata pria berbadan besar ini.

Ia menambahkan memiliki produk simpanan dan pinjaman yang meliputi simpaman saham, terdiri dari Simpanan Pokok (SP) dan Simpanan Wajib (SW), Simpanan Balas Jasa Harian: Simpanan Saale'atn (SS), Pangari, Titipan Hari Raya, dan Simpanan Berjangka yang terdiri dari Simpanan Sukarela Berjangka (Sisuka) dan Sejahtera Hari Tua (Sehat).
Untuk bentuk pinjaman, meliputi Pinjaman Produktif, Pinjaman Konsumtif dan Pinjaman Darurat, dan produk lainnya adalah Rumah Betang. (wan)

Read more...

Dua Kecamatan Minta Aliri Listrik

07.42 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG – Negara RI Indonesia sudah 64 tahun merdeka,. Ternyata di negaranya maish banyak daerah yang belum medapti aliran listrik. Salah satu kahus yang terjadi di Kabupaten landak tepatnya di Kecamatan Sebangki dan Kecamatan Meranti. Dari dulu sampai kini belum mendapatkan penerangan listrik. Padahal, masyarakat sangat mendambakan penerangan listrik tersebut. Selama ini masyarakat di sana hanya menggunakan ginset yang dibeli melalui swadaya masyarakat, kata anggota DPRD Kabupaten Landak, Sarius, SE. “Kemungkinan pengusulan dan lobi kurang dilakukan sehingga listrik belum masuk di dua kecamatan tersebut. Selain listrik masyarakat juga mendambakan jalan untuk transportasi darat,” katanya kepada wartawan, Senin (26/10) di Kantor DPRD Kabupaten Landak kemarin.

Ia mengharapkan adanya pembangunan penerangan di dua kecamatan tersebut karena masyarakat di sana selama ini hanya menggunakan pelita sebagai penerangan di waktu malam. “Kita di dewan akan mengajukan penerangan listrik di dua kecamatan ini kepada Bupati Landak untuk diajukan ke RI,” janjinya. Selain masalah listrik, jalan, pendidikan dan kesehatan yang juga merupakan program partai PDP untuk mensejahterahkan masyarakat.
Selain listrik, di kecamatan tersebut juga belum ada jalan trasnsportasi yang layak bagi masyarakat. Apalagi jalan yang dibuat Pemerintah dengan melakukan pengerasan mengunakan batu mengalami rusak berat, kendati sudah dilakukan pengerasan jalan tetap saja rusak karena sampai saat ini belum di aspal, ungkapnya seraya mengharapkan Pemda Kabupaten Landak memperhatikan hal tersebut. Selain listrik masyarakat juga membutuhkan jalan raya yang bagus agar trasnportasi di dua Kecamatan tersebut lancar. (wan)

Read more...

Jawaban Bupati Terhadap PU Fraksi

07.40 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
Terhadap Nota Keungan RAPBD Landak Tahun 2010
NGABANG – Bupati Landak DR. Adrianus AS, melalui Wakil Bupati Landak A. Sukiman, menyatakan melalui pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Keuangan Rancangan Anggaran pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2010. Banyak memperoleha masukan yang sangat berahrga terhadap hal-hal luput dari cermatan pihak Eksekitif.
Demikian dikatakan Wabup Landak A. Sukiman, saat membacakan jawaban/penjelasan Bupati Landak Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Landak Terhadap Nota Keuangan Rancangan Anggaran pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2010, Senin (26/10), kemarin di ruang sidang DPRD Landak.


Dikatakannya, oleh sebab itu, fihaknya akan berusaha untuk mengakomudir setiap tuntutan masyarakat yang nantinya tercermin dalam rancangan APBD Tahun Anggaran 2010. ”Kami menyadari dalam rancangan APBD Tahun 2010 ini, disebabkan karena keterbatasan dana, terutama dana pembangunan atau dana untuk membiayai kegiatan langsung,” kata Wabup.
Keterbatasan dana ini, katanya, harus kita pahami bersama sebagai suatu tantangan, agar kita mampu melihat skala prioritas dari sekian banyak tuntutan masyarakat, dan, tetap menjadi tekad kita bersama, untuk memajukan pembangunan daerah ini secra bahu membahu, antara eksekutif dan legeslatif sert6a segenap komponen Pemerintah Kabupaten Landak dan masyarakat Kabupaten Landak,” katanya seraya yakin kedepan dengan cara demikian kita mampu menghadapi tantangan kedepan. Khusus bagian belanja, antara lain Wabup menjelaskan menanggapi masih terdapat pembiyaan-pembiayaan panitia yang dianggarkan pada RAPBD Tahun 2010, dapat dijelaskan pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2010, bahwa ini sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 25 Tahun 2009 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2010. ”Terhadap banyaknnya biaya-biaya panitia tersebut, merupakan masukan bagi kami untuk mengkoreksi ulang dan dibatsi sesuai dengan tingkat kewajaran dan beban tugas,” katanya. Pemilik usaha bus Pangkalant jasa angkutan ini juga menyatakan menanggapi mohon penjelasan mengenai kegiatan non fisik yang hanpir memusnahkan pembangunan fisik dalam RAPBD Tahun Anggaran 2010, dijelaskan Wabup, bahwa proporsi belanja pegawai dialokasikan sebesar 17, 55 % sedangkan belanja modal sebesar 82, 45 % belanja non fisik beruapa belanja perencanaan dan pengawasan serta honorarium, prosentase besarnya mengikuti kegiatan belanja modal, yang masih dalam tahap kewajaran. Ia juga menanggapi mohon penjelasan mengenai begitu besarnya plafon anggaran di Dinas Pendidikan Kabupaten Landak, akan kah terlaksana kegiatan-kegiatan yang begitu padat? Dapat dijelaskan, bahwa berdasarkan jumlah plafon anggaran untuk tahun 2019, terjadi penurunan sedangkan kegiatan ang dilaksanakan sudah terprogram dan bersifat rutin. ”Jika ada kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan karena ada satu dan lain hal, maka akan dlakukan peninjauan kembali melalui perubahan anggaran,” jelasnya. Dalam rapat kemarin, dipimpin langsung Ketua DPRD Landak Sementara Mohzai, didampinggi Wakil Ketua DPRD Landak Sementara Klemen Apui, dan di hadiri anggota dewan Landak. (wan)

Read more...

Sikapi Kondisi Pendidikan

07.38 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

Diknas Landak Lakukan Pemetaan
NGABANG – Menyikapi kondisi pendidikan di daerah Kabupaten Landak, terutama di sejumlah daerah yang masih sangat terpencil, Dinas Pendidikan Kabupaten Landak akan melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi sekolah. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Landak Aspansius, kepada Kapuas Post senin kemarin mengungkapkan, bahwa pada dasarnya untuk menilai keberadaan suatu sekolah itu tetap harus mengacu pada semua sisi.
“Memang kondisi ketertinggalan, ini memang alasan kelasik atau beragam penyebab. Karena kalau kita membangun sekolah baru tentunya akan di tindak lanjuti dengan sarana dan prasarana,”tuturnya.

Sedangkan permasalahan yang sangat utama adalah mengenai masalah ketenagaan ini yang sangat kesulitan. Alasannya adalah mengenai ketenagaan guru yang ada di daerah Kabupaten Landak ini memang masih sangat kurang sekali. Selain itu tenaga yang akan di tempatkan di daerah pedalaman ini yang sampai saat ini masih mengalami kesulitan terutama kesiapan guru itu sendiri.
“Nah, kita kembali kepada tenaga yang akan di tempatkan di sana ini yang kadang-kadang menjadi masalah, mau tapi tidak dapat bertahan lama ini yang kadang-kadang menjadi masalah,”paparnya.
Di katakannya, persoalan lain juga yang masih menjadi persoalan yang harus di lakukan adalah, di mana sekolah yang saat ini sudah ada juga sampai saat ini juga menuntut di lengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana.
Kendati menurutnya, ketika membangun sebuah sekolah maka dalam jangka 4-5 tahun ini akan mengalami kekurangan ruang kelas.
“Kita sudah banyak menerima keluhan masyarakat di mana dalam satu kelas itu harus di isi oleh dua rombongan kelas sehingga ruang kelas yang satu itu harus di sekat menjadi 2 bagian dan ini juga menjadi persoalan tetapi ini tergantung dari pengelola yang ada di sekolah itu,” terangnya.
Padahal menurutnya dari pada harus menyekat satu ruangan belajar, sekolah tersebut bisa saja mengambil langkah Doble ship yang artinya sekolah bisa melakukan kelas pagi dan siang.
Menanggapi adanya daerah yang masih belum memiliki gedung sekolah yang mana untuk mencapai satu sekolah yang ada yang jaraknya mencapai belasan Km sehingga menyebabkan sulit di tempuh oleh anak-anak usia 6-7 tahun ketika akan masuk di satu sekolah, saat ini pihaknya masih tengah melakukan pemetaan sekolah sehingga melalui kegiatan ini akan dapat di ketahui sejauh mana kondisi tersebut.
“Kita harapkan dengan adanya informasi seperti itu, maka kedepannya kita dapat membangun sekolah secara prioritas. Karena kondisi yang ada sekarang ini memang kadang-kadang delematis. Karena di satu sisi ini juga menyangkut kepentingan – kepentingan sehingga ada yang betul-betul memerlukan kadang seperti itu,” paparnya.
Dijelaskannya mengenai anak-anak yang berada di daerah yang amsih sangat terpencil yang belum dapat menikmati pelajaran (tidak bersekolah di karenakan jarak tempuh yang cukup jauh). Untuk mengatasi kondisi ini, ini yang masih di cari solusinya karena untuk membangun satu sekolah baru, ini juga mesti di perhatikan bagaimana input yang ada di daerah ini apakah memenuhi syarat atau tidak.
“kita akan melihat input dari daerah ini, kalau memang di daerah ini kurang dari 10 orang dalam satu tingkatan maka ini akan sulit di lakukan. Karena ini harus berimbang antara pembangunan dan inputnya tadi, ungkapnya.
Sesuai dengan keberadaan tersebut maka ini akan di nilai dulu dari berbagai hal apakah memiliki input atau tidak. Karerna dari kondisi antara dusun ke dusun yang memiliki jarak yang cukup jauh dengan jumlah penduduk yang sangat jarang ini yang masih di pertimbangkan. Tetapi yang jelas mengenai kesulitan masyarakat yang berada di daerah pedalaman ini akan di atasi dalam arti bagaimana anak-anak yang berada di daerah ini juga dapat menikmati pendidikan yang cukup. (wan)

Read more...

Jaga Keutuhan Pembangunan Jalan Butuh Keterpaduan Peranan

07.36 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG – Kepala Dinas PU (Pekerjaan Umum) Kabupaten Landak mengungkapkan, untuk mengatasi kerusakan jalan yang saat ini terjadi, rata-rata di sebabkan oleh aktifitas masyarakat terutama muatan kendaraan yang melewati jalan ini sudah melebihi kemampuan jalan yang ada.
“Kondisi seperti ini lah yang sangat merusak sebenarnya. Karena kemapuan jalan kita yang ada katakanlah 5 ton untuk jalan Desa ternyata harus di bebani dengan 10 atau 12 ton ini kan sudah sangat merusak,” tuturnya.
Selain itu pengaruh yang juga paling sering terjadi juga di sebabkan oleh kondisi alam. Selain faktor alam yang merupakan unsure kesengajaan adalah akibat dari ulah dari kegiatan masyarakat itu sendiri di mana ketika membawa muatan jauh melebihi kemampuan jalan sehingga ini yang sangat merusak di mana kemampuan jalan yang di targetkan mampu berusia 5 tahun ternyata sampai 3 tahun saja sudah porak poranda.

“Mengatasi kondisi ini kalau memang jalan yang dekat dengan sungai ya, kita harus melakukan normalisasi sungai atau saliran parit yang ada namun yang terpenting di sini adalah kesadaran masyarakat pengguna jalan ini yang terpenting,” paparnya.
Dengan demikian untuk mengatasi hal tersebut, terutama yang berkaitan dengan kelebihan muatan, ia sangat memohon pran serta masyarakat, tokoh adat, Kades, Temenggung ataupun masyarakat yang ada di daerah ini harus dapat menegur apabila ada kendaraan yang membawa muatan lebih dari kemampuan jalan. Karena, justru kegiatan seperti inilah yang sangat mempengaruhi kekuatan jalan yang ada di daerah ini.
“Sebagai contoh kecil saja pembangunan box jembatan di daerah Sebangki yang baru berumur 28 baru ternyata ketika malam di lewati truk bermuatan lebih sehingga box tersebut pecah dan kalau sudah beginikan susah. Sehingga kita berharap agar pengawasan dari masyarakat juga harus ada sehingga pembangunan yang sudah di lakukan itu dapat bertahan lama,” pintanya.
Hasil pembangunan yang sudah di lakukan oleh pemerintah itu tetap tidak akan dapat memberikan menfaat bagi masyarakat apa bila tanpa ada pengawasan dari masyarakat itu sendiri.
Kalaupun harus membuat aturan lagi, rasanya berbagai aturan itu memang sudah ada bahkan sudah ada UU-nya. Tetapi kenyataan yang ada di lapangan muatan kendaraan yang melewati sudah tidak sesuai dengan standar kelas jalan.
“Sebenarnya ini serba salah mau di larang jalan memang untuk kepentingan masyarakat juga, tetapi yang jelas kita harapkan adalah bagaimana masyarakat terutama yang menggunakan jalan ini juga dapat membantu menjaga kondisi jalan yang sudah di bangun,” pintanya.
Apalagi menurutnya, untuk membangun jalan ini sangat membutuhkan anggaran yang cukup besar sehingga kalau jalan yang sudah di bangun itu hendaknya dapat di jaga agar jalan yang ada akan dapat memberikan mempaat kepada masyarakat itu sendiri terutama masyarakat yang ada di daerah itu. (wan)

Read more...

160 Peserta Mengikuti Festival Lagu Dayak Kanayatn

07.35 Reporter: HERI IRAWAN 1 Response
NGABANG - Khatulistiwa Entertainment Kalbar pimpinan Martina Beltra menggelar festival lagu Dayak Kanayatn se Kabupaten Landak sejak 25-28 Oktober mendatang. Acara langsung dibuka oleh Wakil Bupati Landak Agustinus Sukiman di gedung Swadaya Ngabang, Minggu (25/10) lalu dikuti sebanyak 160 peserta utusan dari 13 kecamatan se Landak.
” Kami dari Pemkab Landak tentunya sangat mendukung sekali kegiatan yang bersifat positif ini. Inilah bentuk dari kepedulian para generasi muda Landak untuk tetap melestarikan lagu-lagu daerah khususnya Dayak Kanayatn,” kata Sukiman dalam kata sambutannya mewakili Bupati Landak DR. Adrainus AS.

Dia mengatakan, kegiatan ini setidak-tidaknya rutin diselenggarakan. Karena saat ini hanya segelintir saja generasi muda Landak yang mau menciptakan dan melestarikan lagu-lagu daerah Dayak Kanayatn ini. Jadi dengan adanya kegiatan ini dia berharap akan ada lagi pencipta-pencipta lagu Dayak Kanayatn di Landak ini. ”Untuk peserta saya harap bisa menjiwai lagu-lagu Dayak Kanayatn yang dinyanyikan sehingga akan tahu apa arti dari lagu yang dibawakannya itu,” katanya
Ketua Panitia Jasmin mengatakan, peserta diwajibkan membawa lagu Dayak Kanayatn berjudul Tanah Parene’an ciptaan Bupati Landak Adrianus Asia Sidot dan Bulan Bule’. ”Sedangkan lagu pilihan yakni Saru’ Sumangat, Dara Amutn, Jodoh Ame Dipaksa, Pama Jubata, Janjinya Nang De’e dan Pikiri Aku,” terang Jasmin didampingi sekretaris panitia sekaligus pencipta lagu Alfino DJ.
Kemudian, dalam festival lagu Dayak Kanayatn yang akan berlangsung hingga 28 Oktober mendatang, katagori yang dinilai yakni teknik menyanyi, artikulasi, penampilan dan dinamika. Sedangkan para juri didatangkan dari Pontianak. ”Sedangkan untuk penyisihan akan kita laksanakan tanggal 26-27 Oktober di gedung Swadaya Ngabang. Sedangkan pada final nanti akan berlangsung di lapangan sepakbola Bardanadi Ngabang yang bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda. Pada final nanti akan diambil 10 putra dan 10 putri,” ungkapnya.
Jasmin menambahkan, festival ini memperebutkan piala tetap Bupati Landak, uang tunai, trophy dan pelakat. ”Sedangkan bagi sekolah dan Kecamatan yang paling banyak mengirimkan pesertanya akan mendapat piagam penghargaan dari Bupati Landak,” tukasnya. (wan)

Read more...

Ciptakan Lapangan Kerja

07.34 Reporter: HERI IRAWAN 1 Response

Imbangi Potensi Dengan Keahlian
NGABANG – Legislator dari Partai PIS Kabupaten Landak Herwan mengatakan dalam rangka mewujudkan peningkatan di sector perekonimian masyarakat yang ada di daerah Kabupaten Landak agaknya masih perlu ada upaya terobosan yang lebih menyentuh langsung pada masyarakat. Kendati untuk mendukung upaya tersebut memang harus di butuhkan antara potensi yang di miliki oleh daerah seperti sektor perkebunan dan pertanian maupun sector lainnya harus dapat diimbangi dengan keahlian sehingga untuk mengembangkan potensi tersebut dapat di kelola dengan baik
“Seperti kegiatan magang,pelatihan-pelatihan, maupun hal lainnya yang dapat menngkatkan kemampuan masyarakat terutama dalam mengelola berbagau usaha yang di tekuni,” ungkapnya kepada Kapuas Post, kemarin.
Menurut Anggota Komisi B ini, apa yang dilakukan oleh pemerintah saat ini memang sudah cukup baik hanya saja masih perlu ada peningkatan sehingga masih banyak masyarakat yang hanya tergantung dari persediaan lowongan apakah di perusahaan maupun lowongan kerja dari pihak lain dan kondisi seperti ini yang masih harus ada perubahan.


“Yang harus di lakukan saat ini adalah perubahan pola pikir terhadap masyarakat kita dan ini adalah upaya kita bersama untuk melakukan berbagai pendekatan dan ini bukan tugas perorang melainkan tugas bersama,” ungkapnya.
Untuk menciptakan lapangan kerja tanpa harus bergantung pada persediaan lapangan kerja dari perusahaan, sebaiknya masyarakat harus berdaya, karena untuk melakukan perubahan di sector pendapatan, ini butuh kekekreatifpan sehingga mampu meningkatkan pendapatan yang lebih maik dan mampu meningkatkan tarap perekonomian masyarakat itu sendiri.
“Artinya walau kita sudah memiliki kerjaan yang tetap apakah itu di perusahaan atau di mana, tetapi kegiatan lain atau upaya menciptakan lapangan kerja baru ini penting karena dari lapangan kerja baru ini akan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan di sini juga dapat membuka kesempatan kerja ini maunya kita,” paparnya.
Dikatakannya dibidang pertanian khususnya saat ini masyarakat sudah tidak perlu harus ragu di saat akan melakukan penjualan dari hasil yang di proleh, kendati upaya untuk mensejahterakan petani ini akan selalu di upayakan oleh pemerintah terutama ketersediaan lembaga yang akan menampung hasil produksi dari masyarakat khususnya petani sehingga berapapun hasil produksi tersebut siap akan ditampung.
“Ini adalah upaya pemda jadi masyarakat tidak perlu takut dengan hasil produksinya sulit di pasarkan, saat inikan sudah ada HIPAGRIB (Himpunan Pengusaha Agribisnis Landak), dan inilah lembaga yang akan menagani hasil produksi gabah petani dan ini akan langsung diproses sampai pada bahan yang sudah siap di pasarkan,” ungkapnya.
Untuk itu ia mengajak masyarakat yang ada di daerah ini untuk lebih giat lagi dalam rangka membuka peluang kerja maupun pengembangannya, sehingga akan dapat menciptaakan lapangan kerja maupun peluang usaha yang lebih baik yang tujuan akhirnya akan meningkatkan tarap perekonomian masyarakat guna mencapai kesejahteraan masyarakat. (wan)

Read more...

Kwalitas Intan Landak Lebih Baik

07.31 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses


NGABANG – Kabupaten Landak terkenalan dengan nama Kota Intan. Tidak heran bila banyak orang pecinta pembeli Intan langsung datang dari luar negeri membeli Intan. Bahkan Intan asal Landak memiliki kualitas yang sangat bagus.
Salah seorang penjual Intan, Alpian warga Pulau Bendu Kecamatan Ngabang mengaku sejak berusia 10 tahun sampai usianya 37 tahun tetap semangat memburu Intan, tapi sekarang berbeda yang dulu sebagai pencari Intan sekarang sebagai pembisnis intan.


Alpian mengatakan banyak intan yang ia peroleh. Intan hasil pendulangan secara tradisiona dari daerah setempat, misalnya didaerah Serimbu, Mandor maupun Kuala Behe. Penambangan tradisional intan, di Kabupaten Landak, sudah lama berlangsung dan hasil produksi intan itupun sudah banyak diperjual belikan. “Ini intan yang kotor harganya tidak terlalu mahal tapi yang ini harganya lumayan, sekitar 80 juta,” kata Apian seraya memperlihatkan beberapa Intan yang ia miliki.
Intan hasil tambang dari Kabupaten Landak kualitasnya cukup bervariasi, intan yang kualitasnya bagus dan mahal terlihat bersih dan bening, tetapi ada juga yang kecoklatan.
“Umumnya yang lebih bening lebih mahal, sementara yang coklat atau yang gelap lebih murah, misalnya intan yang kecil dan berwarna gelap ini sekitar Rp600 ribu tapi yang bening seperti ini mencapai ratusan juta,” katanya menunjuk barang miliknya.
Ia juga mengaku sudah menggeluti dunia Intan sejak usia 10 tahun, saat pulang sekolah ia lalu mendulang intan, sampailah ia berkeluarga, memiliki istri dan anak yang membuat keluarganya hidup bahagia. Usaha pertambangan intan tetap menjadi mata penghasilannya. (wan)

Read more...

Warga Dusun Kare Semosok Dambakan Pembangunan Jalan Dan Jembatan

07.26 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG – Dusun Kare Semosok Desa Amboyo Selatan Kecamatan Ngabang merupakan sebuah daerah yang boleh dikatakan tidak jauh dari Ibu Kota Kabupaten yaitu Ngabang. Untuk menuju daerah ini kita harus melalui rela menempuh jarak sekitar 11 Km, dan dari Desa Tebedak sekitar 6 Km. Daerah ini merupakan daerah berpenduduk kurang lebih 300 jiwa dengan jumlah sekitar 50 KK. Namun, sejak negara kita merdeka 64 tahun, sampai saat ini warga disana sangat membutuhkan sentuhan pembangunan, seperti jalan, jembatan, Sekolah Dasar Mini (SDM), sarana kesehatan, apakah Postu dan sarana dan sarana lainnya.
Kepada Kapuas Post, Bram Borneo, tokoh pemuda Kare Semosok mengatakan Pemerintah Kabupaten Landak, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Perumahan Kabupaten Landak, sudah saatnya memikirkan pembangunan Dusun Kare Semosok Desa Amboyo Selatan Kecamatan Ngabang, agar di daerah Kabupaten Landak pembangunnya merata.


”Saat ini dikampung kami jalan dan jembatan banyak yang rusak. Dan ini pemandangan yang sangat tragis, pasalnya kemerdekaan negara kita sudah mencapai 64 tahun, tapi warga dan pembangunan daerah kami belum pernah tersentuh oleh pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Landak,” kata anggota Pemuda Pancasila Kabupaten Landak ini.
Melalui RAPBD Kabupaten Landak Tahun 2010 yang saat ini sedang di bahas bersama dengan Legeslatif dan Eksekutif, pria berbadan tegap ini mengharapkan kepada pihak Eksekutif dan Legeslatif menggarkan pembangunan jalan sekitar 6 Km, dan jembatan sebanyak 3 buah, pertama di desa Tebedak Jembatan Npase, kedua di sungai Ilas, dan ketiga di daerah Sumit.
”Karena sejarang APBD Tahun 2010 lagi dibahas, kami mengharap kepada dewan yang terhormat dan Eksekutif, bisa menggarkan pembangunan di daerah kami. Karena daerah kami adalah merupakan bagian dari Kabupaten Landak,” harap mantan juara Panco se Kalbar Tahun 2008. (wan)

Read more...

Masyarakat Harus Lebih Kreatif

07.23 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG – Kepala Bappeda Kabupaten Landak Alfius.S,Sos mengatakan dalam rangka menciptakan lapangan ekrja di harapkan masyarakat harus lebih kreatif terutama melihat peluang usaha yang dapat di kembangkan. Kendati menurutnya, kalau hanya semata-mata mengandalkan peluang kerja yang di siapkan oleh perusahaan ini akan sangat terbatas sehingga memerlukan peluang usaha lainnya.
“saya pikir kalau memang kita mengharapkan kesempatan kerja di bidang perkebunan yang di miliki oleh perusahaan, mungkin ini akan lebih terbatas, karena umumnya tenaga yang di butuhkan ini sangat terbatas jadi ya memang masyarakat harus lebih kreatif,”tuturnya kepada Kapuas Post jumat kemarin.
Apalagi katanya kalau saja seluruh masyarakat hanya mengandalkan kesempatan kerja ang di buka oleh perusahaan maka ini akan sangat uslit sehingga dari sisi lain masyarakat harus dapat menciptakan peluang lapangan kerja baru yang bisa saja di ciptakan berbagai kesempatan yang dapat di serap oleh pasar.

“Yang kita harapkan adalah memang masyarakat harus bisa melihat apa yang berpotensi untuk di lakukan, lagi pula, di daerah kita khususnya di Kabupaten Landak ini memang cukup kaya akan berbagai potensi yang dapat di kembangkan,” katanya.
Jika hanya mengandalkan kesempatan kerja pada perusahaan, katanya, maka inilah yang akan menimbulkan over atau kelebihan tenaga kerja sehingga kondisi ini harus di imbangi dengan keinginan masyarakat untuk mandiri. Di bidang pertanian saja katanya potensi ini bukan hanya dapat di kembangkan oleh pihak perusahaan semata, tetapi masyarakat juga sangat memiliki peluang yang cukup besar untuk mengembangkan sector ini. Kendati masyarakat dapat mengembangkan berbagai potensi yang sangat dibutuhkan oleh pasar.
“Masyarakatkan bisa membuka lahan perkebunan jagung, kacang-kacangan atau jenis tanaman lainnya kemudian di sisi keterampilan, masyarakat juga dapat mengelola keterampilan apakah itu anyaman, ukiran atau hal-hal yang di minati pasar dan inikan sudah merupakan lapangan kerja,” ungkapnya.
Karena menurutnya selama ini, berbagai potensi yang ada masih belum maksimal di upayakan oleh masyarakat padahal ini sangat memiliki peluang besar bagi masyarakat. Selain itu pintanya selain sebagai tenaga kerja di perusahaan masyarakat juga dapat mengembangkan diri dengan melaakukan berbagai peluang kerja atau usaha yang supatnya dapat menggerakan sector pendapatan dan ini juga akan menicptakan lapangan kerja.
“saya kira upaya Pemerintah daerah ini memang sudah cukup banyak yang mengarah pada peningkatan dan menciptakan peluang usaha bagi masyarakat, seperti pelatihan membuat kue, kerajinan anyaman,ukiran atau pelatihan lainnya dan ini merupakan upaya pemerintah agar dapat mengembangkan kemampuan untuk mengelola potensi yang ada di daerah ini,” katanya lagi.
Sehingga selain lapangan kerja yang di siapkan oleh Pemda melalui Investor, kemandirian masyarakat ini juga sangat di butuhkan yang di harapkan mampu meningkatkan sector pendapatan maupun peningkatan perekonomian masyarakat.
“Salah satu upaya kita adalah menyiapkan wadah yang dapat menampung hasil kerajinan masyarakat seperti kerajinan maik anyaman,ukiran atau potensi yang dapat di ciptakan oleh masyarakat. Seperti persiapan galeri yang ada di Seha Kecamatan sengah Tamila, ini juga salah satu upaya kita agar masyarakat dapat mandiri, kita siapkan wadah atau tempatnya dan kelolalah oleh masyarakatnya supaya hasil yang di peroleh ini juga akan mampu menambah asset masyarakat itu sendiri,” pintanya.
Dikatakannya, kondisi ini memang masih membutuhkan kemauman dari masyarakat. Tetapi bagaimanapun juga harapnya kepada masyarakat untuk dapat mandiri artinya jangan hanya mengandalkan kesempatan kerja di satu budang semata, tetapi haruslah mampu menciptakan lapangan kerja yang akan mampu memberikan peningkatan penghasilan yang lebih baik. (wan)

Read more...

Penyerapan Zat CO2

07.20 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

BUPATI Landak DR. Adrianus AS mengatakan aksi menanam satu orang satu pohon dan gerakan tanam sengon ini merupakan suatu gerakan moral yang dimaksudkan untuk lebih meningkatkan kepedulian semua pihak terhadap pentingnya penanaman dan pemeliharaan pohon yang berkelanjutan dalam rangka mengurangi pemanasan global dan untuk mencapai pembangunan Indonesia yang bersih.

”Namun yang lebih utama lagi tujuannya tentu saja untuk menunjang keberlanjutan kehidupan diatas bumi ini. Ini yang paling penting, kita kembalikan kepada kehidupan kita, karena ini memang berkaitan erat dengan kehidupan manusia sendiri,” ujar Bupati, saat melakukan pencanangan aksi menanam satu orang satu pohon (one man one tree) tingkat Kabupaten Landak bertempat di halaman Kantor Bupati Landak, belum lama ini.
Selain itu pencanangan kedua program itupun bertujuan untuk meningkatkan penyerapan gas karbon atau zat CO2, karena zat ini sangat membahayakan bagi kehidupan manusia. Kemudian bertujuan juga untuk meningkatkan konservasi sumber daya genetik tanaman hutan. ”Hendaknya program ini menjadi perilaku dari kehidupan kita sehari-hari, terutama anak-anak. Anak-anak sendiri harus betul-betul merasa memiliki kepedulian yang tinggi. Sebab masa depan anak-anak ini masih panjang,” harapnya. (wan)

Read more...

Pemenang Juara I sampai dengan III Dara Edo' Dayak

15.31 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses



Read more...

Pemenang Juara I sampai dengan III Dara Edo' Melayu

15.28 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses




Read more...

PAUD Landak Akan Terus di Kembangkan

15.20 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG – Kegiatan Program pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) khususnya di Kabupaten Landak, hingga saat ini, masih terus berjalan dengan baik. Menurut Erni Yopita Ludis, Ketua Umum GOPTKI (Gabungan Organisasi Penyelenggara TK Indonesia ) Kabupaten Landak kepada Kapuas Post Jumat kemarin mengatakan, PAUD adalah merupakan salah satu pendidikan yang paling dasar terhadap seorang anak, karena pendidikan ini adalah merupakan pendidikan yang mengarah pada pendidikan dan bermain terhadap seorang anak.
“PAUD inikan merupakan pendidikan yang paling dasar bagi anak-anak sebelum ke TK. Jadi dengan adanya pendidikan ini, maka anak-anak kita ini akan mendapat pelatihan maupun pengajaran serta bermain karena PAUD ini adalah merupakan system pembelajaran bermain dan belajar,” katanya.
Dikatakannya bukan hanya TK saja yang akan di bina, karena TK ini adalah masuk dalam GOPTKI, sedangkan TK juga merupakan salah satu pendidikan yang belum memiliki Kurikulum sedangkan TK ini sudah memiliki kurikulum, hanya saja Pendidikan tersebut merupakan program yang juga di programkan oleh Pemerintah dan untuk di kembangkan sehingga pendidikan ini akan dapat meningkatkan kemampuan anak ke depannya.


“Pendidikan inikan sipatnya keterpaduan antara bermain dan belajar, dan di PAUD ini akan ada pengenalan berbagai misalnya nama-nama buah atau yang lainnya,” jelas istri Sekda Landak ini.
Menurutnya, PAUD ini juga adalah salah satu jenjang pengenalan serta pengenalan mulai dari lingkungan,kawan-kawan sampai pada persiapan ke pendidikan yang lebih tinggi dari PAUD.
“Dikabupaten Landak sudah banyak PAUD yang sudah di kembangkan baik oleh Darma wanita atau lembaga lainnya dan sampai saat ini sudah berjalan cukup baik, hanya saja ini masih akan kita lakukan peningkatan sehingga akan lebih di tingkatkan lagi katanya,” ungkapnya.
Untuk itu pintanya bagi lembaga yang sudah di percaya untuk mengelola PAUD ini di harapkan dapat lebih di kembangkan karena ini sangat erat kaitannya dengan kecerdasan generasi bangsa.
Sehingga katanya program ini jangan sampai di lakukan setengah-setengah sehingga akaan dapat memberikan hasil yang lebih baik. Karena jika hal ini dilakukan setengah-setengah maka bagaimana dengan kedepannya. Menurutnya, kegiatan ini memang di lakukan oleh berbagai lembaga yang ada tetapi tetap di kordinasikan oleh Diknas Kabupaten Landak.
“Memang yang mengelola PAUD ini terdiri dari berbagai lembaga, ada dari darma wanita organisasi wanita lainnya, ada LSM bahkan ada lagi organisasi lainnya. Tetapi dengan demikian PAUD ini tetap kordinasi dengan Dinas Pendidikan,” terangnya.
Ia meminta dengan adanya kegiatan program ini, maka ke depannya akan semakin mampu meningkatkan kemampuan para peserta didik sehingga untuk mewujudkan hal tersebut kegiatan ini mestinya harus di galakan artinya bukan hanya di tingkat perkotaan saja, melainkan sampai di tingkat perdesaan. (wan)

Read more...

Landak Siap Gunakan Absensi PNS Online

15.18 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak diusia ke-10 tahun dijadikan untuk introfeksi dan terus berbenah. Bupati DR Drs Adrianus Asia Sidot MSi merencakan dalam pengawasan Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan menerapkan absensi secara online, jika tak masuk kerja gaji siap dipotong.
“Kita harus membenahi diri dan saya sudah merencanakan para pegawai ini akan kita lakukan tritmen dengan menggunakan sistem absensi, tinggal print dan ini online dengan Bank Kalbar,”ungkapnya saat acara ramah tamah HUT Pemkab ke 10 di aula kantor bupati Landak, belum lama ini.
Menurutnya, ini dilakukan dalam rangka penggunaan kartu pegawai elektronik tidak ada lagi pejabat membagi gaji, tetapi gaji langsung masuk rekening masing-masing. Pegawai akan mendapatkan kartu elektronik masing-masing dan multiguna. “Tetapi konsekuensinya apabila satu hari sidik jari anda tidak terekam di mesin absen. Gaji akan berkurang sekian rupiah. Pasti banyak yang marah dengan saya. Mungkin ada yang tidak senang dengan kebijakan saya seperti ini,” tegas Adrianus.


Namun, lanjut mantan Kadis Pendidikan Landak ini, rasanya selama tahun 2000 sampai 2009 ini sudah dilakukan berbagai macam cara untuk merubah para pegawai ini. Tetapi masih belum pada trik yang sebenarnya. “Nah kita coba, kalau dalam print ini gagal lagi, saya angkat tangan dan tidak tahu harus berbuat apalagi. Karena ini pilihan terakhir sebetulnya,” urai pria jebolan Doktoral Universitas Padjajaran Bandung ini.
Ia menegaskan, mengapa hal ini harus dilakukan karena karena tuntutan masyarakat terhadap layanan publik. Jadi bukan hanya basa-basi dan harus disingkapi. “Nah mudah-mudahan dengan ini korupsi juga bisa kita cegah, penyalah gunaan uang negara bisa kita kurangi paling tidak ada usaha diarah itu,” ujar pria beranak tiga ini.
Adrianus mengungkapkan, prosedur - prosedur akan dibenahi, sistem dibangun, pengawasan perkuat khususnya di internal jajaran Pemkab Landak, sehingga jika ada tim audit seperti dari BPKP atau lainnya hasilnya baik.“Jangan hanya waktu datang KPK saja kita kalang kabut, datang BPKP kita baru terkejut,”ungkapnya.
Ia menambahkan, bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Karena inikan pabrik aparatur ini pabrik silver layanan public. “Kita rubah paradigma ini, jadi paradigma bom atau dilayani menjadi paradigma melayani. Nah itu memang tidak gampang. Sekarang bagaimana kita menyesuaikan tuntutan-tuntutan ini dengan kemampuan masing-masing,” tukas Adrianus. (wan)

Read more...

Wabup Lepas Sepeda Santai KNPI Landak

15.16 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG – Bupati Landak Adrianus AS, melalui Wakil Bupati Landak A. Sukiman melepas acara Sepeda Santai yang digelar terminal lama Ngabang, Jumat (23/10). Pelepasan tersebut dimulai dari terminal lama Ngabang dan berakhir menuju halaman kantor Bupati Landak di KM 3 Ngabang. “Peserta yang hadir diperkirakan mencapai ratusan orang. Dan antusias peserta begitu tinggi, tidak hanya dari pelajar yang hadir tetapi juga ada dari kepala SOPD,” kata ketua Panitia HUT Sumpah Pemuda Ke-81, Sejumlah pimpinan SPOP Kabupaten Lamdak menghadiri acara sepeda santai tersebut, antara lain Hj. Nemas Srikandi Kepala Bandan PP dan KB Landak, Kepala Dinas Pekerjaaun Umum (PU) dan Perumahan S. Adirin, Mochtar, Pj. Asisten Admistrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Landak, Editha. GB Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Landak dan undangan lainnya.



Menurut mantan anggota DPRD Landak ini, kegiatan itu semata-mata dalam rangkaian kegiatan HUT Sumpah Pemuda Ke 81. “Kegiatan ini yang kedua kalinya, sebelumnya KNPI Landak menggelar touring kejalan mensosialisasikan UU No 27 tahun 2009, dan acara puncaka adalah upacara Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 20009, dihalaman kantor Bupati Landak,” jelas Cahyatanus. Sementara itu Wakil Bupati Landak A. Sukiman mengatakan sasaran kegiatan olah raga di Kabupaten Landak, teatanya sepeda santai selain untuk meningkatkan kualitas manusia yang sehat, segar, dan bugar dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, juga untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat agar menjadi kebutuhan bagi setiap individu, keluarga dan masyarakat Kabupaten Landak.
Pemilik bus Pangkalant ini juga menyatakan manfaat dari berolahraga seperti sepeda santai, antara lain bisa menyehatkan badan, menguranggi polusi udara, karena sepeda tidak mengunakan polusi udara, hemat biaya.”Uang yang selama ini kita gunakan untuk kendaraan mengisi bensin, kali ini bisa kita tabung di bank atau CU,” katanya.
Dalam kesempatan berbahagia itu, panitia juga menyediakan hadiah doorpriza dari hadiah urutan 10 sampai 1, kemudian disedaikan pula hadiah utama berupa sepeda santai. Yang beruntung pada kesempatan kemarin, pelajar SDN 16 Ngabang, berhasil memboyong hadiah utama sepada santai. (wan)

Read more...

Rumah Panjang Saham

15.11 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
Kehidupa Masyarakat Memegang Teguh Adat Istiadat
MENDENGAR nama rumah panjang saham, tidak asing lagi masyarakat Kabupaten Landak, dan Kalimantan Barat umumnya. Tapi bagi daerah lain, nama rumah panjang saham ini sangat unik. Menurut cerita orang tua terdahulu rumah panjang saham didirikan pada tahun 1875. Rumah tersebut terdiri dari 35 pintu dan panjang 180 meter yang dihuni oleh suku Dayak Kanayatn Bukit. Kehidupan sosial masyarakatnya memegang teguh adat istiadat, tradisi.budaya dan kehidupan bersama (gotong royong).
Dirumah panjang tersebut terdapat seniman pemahat ukiran kayu belian (ulin) dan kayu keras lainnya.
HERI IRAWAN, NGABANG

Terletak di Dusun Saham Desa Saham Kecamatan Sengah Temila.
Desa Saham terdiri dari satu rumah panjang dan rumah-rumah tunggal yang mengikuti pola masa kini. Sebelumnya seluruh penduduk tinggal disatu rumah panjang sebagai satu kelompok masyarakat. Bagi masyarakat Dayak, Rumah panjang bukan hanya berfungsi sebagai rumah tinggal, namun juga sebagai pusat perkembangan budaya serta tradisi.
Sebagai peninggalan budaya Dayak Kanayatn, rumah panjang di Saham layak dijadikan objek pariwisata. Adapun faktor-faktor yang mendukung itu adalah kegiatan budaya, kesenian, adat istiadat, kehidupan religi, pertanian, mata pencaharian, kehidupan bermasyarakat. Sebagai pusat kebudayaan rumah panjang juga merupakan pusat lahirnya jenis-jenis kesenian yang berkaitan langsung dengan adat istiadat dalam bentuk upacara-upacara. Masyarakat Dayak selalu menandai setiap peristiwa dalam kehidupan dengan upacara, dalam kondisi inilah lahir tarian, musik, seni ukir, seni tato, seni menganyam, tenun, tata boga, dan sebagainya.
Sebagai contoh upacara mengawali dan mengakhiri proses perladangan. Sebelum musim tanam dimulai, dilakukan upacara untuk memberkati seluruh peralatan yang digunakan dalam pertanian, dengan upacara adat untuk mendapat restu dari roh leluhur serta Jubata ( Yang Maha Tinggi ). Seluruh rangkaian proses pertanian tersebut ditutup dengan upacara memanjatkan syukur ( Naik Dango ). Diupacara inilah biasanya masyarakat Dayak di rumah panjang Saham tampil dengan busana adat terbaik, perhiasan, tari, musi, makanan-makanan dan minuman khas tradisi Dayak. Seluruh rangkaian upacara tersebut masih dapat kita temui di rumah Panjang Saham.
Jika kita ingin mengunjunggi tempat ini tidak terlalu susah dan mudah sarana transportasi ia terletak sekitar 52 Km dari Ngabang ditempuh dengan mengunakan mobil 1, 5 jam. (*)

Read more...

Pembanguan Harus Perhatikan Aspek Keadilan

15.08 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG – Setelah Bupati Landak, DR. Adrianus AS menyampaikan pidato pengantar nota keuangan RAPBD tahun 2010, belum lama ini 2009. Maka, pemandangan umum (PU) fraksi di DPRD Landak, Kamis (22/10), kemarin di ruang sidang DPRD Landak. Ini sesuai dengan agenda yang disusun, Ketua DPRD Landak, memimpin Sementara Mohzai, didampinggi Wakil Ketua DPRD Landak Sementara Klemen Apui, memimpin sidang paripurna DPRD Landak dengan agenda Pemandangan Umum (PU) fraksi-fraksi terhadap nota pengantar RAPBD 2010.
Dalam sidang itu juga hadir sejumlah anggota dewan, sedangkan dari eksekutif hadir Wakil Bupati Agustinus Sukiman dan pada kepala SKPD dilingkungan Pemkab Landak.
Dari enam fraksi yang ada, diantaranya ada yang meminta pembangunan daerah terisolir di Landak ini harus mendapat perhatian serius secara adil dan merata. Fraksi Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) misalnya, dengan juru bicara (jubir) Sarius SE menyatakan Landak masih banyak daerah terisolir dengan kepadatan penduduk yang relatif rendah miskin sumber daya baik alam maupun manusia sehingga perlu ada kebijakan dari pemerintah baik kabupaten maupun provinsi dalam pembangunan. “Jika dilihat sektor pertanian harus tidak terfokus pada satu daerah saja dan harus ada aspek keadilan yang harus diperhatikan,” ungkapnya.

Selanjutnya dengan banyaknya investasi perkebunan sawit di Landak ini, pihak pemerintah harus melakukan pengawasan secara selektif, karena tidak semua investor semuanya baik sesuai keinginan masyarakat. Misalnya akibat dampak pembukaan lahan, banyak sungai-sungai tercemar, nah harus ada solusi untuk menyikapi masalah dampak tersebut. “Jadi pihak perusahaan harus membangun untuk pelayanan kesehatan dan sarana air, karena sungai sudah mendapat dampak,” tegas Sarius.
Ditempat yang sama, Fraksi Anugerah, dengan jubir Kasnem Sn juga menyoroti masalah daerah pedalaman, karena dari 13 kecamatan dengan 160 desa sebagian besar adalah pedalaman. “Kami minta kepada dinas terkait agar bisa memperhatikan secara serius dan harus bijaksana,” ujarnya.
Ia juga menyikapi masalah tenaga pendidik yakni guru di daerah pedalaman. Selama ini sarana guru di pedalaman kurang diperhatikan, seperti perumahan guru. Karena jika ada guru yang baru bertugas dan sudah mempunyai keluarga, mareka akan sudah mendapatkan tempat tinggal. “Akibatnya, guru jarang ditempat, bahkan ketika baru akan ulangan semester, sekolah pintunya baru terbuka,” ujar Kasnem. (wan)

Read more...

Jadikan FBBK Ajang Promosi

15.04 Reporter: HERI IRAWAN 1 Response

NGABANG- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimanta Barat Kamaruzzaman mengatakan mulai tanggal 11 sampai dengan 15 November 2009 mendatang, akan digelar even budaya kebanggan Kalimantan Barat, yaitu Festival Budaya Bumi Khatulistiwa (FBBK) XI. Event ini dipastikan akan dihadari oleh utusan dari Provinsi se Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Riau dan Sarawak.
”Jadi, dilihat dari jumlah peserta luar yang hadir, jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan penyelenggaraan event serupa masa lalu,” kata Kamaruzzaman belum lama ini di Ngabang, saat menghadiri kefiatan Festival Busaya Binua Landak (FBBL) IV.

Ia juga mengatakan perlu diketahui bahwa bersamaan dengan pelaksanaan FBBK IX, akan digelar pula Festival Borneo dan Rakon WTW ”E”, yang khusnya oleh peserta se Kalimantan. ”Mengingat semaraknya kegiatan ini, maka saya mengharpkan dukungan semua pihak untuk ikut menyeukseskan perhelatan akbar ini,” pintanya.
Dia juga mengatakan FBBK IX nantinya pemilihan bujang dare khatulistiwa, parade lagu dan tari daerah, lomba makanan tradisional, lomba layang-layang hias, lomba merias pengantin melayu, lomba merancang busana pengantin dayak, pameran budaya, pariwisata dan potensi daerah lainplian, yang secara cukup detil sudah detil kami konfirmasikan kepada pemerimtah kabupaten/kota se Kalbar, baik secara tertulis maupun melalui rapat koordinasi yang baru kita laksanakan beberapa waktu lalu di Kota Pontianak. Kamaruzzaman juga menyinggung event FBBL ini bukan saja masuk dalam kalender Kabupaten Landak tapi sudah masuk kalender wisata Provinsi Kalbar. “Mudah-mudahan tahun 2010 atau 2011 akan kita masukan event nasional, sehingga pendanaan bisa masuk ke dalam APBN ini yang kita harapkan,” ungkap Kamaruzzaman. (wan)

Read more...

Landak Dapat Dana Hibah Dari Belanda

15.01 Reporter: HERI IRAWAN 1 Response
NGABANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak mendapat tawaran dana hibah dari Vapro Internasional sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkedudukan di Belanda. Maka Pemkab Landak diminta membuat proposal terlebih dahulu, jumlah dana lumayan besar dari Rp.32 sampai Rp.840 miliar. “Utusan dari Vapro International sudah mengadakan pertemuan dengan pak Bupati Adrianus Asia Sidot, dana hibah ini akan diprioritaskan untuk rumah sakit, sarana air bersih dan pendidikan,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Landak Drs Ludis MSi dihadapan para kepala SKPD di lingkungan Pemkab Landak, di aula Kantor Bupati Landak, Senin (19/10).

Kemudian, andaikata nanti ada MoU antara Vapro dengan Pemkab Landak, ia harapkan SKPD-SKPD yang menjadi leading sektor bisa dapat membantu menyiapkan data berkaitan dengan usulan proposal kita ke Vapro ini. “Nantipun kita akan membuat tim,” ujar Ludis.
Sedangkan Bupati juga sudah mengarahkan permohonan proposal yang berkaitan dengan rumah sakit dan air bersih ke Vipro International. “Dua ini dululah yang diprioritaskan. Sebetulnya masih banyak bidang-bidang pembangunan yang menjadi prioritas kita,” ujarnya.
Representative Vapro International Imam Adinegoro dalam presentasinya, Vapro adalah sebuah BUMN di Belanda yang mengkoordinir lebih dari 20 negara dan memberikan hibah kepada negara-negara berkembang minimal Rp. 32 Milyar dan maksimum Rp. 840 Milyar. “Untuk proyeknya terserah Pemda masing-masing apa yang mau diminta. Waktu kita ini sangat pendek, karena tanggal 16 November Vapro International sudah harus ada di Eropa untuk mempresentasikan Pemda-pemda mana yang akan diberi hibah pada tahun 2010,” urainya.
Menurut dia, pihaknya dan Pemkab Landak sudah sepakat agar segera membuat MoU, kemudian jika proposalnya belum siap, maka ia berikan waktu sampai bulan Februari atau Maret 2010 mendatang. Selanjutnya, sesuai hasil pertemuannya dengan Bupati, ia memaparkan bahwa Vapro hanya bisa membantu beberapa pembangunan yakni infrastruktur, sarana pendidikan dan air bersih. ”Kami berharap agar Bupati dan tim bisa berperan aktif untuk menggalang apa saja indikator yang mempercepat proses terjadinya pembangunan air bersih, sarana dan prasarana kesehatan dan pendidikan,” tukasnya.(wan)

Read more...

Dua Kecamatan Belum Siap Ambil Bagian Pesparawi IV

07.59 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG- Persiapan Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) IV tingkat Kabpaten Landak terus dilakukan. Setiap minggu panitia selalu mematangkan acara, agar pada hari H nantinya acara Pesparawi IV berjalan sesuai dengan harapan, sukses peserta dan suskes penyelenggara.
Demikian dikatakan Markus Amid, Ketua Lembaga Pengembagan Pesta Paduan Suara Gerejawi (LPPD) Kabupaten Landak kepada sejumlah wartawan di Ngabang, kemarin.
Kegiatan ini, direncanakan dimulai pada tanggal 6-8 November 2009 di ibu Kota Kabupaten Landak.
Legeslator dari Partai Demokrat (PD) ini lebih jauh menyatakan kesiapan dari 13 kecamatan di Kabupaten Landak, tinggal beberapa kecamatan belum menyatakan kesanggupan ikut pada Perparawi kali ini. “Kalau tidak salah yang belum menyatakan kesiapannya, dari kecamatan Karangan dari Kecamatan Mempawah Hulu dan Pahuman dari Kecamaan Sengah Temila. Tapi kita berahap seluruh kecamatan menampilkan peserta terbaiknya,” harap Markus Amid.
Lebih jauh dikatakan Aleg dari Dapil 5 ini, adapun jumlah pertandingan yang dilombakan pada Pesparawi IV, meliputi paduan suara dewasa, paduan suara anak, solo, dan vokal grup untuk pemuda remaja. “Pemenang dari kegiatan Pesparawi IV kita jadikan duta untuk tingkat Provinsi Kalbar pada tahun 2010 di Kabupaten Kapuas Hulu,” jelasnya. Katanlah, tambah dia, kegiatan Pesparawi tingkat kabupaten ini ajang menyaring kontingen terbaik untuk mewakili Kabupaten Landak pada Pesparawi tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kapuas Hulu pada tahuan 2010.
Sementara itu sebelumnya diberitakan, Camat Mandor Marius Baneng, menyatakan hingga saat ini pihanya dari kontingen Kecamatan Mandor siap mengikuti kegiatan Pesparawi tingkat kabupaten pada awal bulan November 2009 di Ngabang. “Kita siap mengikuti semua perlombaan pada Pesparawi tingkat kabupaten di Ngabang nanti,” kata Marius Baneng, kepada Kapuas Post, Selasa (20/10), kemarin di ruang kerjanya.
Kesiapan ini, kata mantan Sekretaris KPUD Kabupaten Landak, undang sudah dikirim jauh hari sebelum hari H yaitu pada bulan Oktober 2009. “Dengan banyaknya waktu maka kita bisa konsentrasi mengasah perlombaan. Mudah-mudahan nanti kita bisa mendapat juara,” harap pria berbadan tambun ini. (wan)


Read more...

Ada Peluang UU Susduk Nomor 27 Tahun 2009

07.54 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

Dewan Landak Ancang-Ancang Buat Staf Ahli
NGABANG – Setelah beberapa perangkat dewan sudah terbetuk. Kembali Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak, akan memanfaatkan Undang-Undang Susduk No 27 tahun 2009, dimana memberikan peluang kepada dewan utuk membentuk badan baru, badan itu sifatnya seperti staf ahli.
”Dewan yang baru akan akan berusaha memanfaatkan Susduk itu untuk diwujudkan bernama Badan Keuangan dan Akuntansi. Kelemahan kita didewan adalah masalah akuntansi ini,” kata Wakil Ketua Sementara DPRD Kabupaten Landak Klemen Apui, kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya di Ngabang, kemarin.
span class="fullpost">
Pelaporan keuangan ini, menjadi salah satu tolak ukur keberhasil satu pemerintah, tidak heran bila badan baru ini adalah yang nantinya yang diisi adalah anggota dewan yang tidak jauh dari keahliannya, bisa saja dia sarjananya (S1) Ekonomi Akuntasi. ”Bisa kita lihat selama ini audit BPK, temuanya pada keuangan. Bisa saja kegiatannya tidak, tapi administrasi laporan salah, mau tidak mau kita menerima akibatnya,” katanya lagi.
Untuk membentuk ini perlu adanya satu rapat bersama masing-masing fraksi, dengan harapan bagi mereka yang belum mendapat jop bisa diberikan, bisa saja kita ambil anggota itu 40 % dari anggota fraksi di DPRD Landak. ”Ini kan baru rencana, nanti kita masukan dalam tatibnya, kalau diterima baru kita bentuk,” katanya.
Inipun belum kita konsultasikan Badan Keuangan dan Akuntansi ini diperbolehkan, tata tertib kabupaten/kota konsultasinya di Provinsi Kalbar, demikian juga pada jenjang tata tertib provinsi konsultasi ke Depdagri. (wan)

Read more...

Sengon Tanaman Prioritas Tahun 2009

07.46 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG – Plt. Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Landak Vinsensius, mengatakan kalau tanaman sengon adalah merupakan tanaman yang akan di prioritaskan oleh Pemda Landak untuk tahun 2009 ini. Karena katanya dalam pengembangan tanaman Hutan seperti sengon setidaknya ada tiga dasar keistimewaan terhadap tanaman jenis sengon ini sehingga dapat di kembangkan.
“Sengon inikan jenis tanaman hutan yang memiliki nilai konservasi yang paling tinggi, selain itu kayu jenis sengon ini juga sangat mudah di kembangkan dan tidak membutuhkan perawatan yang istimewa seperti tanaman yang lain,” ungkapnya kepada wartawan Kapuas Post kemarin.
Dikatakannya pengembangan sengon ini juga atas dasar pertimbangan karena sengon ini juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi, karena akar sengon itu sendiri mampu melakukan proses menggemburkan tanah dan daun sengon itu sendiri akan terjadi pengelapukan yang cepat sehingga kondisi ini akan memberikan kesuburan tersendiri terhadap lingkungan yang di tumbuhi oleh tanaman jenis sengon.
“Daun sengon ini juga akan sangat memberikan mempaat bagi lingkungan di mana dia juga mampu memberikan daur udara terhadap lingkungan sehingga ini pula yang menjadi pilihan kenapa tanaman hutan jenis sengon ini kita kembangkan,”paparnya.

Selain itu katanya, batang sengon juga tidak mengendung zat-zat kimia yang membahayakan bagi kesehatan manusia, tetapi tuturnya mengandung Higienis dan ini sangat di butuhkan oleh lingkungan.
“Dari nilai konservasi yang di miliki oleh sengon ini cukup tinggi sehingga dalam pengembangan upaya pelestarian lingkungan maka ini akan sangat bermempaat bagi kelestarian lingkungan,” bebernya.
Menurutnya di bidang bisnis, sengon juga tidak mengandung unsure kimia yang sangat memenuhi standar kesehatan sehingga menjadi bahan yang di utamakan sebagai bahan baku playwood atau papan triplek karena sengon juga memiliki serat yang sangat cocok untuk bahan yang di butuhkan masyarakat karena sangat memenuhi syarat.
“Kalau kita berbicara mengenai mempaat kayu sengon ini memang memiliki menfaat mulai dari akar sampai dengan rantingnya. Jadi semuanya memiliki nilai jual ,” tuturnya.
Di katakannya mengenai produksi sengon kalau untuk di Kabupaten Landak, harga di Kabupaten Landak mencapai 300 ribu per meter kubik, dengan tehnis penanaman dalam satu Hekter lahan bisa tertanam 1000 batang sengon bahkan lebih dari 1000 batang dan ini tergantung dari kondisi lahan yang ada dengan jarak tanam 3x3 meter.
“Proses tanaman inikan sangat tergolong singkat yakni dalam jangka waktu 4 tahun tanaman ini sudah bisa di panen. Karena kalau terlalu tua tidak baik juga karena rata-rata dalam satu batang saja dapat 2 meter kubik dan sudah dapat di bayangkan kalau dalam satu hektar,” paparnya.
Dengan demikian katanya system penanaman sengon ini juga tidak harus menebang habis lahan yang di butuhkan ketika akan melakukan penanaman tetapi hanya jalur-jalurnya saja yang di bersihkan tetapi tanaman ini juga sudah dapat di kembangkan dengan baik.
Ia mengatakan, tanaman ini juga akan memiliki nilai budaya bagi masyarakat lataran kedekatan masyarakat terhadap alam yang selama ini ada akan selalu terbina dengan baik karena tanaman ini memiliki nilai konservasi yang tinggi bukan mengubah hutan menjadi perkebunan tetapi hanya mengubah tanaman yang dari semak blukar yang tidak memberikan menfaat begitu di ganti dengan tanaman sengon akan menjadi tanaman yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi bahkan akan dapat menambah pendapatan masyarakat. (wan)

Read more...

175 Pelamar Mendaftar

07.42 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

KETUA Panitia Pengadaan CPNS Depag Kabupaten Landak, H. Rohadi Fauzi, mengatakan tercatat penerimaan CPNS sejak dibukanya pendaftaran sampai Rabu (21/10) sebanyak 175 pelamar yang masuk. Ia memperkirakan seluruh pelamar bisa mencapi 250 peserta. “Ini Belum final kita masih menunggu pengiriman melalui PO BOX atau kantor pos. Saya memperkirkan pelamar semakin bertambah sekitar 250 peserta lagi yang melamar,” ungkap Rohadi Fauzi yang juga sebagai Kasubag TU Depag Kabupaten Landak.
Dari hasil seleksi Panitia sebanyak 175 peserta terdapat 16 pelamar yang dinyatakan tidak lulus administrasi. Pelamar yang tidak lulus administrasi ini karena tidak lengkap surat menyuratnya misalnya salah menulis formasi, salah mengirimkan alamat, dan ada yang tidak lengkap administrasinya. Bagi yang dinyatakan lulus administrasi akan diberikan nomor tes sedangkan yang mengunakan yang melalui kantor post nomor tesnya akan dikirimkan melalui kantos post pula.
Ia menambahkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Depag Kabupaten Landak tahun anggaran 2009 yang dimulai sejak 5-20 Oktober 2009 tercatat 175 pelamar yang mendaftar. Kendati penerimaan CPNS Sudah ditutup, panitia tetap menerima lamaran melalui PO BOX yang tercatat pengirimannya tertanggal 20 Oktober 2009. Diperkirakan seluruh Pencari Kerja (Pencaker) akan mencapai 250 orang dengan memperebutkan 5 formasi. (wan)

Read more...

SERAHKAN CENDERAMATA:

07.35 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

Gubernur Kalbar Cornelis, saat meresmikan 6 TP CU Lantang Tipo di Ngabang Sabtu lalu. Mendapat cenderamata dari ketua CU, Marcellus Sunardi, beruapa mandau berukuran besar.



Read more...

Siap Tampil di Jakarta

07.26 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

PIMPINAN sanggar Sanjati Tarigas Sidi Dra. Erni Yopita Ludis mengatakan setelah sanggarnya berhasil keluar sebagai juara pertama pada lomba tari tradisional pada kegiatan Festival Budaya Binua Landak (FBBL) IV di Ngabang belum lama ini.

Kabar gembira, menyeliputi sanggar mereka diberikan kepercayaan untuk tampil pada kegiatan ”Pagelaran Seni se Kalimantan Barat” di Jakarta pada tanggal 1- Desember 2009, dan direncanakan pada tanggal 1 Desember 2009 itu akan dibuka langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). ”Kita dipercayakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Landak, menampilkan tarian dari sanggr kita, dan SK keberangkatan itu sudah disetujui oleh Pak Gubernur, mengingat ini diwakili seluruh sanggar yang ada di setiap kabupaten di Kalimantan Barat,” tambah istri Sekda Landak ini. (wan)

Read more...

Kirimkan Kontingen Pesparawi

07.23 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses


CAMAT Mandor Marius Baneng, SE menyatakan hingga saat ini pihanya dari kontingen Kecamatan Mandor siap mengikuti kegiatan Pesparawi tingkat kabupaten pada awal bulan November 2009 di Ngabang. “Kita siap mengikuti semua perlombaan pada Pesparawi tingkat kabupaten di Ngabang nanti,” kata Marius Baneng, kepada Kapuas Post, Selasa (20/10), kemarin di ruang kerjanya.

Kesiapan ini, kata mantan Sekretaris KPUD Kabupaten Landak, undang sudah dikirim jauh hari sebelum hari H yaitu pada bulan Oktober 2009. “Dengan banyaknya waktu maka kita bisa konsentrasi mengasah perlombaan. Mudah-mudahan nanti kita bisa mendapat juara,” harap pria berbadan tambun ini. (wan)

Read more...

Rubah Paradigma Pembangunan Daerah Perbatasan

07.20 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG – Bupati Landak DR. Adrianus AS, M.SI menyatakan kesiapannnya menjadi calon menteri, bila Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginginkannya. Kesanggupan orang nomor satu di Bumi Pamela Talino ini, terkait adanya usulan namanya bersama DR. Oesman Sapta, Ketua Umum DPP Partai Persatuan Daerah, menjadi
Menteri Pembangunan Perbatasan dan Kawasan Daerah Teringgal dari
Dewan Pengurus Provinsi Pergerakan Indonesia Kalimantan Barat.
Mantan Kadis Pendidikan Landak ini menegaskan, apa yang
disampaikan oleh Dewan Pengurus Provinsi Pergerakan Indonesia Kalimantan Barat merupakan usulan, dan usulan itu bersifat bisa diterima presiden atau tidak diterima. Dan apa bila memang ada perhatian dari pemeritah terhadap daerah perbatasan, justru Adrianus merasa senang dengan adanya kemeterian pembangunan perbatasan dan kawasan daerah tertinggal.

”Terserahlan siapa menterinya, yang terpenting pemerintah memahami persoalan ini,” katanya.
Mengapa meneteri perbatasan itu penting, karena selama ini daerah perbatasan itu merupakan daerah tidak diperhatikan, dianggap pemerintah daerah terbelakang. Padahal yang sesungguhnya justru daerah perbatasan halaman depan Republik Indonesia. ”Orang luar negeri jika ingin melihat negara kita pasti lewat perbatasan. Oleh karena itu paradigma ini wajib hukumnya dirubah, halaman terbelakang menjadi halaman muka, dan harus diurus secara khusus. Coba lihat negara luar seperti Malaysia daerah perbatasannya sudah tertata dengan baik, ekonomi masyarakat lebih maju dari kita. Nah, kita apa, di daerah perbatasan Kalbar masyarakat miskin, masyarakatnya bodoh-bodoh tidak diperhatikan, pembangunan tidak pernah diberi, karena apa pendekatan kita semata-mata dari scurity atau keamanan,” jelasnya.
Sekarang, pintanya, pendekatannya harus dirubah menjadi kesejahteraan. Bilamana masyarakat perbatasan sejahtera, pasti inprastrukturnya makin berkembang, ekonomi baik, mkaka diminta atau tidak diminta patriot mereka pasti akan tumbuh. Mereka akan membela mati-matian bangsa Indonesia, karena mereka merasa sudah diperhatikan, atau sudah banyak diberi negara, maka tidak mungkin mereka menjual negara kita ini. Justru sekarang yang terjadi sebaliknya, kita malah diperhatikan orang luar. ”Anak-anak mereka sekolah di Malaysia, mereka cari makan dan kerja pagi dan sore ke Malaysia, dan pulang bawa uang ringit. Mungkin secara jujur apabila ditanya apa mereka tinggal di negara kita atau Malaysia, mereka akan menjawab pasti memilih negara Malaysia,” katanya.
Kesalahan ini, tambah Adrianus, adalah kesalahan bukan negara lain, tapi kesalahan itu terletak pada kita sendiri, karena perbatasan itu tidak diurus dengan baik. (wan)

Read more...

Alwiningsih Pimpinan DWP Depag Landak

07.17 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Departemen Agama (Depag) Kabupaten Landak membentuk pengurus baru periode 2009-2013 yang diselenggarakan Kamis lalu di aula Depag Landak. Pembentukan pengurus baru tersebut dihadiri seluruh pengurus DWP Depag Kabupaten Landak yang sebelumnya di ketuai oleh Dra. Lailial Muhtifah, M.Pd.
Ketua DWP Depag Kabupaten Landak, Dra. Hj. Alwiningsih HM
mengatakan apabila DWP Depag Landak sudah terbentuk dapat berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kualitas SDM terutama pada anggota baik melalui peningkatan pendidikan, keterampilan yang pada gilirannya dapat meningkatkan ekonomi keluarga serta kesehatan masyarakat.

“Kepada kaum ibu dan anggota DWP agar dapat menjaga dan meningkatkan kualitas diri sebagai seorang wanita dan ibu yang harus selalu memberikan dukungan kepada para suami,” pintanya saat memberikan sambutanpada saat pembentukan pengurus DWP yang baru.
Lanjutnya, Melalui organisasi ini kita berupaya untuk saling belajar dan bertukar pengalaman serta berbagi informasi terutama hal-hal yang berkaitan dengan tugas kita sebagai seorang istri” ungkapnya dalam sambutan pada pembentukan pengurus baru.
Selain mengadakan reshuffle pengurus periode 2005-2009 dan membentuk pengurus baru periode 2009-2013, juga dibahas tentang rencana DWP Depag Landak ke depan. Kegiatan pertemuan rutin tetap dilaksanakan satu bulan sekali yang akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti peningkatan keterampilan melalui demo masak, merias wajah dan kegiatan lain serta peningkatan kualitas keimanan melalui pengajian dan ceramah agama. Selain itu ada lagi kegiatan-kegiatan lain seperti upaya menjaga kesehatan keluarga melalui kegiatan bersih lingkungan di kantor maupun di rumah masing-masing. Dan untuk meningkatkan motivasi anggota DWP, setiap bulan juga akan diadakan arisan bagi seluruh anggota DWP. “DWP Depag Landak juga berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang dilaksanakan DWP Kabupaten Landak dengan mengirimkan enam orang utusannya untuk ikut dalam kegiatan DWP Kabupaten yang juga dilaksanakan satu bulan sekali,” pungksnya. (wan)

Read more...

Angin Puting Beliung Luluhlantakan Gereja

07.16 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
Tidak Ada Korban Jiwa
PAHUMAN – Setelah beberapa hari lalu angin puting beliung berhasil meluluhlantakkan puluhan rumah penduduk di Kota Pontianak. Kini giliran atap bangunan Gereja Katolik Santo Modestus Setabar Desa Bebatung Kecamatan Mandor Kabupaten Landak. Peristiwa yang sempat membuat spot jantung warga itu terjadi, Senin (19/10) pukul 10.00 wib. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun separoh atap tempat ibadah ini terbang sejauh kurang lebih 500 meter. Malah ada atap yang nyangkut di pohon.

Kepada wartawan, saksi mata Pimpinan Umat Gereja Katolik Setebar Binatus Bius, menjelaskan sebelum terjadi kejadian atap gereja terbang akibat angin puting beliung. Kemarin kondisi didaerah itu hujan disertai angin cukup kencang di sertai petir. Memang kejadian itu tidak lama, diperkirkan sekitar setengah jam. “Mula-mula anginitu arahnya dari sawah, selanjutnya berputar dan langsung naik menuju gereja dan menghantam gereja sehingga rusak berat dan atap gereja habis melayang ke hutan,” katanya mulai bercerita.
Pria murah senyum ini juga menceritakan, kejadian serupa juga menimpa 2 (dua) buah rumah warga bernama Asim dan Amran rusak, atap seng nya melayang dan di timpa pohon.
Untuk melihat keadaan dilapangan, Camat Mandor Marius Baneng SE, tiak tinggal diamn, ia langsung menuju tempat kejadian angin puting beliung. Ia juga mendapat laporan dari warga, terjadinya angin sangat kencang di perkirakan pukul 10.00 an wib, sehingga gereja katolik rusak berat dan perlengkapan dalam gereja banyak yang rusak. Diapun tak henti menghimbau kepada masyarakat jika sedang berada di sawah agar berhati-hati terhadap angin kencang.
Ia juga menambahkan aparat desa dan kepala desa (kades), membuat laporan kerusakan kepada kecamatan tentang kerusakan yang terjadi. Tentunya karena ini bencana alam kita lanjutkan kepada instansi yang menangani yaitu Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Landak.
“Bencana ini akan kita laporkan kepada pihak Pemda, mudah-mudahan kerusakan gereja ini mendapat bantuan dari dinas terkait,” harap mantan Sekretaris KPUD Landak ini. (wan)

Read more...

3 Pekerja CWSHP Tewas

07.11 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
MENJALIN – Tragis nian nasib tiga orang pekerja proyek Communiy Water Services and Helatdh Project (CWSHP)/ sarana air bersih di Dusun Kaca Desa Raba’ Kecamatan Menjalin Kabupaten Landak tewas di dalam sumur, Minggu (18/10). Dalam kejadian memilukan itu menjadi korban Samudi (38), Nasin (60),dan Sigit (38), warga Sungai Nipah, Jungkat Kecamatan Siantan. A Korban tewas diduga kekurangan oksigen untuk pernapasan ketika menguras air sumur tersebut.
Kapolres Landak AKBP Drs Tony Ep Sinambela MSi melalui Kasat Reskrim AKP Hujra Soumena SIK menjelaskan, korban diperkirakan tewas pada Sabtu (17/10) dan baru ditemukan warga pada Minggu (18/10) sekitar pukul 16.00 sore. Oleh warga langsung dilaporkan kepada Polsek Menjalin. Kemudian polisi membawa korban di Puskesmas Menjalin dan sekarang sudah dibawa di rumah duka masing-masing. “Hasil pemeriksaan sementara belum ada tanda-tanda apakah ada unsur kekerasan, memang jenazah korban membiru, lebam dan keluar darah dari hidung,” ungkapnya.

Tiga orang korban ini adalah pekerja proyek air bersih dari program CWSHP, diperkirakan akan menguras air sumur yang terbut dari semen dengan kuran diameter 70x70 centimeter dengan kedalaman 3 meter. “Saat ditemukan, di sumur tersebut juga ada kayu mungkin untuk tangga mereka bekerja, selain itu ada ijuk untuk filter air,” terang Hujra.
Ia menambahkan, rencana konsultan proyek CWSHP yakni atas nama Suherman, Wihar Nastiono dan Prehariyanto akan diperiksa untuk diminta keterangan terhadap kasus ini. Selain itu, Dinas Kesehatan selalu leding sektor proyek CWSHP juga akan dipanggil. “Kasus ditangani Polsek Menjalin dan akan dilimpahkan kepada Polres Landak,” imbuhnya. (wan)

Read more...

Warga Sage Minta Desanya Dimekarkan

07.08 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
MERANTI – Kepala Dusun Sage Kecamatan Meranti Hendra P meminta wilayah desanya yang ada sekarang ini dapat di mekarkan. Kendati keterangan yang di sampaikan di depan Bupati Landak Adrianus AS ketika melakukan kunjungan di daerah tersebut mengungkapkan kalau saat ini masyarakat merasa cukup kualahan ketika mengurus berbagai administrasi harus menmpuh perjalan yang cukup jauh sehingga kondisi ini sangat menyulitkan.
“Kami sangat mengharapkan kepada Bapak Bupati sudi kiranya desa kami yang ada sekarang ini untuk dapat di mekarkan.karena kami sangat merasa kesulitan lataran dusun kami ini cukup jauh dari Desa,” pintanya.
Dikatakannya dusunnya saat ini masuk dalam lingkungan Desa Meranti yang notabenenya cukup jauh sekali padahal Desa Ampadi yang merupakan Desa yang sangat dekat dengan dusun Sage ternyata dusun Sage harus berada di Desa yang cukup jauh.
an class="fullpost">
“Saya juga tidak mengerti ya bagaimana cara pembagian Desa pada jaman dulu itu. Seharusnya Dusun sage yang dekat dengan Desa Ampadi ternyata harus bergabung dengan Desa Meranti yang jaranya cukup jauh bahkan sempat melewati beberapa Desa lagi, pembagiannya ini yang membingungkan,” tutur Bupati.
Namun dari permasalahan yang di hadapi oleh masyarakat seperti yang di tuturkan oleh Hendra tersebut kata Adrianus, untuk pemekaran Desa ini tidak dapat serta merta di wujudkan lataran ini sangat berkaitan sekali dengan ketersediaan anggaran kemampuan pemerintah daerah. Di mana pada setiap pemekaran Desa, Pemda harus mengalokasikan Anggaran 130 juta per Desa. Sehingga ini pula yang harus di pertimbangkan.
Memang pada satu saat permintaan masyarakat itu akan dapat terwujud, tetapi tidak semudah yang di bayangkan karena ini akan memerlukan proses yang lama.
“Bayangkan saja kalau saat ini saja di Landak ini memiliki 156 Desa, maka setiap tahunnya harus kita siapkan paling tidak 30 Milyar. Dan untuk tauhn 2009 ini saja kita harus menyiapkan 30 milyar untuk pembiayaan Desa. Jadi memang berat,” terangnya.
Seraya meminta, kepada masyarakat terutama yang menghendaki adanya pemekaran Desanya, ini juga harus dapat memahami kesulitan yang di hadapi oleh Pemda. Namun demikian katanya Seraya tidak berjanji kapan dapat di lakukan pemekaran, tetapi tetap berupaya agar pelayanan yang di berikan kepada masyarakat ini akan dapat lebih baik lagi. (wan)

Read more...

Minta Ganti Rugi Tanam Tumbuh

07.06 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG – Pihak keluarga Dara Mahni dan Satam A Ramli (almarhum) saat ini dalam keadaan binggung. Pasalnya tanah mereka dijual oleh suami barunya bernama Salim, tanpa sepengetahuan Dara Mahni. Apalagi saat ini Salim sendiri hilang entah kemana. Tanah tersebut sudah di bakar dan pohon karet miliknya banyak ditebang oleh pemilik tanah yang baru bernama Ay Suparto (Ay Motor). Oleh pihak keluarga Dara Mahni, meminta pengertian kepada Ay Suparto untuk meminta uang ganti rugi tanam tumbuh. Akan tetapi oleh pihak Ay Suparman permintaan senilai ditetapkan pihak keluarga dara Mahni, tidak bisa disanggupi, mereka hanya bisa menyanggupai sekian persennya saja.

Kepada wartawan Kapuas Post, Jurinus perwakilan keluarga Dara Mahni mengatakan sampai saat ini Dara Mahni dalam keadaan binggung dan tidak bisa berbuat banyak, karena lahannya sudah berpindah tangan kepada pihak lain, sementara uang hasil jualan tanah itu tidak dinikmatinya. ”Masalah ini sudah kami sampaikan kepada Ay Suparman, pada tanggal 9 Oktober 2009, pada pukul 15.25 wib di Kantor Desa Raja dan disaksikan oleh Kades Raja, tapi pertemuan itu tidak membuahkan hasil,” kata Jurinus.
Lalu, Ay Suparto saat itu meminta waktu berpikir, dan meminta melakukan pertemuan kembali pada hari Senin. Namun, untuk menentukan langkah ini, menghubunggi Ay Suparto susahnya minta ampun. Ketika di telpon orang lain pula yang mengangkat HP tersebut. Dan ternyata masalah inipun, dari pihak Ay Suparto mengambil pihak luar yaknii Pdt. Yahuda, S.Th. ”Kami dari pihak keluarga Dara Mahni tidak akan menyerah begitu saja dengan segala cara apapun kami tempuh termasuk menyegal tanah milik Ay Suparman, yang juga berbatasan dengan lahan Dara Mahni sampai masalah ini dianggap selesai,” katanya seraya mengaku atas nama keluarga Dara Mahni diwakili Armanto, Iyan dan St. Ungas.
Jurinus juga menyatakan adapun pohon yang ditebang/bakar itu adalah karet, petai, durian, langsat, rambutan, cempedak, termasuk kayu kelas dua, dan kerugian yang diderita pihak Dara Mahni ratusan juta rupiah. Bahkan kata Jurinus, pihak keluarga juga sudah membuat surat kepada Pemerintah Kabupaten Landak pada tanggal 14 Oktober 2009.
Ketika dikompirmasi Kapas Post, Ay Suparto mengaku, masalah ini akan diteruskan kepada pihak kepolisian tepatnya di Mapolres Landak. ”Masalah ini sudah kita laporkan kepolisian, dan tidak lama lagi mereka akan dipanggil,” tegas Ay Motor yang meminta masalah ini jangan diberitakan lewat media, karena masalah tersebut sedang dalam tahap penyelesaian ke pihak kepolisian. (wan)

Read more...

Gubernur Resmikan 6 TP CU Lantang Tipo di Ngabang

07.02 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG – Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, MH, Sabtu (17/10) lalu di Ngabang, meresmikan 6 (enam) bangunan Credit Union (CU). Dimana ke enam CU itu adalah CU Lantang Tipo Tempat Pelayanan (TP) Masdapala Ngabang Kabupaten Landak, TP Beduai, TP Tayan, TP Teraju, TP Noyan ketiganya Kabupaten Sanggau, dan TP Nanga Taman Kabupaten Sekadau.

Dalam peresmian itu tampak hadir Bupati Landak DR. Drs. Adrianus AS, M.SI, Wakil Bupati Landak A. Sukiman, SH, Sekda Landak Drs. Ludis, M.SI, Ketua Sementara DPRD Landak Kabupaten Landak Mohzai, SP, Wakil Ketua Sementara DPRD Landak Klemen Apui, S.IP, Kepala CU Marcellus Sunardi, S.Pd, Manager PMS Ngabang Ramli Rama, SP, sejumlah pejabat tinggi Pemprov Kalbar, seluruh anggota CU Lantang Tipo, serta undangan lainnya.
Dalam kata sambutannya Gubernur Kalbar Cornelis menyatakan menyambut baik dengan kehadiran CU Lantang Tipo, dan sebentar lagi ada enam TP diresmikan dan disaksikan seluruh undangan. ”CU adalah lembaga ekonomi, saya beharap CU ini menjadi lebih memotivasi kita dalam rangka ekonomi kerakyatan dan meningkatkan koperasi khususnya tantang usaha setiap tahun semakin komplek dimasa yang akan datang,” katanya.
Untuk itu gubernur menghaturkan pengharagaan dan ucapan terima kasih dukungan semua pihak yang telah memberikan dedikasinya yang tinggi, sehingga Kalbar mendapat beberapa penghargaan terutama masalah koperasi berpresati dari CU Lantang Tipo.
Gubernur juga mengakui saat ini kehadiran sebuah koperasi di negara kita masih banyak mendapat tantangan, mengingat koperasi mendapat kendala-kendala yang sampai saat ini harus dibehani dengan menejemen yang profesional.
Ditempat yang sama Kepala CU Marcellus Sunardi, menyatakan keenam pembangunan CU itu menghabiskan dana sekitar Rp. 9. 821.561.000. Dengan rincian CU Lantang Tipo TP Masdapala Ngabang Kabupaten Landak Rp. 2,6 miliar, TP Beduai Rp. 1,5 miliar, TP Tayan Rp. 1, 8 miliar, TP Teraju Rp. 1,6 miliar, TP Noyan Rp 800 an juta, TP Nanga Taman Rp. 1, 3 miliar.
Ia juga menyatakan peresmian CU ini diambil pada bulan Oktober, mengandung makna, bahwa pada bulan Oktober tersebut pada tanggal 28 Oktober diperingati Hari Sumpah Pemuda. ”Peristiwa bersejarah pada hari ini, adalah untuk menggenang hari Sumpah Pemuda. Bagaimana tidak, saat ini para anggota CU Lantang Tipo berasal dari berbagai etnis, suku, bahasa, agama dan latar belakang dan mereka telah memutuskan untuk bersatu bersama CU Lantang Tipo,” kata Sunardi seraya mengatakan CU Lantang Tipo pada tahun 2009 ini berhasil meraih penghargaan diantaranya, koperasi berprestasi tingkat Kalbar dari Gubernur Kalbar, koperasi berprestasi tingkat nasional yang diserahkan di Samarinda Kaltim belum lama ini.
Ia menambahkan CU Lantang Tipo saat ini CU paling terbesar di negara Indonesia, baik dari sisi aset maupun disisi keanggotaan. Berdasarkan data 30 September 2009, jumlah anggota CU Lantang Tipo ada 88.069 orang dan aset 700 an miliar lebih, dan asset ini berasal dari swadaya anggota CU Lantang Tipo.
Bupati Landak DR. Adrianus AS, atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Landak mengucapkan selamat atas peresmian keenam TP CU Lantang Tipo.
”Ekonomi di Landak, tahun ini mengalami trend membaik, salah satu indikatornya adalah telah hadir beberapa lembaga keuangan. Setelah bank Kalbar meningkatkan statusnya menjadi cabang, demikian juga BRI, CU Pancor Kasih, CU Lantang Tipo dan CU-CU lainnya seperti CU Seha, CU Semarong dan ini semuanya tentu menggairahkan bagi masyarakat Kabupaten Landak,” kata mantan Wakil Bupati Landak.
Itu semua menjukkan roda perekonomian sudah mulai baik, dari data statistik, angka sementara pertumbuhan ekonomi Kabupaten Landak tahun 2009, sampail bulan September 2009 adalah 3, 72 %, dan ini diharapkan terus tembuh dan membaik.
Usai meresmikan bangunan CU, Gubernur didampinggi istri melakukan test pengambilan uang pertama di ATM CU Lantang Tipo. Selanjutnya disusul bupati didampinggi istri. Dari ATM, rombongan terakhir meninjau ke dalam bangunan CU, sebelumnya Ny. Frederica Cornelis, S.Pd, mengunting pita masuk pintu CU Lantang Tipo TP Masdapala Ngabang. (wan)

Read more...

Pengusaha Timur Tengah Siap Lirik Perkebunan Jagung di Landak

07.00 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG - Investor Luar Negeri yang menanamkan invesnya di Kabupaten Landak tidak hanya melirik usaha dibidang perkebunan kelapa sawit saja. Merekapun melirik untuk menanamkan invesnya dibidang perkebunan jagung. Seperti yang ditunjukan investor berasal dari Arab Saudi, mereka menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi dibidang kebun jagung ini.

“Meskipun leading sektornya ada di Dinas Pertanian (Distan) Landak, tapi kami di Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Landak sudah melakukan dialog dengan investor luar yang bergerak dibidang pertanian secara umum, termasuklah investor Arab Saudi yang eksis dipengembangan kebun jagung,” ujar Kepala Disbunhut Landak Vinsensius yang ditemui Rabu (14/10) lalu dikantornya.
Vinsen lantas memberikan gambaran secara umum hasil komunikasi dengan investor Arab Saudi tersebut. Dikatakannya investor bersangkutan siap berinvestasi di Landak dibidang komoditi jagung. “Mereka juga akan mengembangkan industri hilir yakni pabrik. Sebenarnya sasarannya pabrik, sedangkan pintu masuknya mereka perlu legalitas sesuai dengan prosedur yang berlaku. Paling tidak investor bersangkutan harus memiliki hamparan luasan lahan yang representatif untuk pengembangan jagung seluas 1000 sampai 5000 hektare,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam proses pengembangannya, investor Arab Saudi ini merencanakan bahwa komoditi jagung ini tidak mesti ditanam dihamparan lahan yang seluas 1000 sampai 5000 hektare. Investor bersangkutan inipun akan memperdayakan masyarakat yang memang siap untuk mengembangkan komoditi jagung. “Tapi dengan catatan jagung yang dibantu oleh investor dan ditanam masyarakat itu dijual lagi ke investor bersangkutan untuk memenuhi kebutuhan pabrik,” ucapnya.
Tertariknya Pemkab Landak untuk menggaet investor Arab Saudi yang akan bergerak diperkebunan jagung tentu ada alasannya. Menurut Vinsen, eksistensi investor bersangkutan dalam pengembangan jagung tentunya bisa menjadi salah satu bahan dukungan untuk pengolahan kopi. “Jagung juga memiliki sub-sub kegiatan turunan hasil dari pengolahan yang berjumlah 130 an jenis makanan dari jagung, sampai tertinggi itu bioetanol yakni alternatif pengganti minyak. Bioetanol itulah target akhir dari investor tersebut,” ungkapnya. (wan)





Read more...

Cornelis Tidak Jalan-Jalan

06.57 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

GUBERNUR Kalbar Cornelis, membatah dirinya keluar negeri jalan-jalan. Malah orang nomor satu di Kalbar ini, mengaku tidak sempat jalann – jalan. Ia pergi di negara USA, tepatnya California, selama 2 hari saja, 3 hari rapat. “Jadi tidak ada jalan-jalan, saya disana rapat. Negara kita yang diundang ada 6 pejabat, datang hanya ada 4 gubernur, yaitu gubernur NAD, gubernur Kaltim , gubernur Kalbar, dan DKI,” kata Cornelis, belum lama lalu di Ngabang.

Kehadiran di negera Paman Sam ini, gubernur dalam rangka rapat tentang pemanasan global. Dalam rapat ini dibahas bagaimana cara kita menyelamatkan dunia ini dan kita sudah sepakat untuk menyelamatkan dunia ini, seperti ozon tidak berlubang, gunung es tidak mencair dan menanam pohon. ”Yang hadir disana ada juga UNDP, bagaimana langkah kita kedepan menjaga bumi ini agar tidak cepat hancur,” harap mantan Bupati Landak ini, disela-sela peresmian enam TP CU Lantang Tipo di Ngabang.
Sambil tersenyum gubernur juga menyatakan jika ATM Lantang Tipo dulunya adalah lokasi tempat tumbuh tanaman kelapa sawit, kedepan pihak CU harus menanam kembali tanaman tersebut. Agar bumi kita tidak panas, maka ditanam tanaman yang bisa menjaga bumi ini tetap dingin,” tegasnya.
Mantan Camat Menyuke ini juga menyatakan hutan di Kalimantan, menjadi sorotan dunia. Mereka berharap hutan-hutan kita tidak boleh ditebang, dijaga dengan baik, dan jika yang belum ditanam, harus ditanam. ”Jadi saya nggak sempat jalan-jalan, terbangnya aja sudah berapa jam lamanya,” imbuhnya seraya mengaku pada rapat itu dirinya tidak menandatanggai MoU, karena masalah ini menyanggkut kewenangan presiden. (wan)

Read more...

Melihat Secara Dekat Kiprah Sanggar Sanjati Tarigas Sid

06.54 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

Membangun Sebuah Sanggar Perlu Pengorbanan
SUDAH exsis bukan bearti berhenti sampai disitu. Prinsip ini tertanam pada semua anggota Sanggar Sanjati Tarigas Sidi yang dipimpin Dra. Erni Yovita Ludis. Dan itu akan terus menerus berkembang hingga nama sanggar ini membahana di seluruh pelosok Kabupaten Landak khususnya, Kalbar umumnya. Dalam persiapan menjelang pembukaan MTQ ke 23 di Kabupaten Landak. Pelatih dan pengurus sanggar ini dipercayakan untuk mengurus penari pembukaan MTQ.
HERI IRAWAN, LANDAK

BERBEDA-beda tapi tetap satu, dimana di daerah Kabupaten landak banyak suku-suku tetapi kita tetap bersatu. Dari perbedaan inilah Erni, memadukan satu tarian yang enak dipandang mata, dan lemah gemulai dilakukan para penarinya, dan terlihat harmonis. ”Kedepan para penari yang sudah dilatih oleh pelatih kita, seperti olah tubuh, mereka akan menjadi asisten persiapan MTQ pada tahun depan,” kata Erni, ketika pagi itu memakai baju Tim Penggerak PPK Kabupaten Landak.
Mereka ini nantinya sudah mendapat bekal yang baik, akan dikirim kembali kesekolah-sekolah, yang sudah ditunjuk untuk melatih para siswa bisa menari kolosal pembukaan MTQ, dan mereka ini nanti akan dilatih para pelatih koita pada akhir bulan Otober 2009, atau pada minggu keempat. Dan pada bulan Januari 2010 masih berlatih di dalam Kota Ngabang. Selanjutnya pada bulan Februari, Maret dan April 2009, semua penari kolosal peraktek lapangan di lapangan sepak bola Landak, tepatanya di Km 4 Ngabang. Untuk pengkaderan penari, pihanknya sudah punya rencana yaitu pelatihan dimulai sejak sekolah tingat kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah mengah atas dan tingkat remaja atau remaja yang sudah tidak melanjutkan sekolah, merekan bisa mengekpresikan diri lewat seni tarian kahs daerah Kabupaten Landak. Bahkan, kata ibu murah senyum ini, bagi ibi-ibu yang ingin belajar, tentunya ideal punya badan sebagai syarat penari, bisa ikut berlatih. ”Fungsinya apa, jika satu saat ada festival, tinggal kita sesuaikan dengan kebutuhan yang kita miliki. Apakah kegiatan FBBK, gawai dayak, atau kegiatan apalah namanya, kita pada dasarnya sudah siap, atau eksposes budaya di TMII kita juga siap, termasuk Malaka, atau Kuching Malaysia, ” jelas Erni. Untuk mendirikan sebuah sanggar, kata Erni, tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan. Perlu pengorbanan yang tinggi, seperti dana, tenaga dan pikiran. ”Jika kita sudah punya niat, keinginan dan ada dana, saya kira kita tidak susah untuk membuat satu sanggar yang baik. Mungkin ada yang bertanya mengapa saya konsen pada bidang ini? Siapa lagi yang melakukan kalau tidak kita-kita,” bebernya. (*)

Read more...

Tak Bayar Listrik, Pemda Landak Nunggak Rp. 833.778.360

06.52 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG - PT. Perusahan Listrik Negara (PLN) Ranting Ngabang tidak henti-hentinya menghimbau kepada seluruh pelanggan, untuk tetap membayar listrik tepat pada waktu. Dan kepada pelanggan yang menunggak, diberikan kemudahan untuk segera melunasi tunggakan rekening listriknya. Mengingat PLN Ranting Ngabang, sampai data bulan September 2009, sudah menderita kerugian tunggakan listrik mencapai angka Rp. 3, 2 miliar. Salah satu penunggak yang menyumbang paling besar adalah Pemerintah Kabupaten Landak, tidak tanggung-tanggung angkanya mencapai Rp. 833.778.360.

“Sudah lebih kurang 2 tahun saya ditugaskan sebagai Manejer di PT.PLN Ranting Ngabang Kabupaten Landak dari awal bertugas sudah menghimbau para pelanggan untuk melunasi tunggakan rekeningnya mulai dari yang tertinggi sampai 3 bulan namun sampai saat ini tunggakan rekening listrik PLN Ranting Ngabang Kabupaten Landak bukananya menurun tetapi malah semakin melonjak dari bulan-kebulan.
Demikian dikeluhkan Manejer PLN Ranting Ngabang, Kanisius Kader kepada wartawan Kapuas Post, belum lama ini di kantornya.
Dia mengakui, awalnya memang pernah turun hanya Rp. 2.4 miliar, tetapi setelah itu sampai sekarang tunggakan masih tinggi. Kalau masyarakat memahami keberadaan PLN sebagai media penerangan dan sebagai media yang membantu sebahagian aktivitas rumah tangga. Ia mengibaratkan pasangan suami-istri yang selalu tetap harmonis bila sering kerjasama, karena PLN memberikan pelayanan kepada pelanggan dan pelanggan membayar jasa pelayanan. Demikian juga dengan PLN. Jika antara pelanggan dengan PLN tidak ada kersama yang baik, maka terjadilah pemutusan aliran arus listrik/pembongkaran kerumah pelanggan.
Yang sangat disesalkan lagi, keluhan pihak PLN terhadap tunggakan sepertinya kurang mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda) karena berdasarkan data yang dimiliki PLN, Pemda Landak menunggak yang lumayan lamanya dan banyaknya tunggaka Pemda Landak hampir mecapai Rp. 1 Miliar. Tunggakan Pemda Landak, dimulai sejak bulan Januari Rp. 72.171.430, Pebruari Rp. 87.859.155, Maret 71.313.850, April Rp. 74.219.945, Mei Rp. 80.566.965, Juni Rp. 96.575.000, Juli Rp. 86.841.525, Agustus Rp. 88.502.350, September Rp. 85.936.320 dan Oktober Rp. 89.791.820, dengan jumlah total tungakan mencapai Rp. 833.778.360.
“Sekali lagi kami memohon kepada para pelanggan PLN di Kabupaten Landak tidak terkecuali Pemda agar segera melunasi tunggakannya karena berdasarkan presentase tunggakan sudah capai 300 %. Artinya PLN Landak sudah diambang kebangkrutan,” pungkasnya. (wan)

Read more...


Powered by www.tvone.co.id