Perayaan Cap Go Meh digelar di Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Perayaan ini dimeriahkan dengan atraksi ketangkasan oleh Tatung. Tatung adalah orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur
Acara Robo-robo SMP Negeri 2 Ngabang
Bupati Landak DR Drs Adrianus AS MSi, berhasil menerima penghargaan kategori Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN) tahun 2008
Bupati Landak DR Drs Adrianus AS MSi menyerahkan penghargaan kepada pemenang Bujang Dara dalam Festival Budaya Landak tahun 2008
POST-DESCRIPTION-HERE
Kabupaten Landak tahun 2009 akan segera membangun stadion sepak bola

KANTOR BUPATI KABUPATEN LANDAK

Foto kantor bupati kabupaten Landak
IMAGE-TITLE-HERE

PERAYAAN CAP GO MEH

Perayaan Cap Go Meh digelar di Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Perayaan ini dimeriahkan dengan atraksi ketangkasan oleh Tatung. Tatung adalah orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur
IMAGE-TITLE-HERE

RIAM MANANGAR

Riam Manangar merupakan slah satu obyek wisata di Kabupaten Landak
IMAGE-TITLE-HERE

BUPATI LANDAK DALAM PANEN RAYA

Bupati Landak DR Drs Adrianus AS MSi, berhasil menerima penghargaan kategori Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN) tahun 2008
IMAGE-TITLE-HERE

1 Tahun Lagi Landak Tidak Merasakan Buah Durian

NGABANG- Maraknya penembangan kayu Durian tanpa pengntroalan dari pihak terkait, membuat khwatir Pemerintah Kabupaten Landak. Terhadap kelangsungan hidup pohon Durian beberapa tahun mendatang, ...

7 Tersangka Pengerusakan Mapolsek Mandor Siap Ditangkap/a>

NGABANG- Kapolres Landak AKBP Drs Tony EP Sinambela M.Si menyatakan 7 tersangka dalam kasus pengerusakan Mapolsek Mandor, berinisial Jl, Sr, CC, Ln, Ay, Mr dan Al. Terindikasi kuat dalam pengerusakan, berdasarakan keterangan para saksi.....

Pelajar Harus Meraih Prestasi Setinggi-Tingginya

NGABANG – Pembangunan olahraga merupakan bagian integral dari pembangunan manusia Indonesia seutuhnya yang diarahkan pada peningkatan kesegaran jasmani, mental, dan rohani untuk pembentukan waktak, kepribadian, ...

Siap Mendulang Emas

Siap Mendulang Emas TEKAD untuk meraih prestasi yang paling tinggi, terpacar pada 13 atlet Kempo Kabupaten Landak. Mereka ingin meraih prestasi pada Kejuaraan Kempo Kalbar di Kabupaten Sintang 25-26 Juni 2009, sama dengan hasil di Porprov tahun 2006 ...

Jelang Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati

15.32 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

* Baliho Syahdan-Bruno Dirusak Orang Tidak Bertanggung Jawab
NGABANG - Suasana politik menjelang pengumuman penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Landak semakin panas. Terbukti, telah terjadi aksi pengerusakan baliho pasangan balon bupati dan wakil Syahdan-Bruno di Dapil Landak 2 sepanjang jalan dari arah Mandor Kecamatan Mandor sampai Simpang Aur Kecamatan Sengah Temila, dilakukan oknum masyarakat yang tidak senang dengan pasangan Syahdan-Bruno.
“Tentunya perbuatan melanggar hukum ini harus dikecam dan saya minta kepada seluruh kandidat untuk selalu sportif,” kata Sekretaris DPC Partai Demokrat Markus Amid kepada sejumlah waratawan Kamis lalu di Sekretarist DPC PD Kabupaten Landak.
Wakil Ketua DPRD Landak ini juga meminta kepada seluruh tim sukses maupun tim pendukung kandidat jangan melakukan perbuatan yang tidak terpuji, dan jelas-jelas melanggar hukum.
Bendahara Relawan Pro Syahdan-Bruno ini juga meminta kepada tim pendukung Syandan-Bruno jangan terpancing dengan situasi ini untuk melakukan balas dendam terhadap baliho-balihi kandidat lain. “Ini sangat kental politiknya siapa tau ini ada upaya untuk mengadu domba. Jika kita terpancang maka akan ada epek yang tidak baik sehingga bisa merugikan tim Sahabat Untuk Semua ini,” jelas Aleg dari Dapil Landak 5.
Maka dari itu, menyikapi situasi ini kembali Markus menegaskan arahan Pak SBY, partai kita harus berpolitik santun, jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. Dalam alkitab mengatakan pembalasan itu hak Tuhan, dan Markus percaya saat ini pasangan Syahdan-Bruno dizolimi justru mendapat perhatian besar dari masyarakat. “Mungkin oknum masyarakat yang melakukan pengerusakan ini melihat pendukung kandidat Syahdan-Bruno sangat kuat tidak senang maka mereka melakukan pengurusakan baliho Kamis dinihari yang sudah dipasang beberapa hari lalu,” beber Markus seraya sedikit berkotbah balaslah kejahatan itu dengan kebaikan, dan itu ajaran dalam al kitab apa lagi saat ini dalam sitausi paska. (wan)

Read more...

Tanggal 30 April Jalan Ngabang Ditutup

15.31 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

Jalan Dialihkan Melalui Jalan Stadion Patih Gumantar
NGABANG – Kepolisia Polres Landak dalam rangka Pam Kejuras Kabupaten Landak-Bank Kalbar Bike Race 2011 di ruang pertemuan lantai 3 Bank Kalbar Cabang Ngabang telah memaparkan pengamanan selama kegiatan Kejurnas.
Dalam pemaparan disakisikan seluruh panitia, Kapolres Landak AKBP. Firman Nainggolan menerangkan selama kegiatan Kerjunas Polres Landak sudah membuat rancangan matang dimana ada peta lokasi-lokasi rawan kecelaan. Paparan pertama untuk lokasi rawan lakalantas ada beberapa titik penting, dan hampir di setiap jalan yan dilalui pembalap ada daerah rawan, seperti di Kecamatan Mandor ada 4 daerah seperti Pak Pelang, Sala Tiga, Lian Sipi dan Stabar. “Lokasi ini banyak tikungan tajam dan ada jembatan,” ujar Firman Nainggolan.
Selain itu di Kecamatan Sengah Temila dipetakan ada 4 daerah seperti Runut, Senakin, Gunung Seha dan Kelawit. “Sama halnya dengan Kecamatan Mandor, dijalan itu tikungan tajam dan jembatan,” jelas Kapolres. Di Kecamatang, lanjut Kapolres, ada 2 titik berbahaya tepatnya di Pal (Km 16, red) 16 dan Pal 6. Selain jalan tikungan tajam, ada jembatan, ditemukan juga banyak jalan berlubang. “Maka jalan ini harus kita beri tanda agar pembalap bisa berhati-hati,” bebenya. Tidak kalah menarik, Kapolres memaparkan daerah rawan banjir, dalam paparan hampir 1 jam itu, ada 5 daerah yang kerap dilanda banjir, seperti di jalan Raya Setabar, jalan Raya Mandor, jalan Sebadu, jalan Raya Pasar Senakin, jalan Raya Sidas dan jalan Raya Km 20 Ngabang.
Dari sekian paparan kapolres yang sangat ditekan, pola pengamanan, dimana pola pengamanan di hari pertama pada tanggal 30 April 2011, dilakukan pengalihan arus lalu lintas kendaraan dari arah Sanggau di alihkan dari jembatan baru ke Desa Raja/ jalur 2, Samping Mungguk, Stadion Patih Gumantar. Kemudian untuk arah kendaraan dari arah Pontianak di alihkan ke Stadion, Samping Mungguk, Desa Raja / jalur 2, jembatan baru lanjut ke Sanggau. “Mulai penutupan ini sejak pukul 08.30-13.00 wib. Sedangkan untuk hari kedua jalan akan kita tutup mulai pukul 07.00 -17.00 wib,” bebernya.
Selanjutnya, untuk pengamanan pola hari kedua, dilakukan pemindahan titik start dan finish ke depan kediaman bupati, perubahan route criterium, penutupan arus lalu lintas Sepanjang Rute Criterium dan pemasangan garis pembatas antara lajur kiri dan lajur kanan. (wan)

Read more...

Wanita Tidak Boleh Semena-Mena

15.31 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

BUPATI Landak DR. Adrianus AS menilai kepopuleran Raden Ajeng Kartini wajib ditiru dan diamalkan, dimana wanita Indonesia telah memperoleh hak-hak sebagai wanita, sesusi dengan hak kaum laki-laki sebagai umat Tuhan yang tidak membeda-bedakan. Kartini pada jamannya berani menyuarakan ide, yang berjuang terhadap ketidak adilan didalam perempuan. “Namun sebagai wanita tidak boleh semena-mena, waita memperoleh kebebasan diri, tetapi tidak boleh meninggalkan sifat-sifat kodrat sebagai wanta. Apalagi sebagai wanita yang dibesarkan dalam tata cara adat ketimuran dimana wanita adalah lambang keluwesan, kelembuatan, keindahan dan kesopanan,” katanya saat memberikan pidata pada acara peringatan hari Kartini ke 132 , Kamis (21/4/11), di Ngabang.
Balon Bupati Landak ini menambahkan dengan menyadari seluruh kaum perempuan Kabupaten Landak agar tidak bermalas-malasan dan siap menuntut ilmu sampai ke negeri orang. Jangan terhalang oleh usia, kapanpun dan siappun dapat terus meningkatkan ilmu dan keterampilan sehingga cita-cita Kartini dapat terwujud.
Dalam kesempatan berbahagia itu, hadir Penasehat Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Ny. Maria Bernadetha Adrianus, Bupati Landak DR. Adrianus AS, Wakil Ketua DPRD Landak Markus Amid, Waka Polres Landak Kompol Nicodemus Acen, Kapten Paulus mewakili Dandim Mempawah, Ketua GOW Landak Ny. Emeliana Sukiman, serta undangan lainnya. Dalam rangka memperingati hari Kartini, GOW Kabupate Landak sehari melakukan perlombaan pakaian kebaya ala Kartini. Sementara itu Ketua GOL Landak Ny. Emiliana Sukiman mengingatkan Kartini telah menjadi inspirasi kaum perempuan Indonesia. Menurutnya, momentum hari Kartini, harus dihargai terutama kaum perempuan sendiri, dengan berkontribusi dalam setiap lini pembangunan Landak.
"Ini harus jadi momentum, wanita sudah berperan sejak dalam perang kemerdekaan dan revolusi. Saat ini perempuan adalah aset pembangunan," ujar Emiliana Sukiman.
Ia berharap, niat tersebut tak menjadi slogan semata, namun memberikan sumbangsih pikiran, tenaga, maupun materi, untuk mengangkat Kabupaten Landak.
"Wanita di Landak harus jadi subjek pembangunan. Secara nyata berbuat, dengan memberikan kemampuan yang utuh," tukas Emiliana.
Dia mengatakan, kontribusi tersebut dilakukan perempuan sejak ditingkat rumah tangga, dengan usaha kecil, memberi pendidikan anak dan menjadi teladan bagi lingkungan. (wan)

Read more...

Pembangunan Ekonomi Landak Tunjukan Trend Positif

15.29 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG - Bupati Landak, Adrianus Asia Sidot mengatakan bahwa selama ini pembangunan perekonomian di Landak menunjukkan trend positif. Dikatakannya, indikator pembangunan ekonomi Landak selama 5 tahun terakhir menunjukan tren yang positif. PDRB tahun 2006 sebesar Rp. 1,32 triliun. Tahun 2007 naik menjadi Rp. 1,39 triliun, tahun 2008 naik menjadi Rp. 1,45 triliun, tahun 2009 naik menjadi Rp. 1,52 triliun, dan tahun 2010 menjadi Rp. 1,58 triliun.
Persentase pertumbuhan ekonomi Landak selama 5 tahun yakni pada tahun 2006 tumbuh sebesar 4,73 persen, pada tahun 2007 sebesar 5,13 persen, tahun 2008 sebesar 4,29 persen, pada tahun 2009 sebesar 4,67 persen dan pada tahun 2010 sebesar 8,59 persen.
Sedangkan pertumbuhan PDRB per kapita Kabupaten Landak selama 4 tahun adalah pada tahun 2006 sebesar 10,13 persen, pada tahun 2007 sebesar 9,49 persen, tahun 2008 sebesar 4,60 persen dan pada tahun 2009 sebesar 8,04 persen. Kemudian, tingkat inflasi selama 4 tahun masih dalam satu digit, tahun 2006 sebesar 5,34 persen, pada tahun 2007 sebesar 5,02 persen, tahun 2008 sebesar 9,01 persen dan pada tahun 2009 sebesar 5,19 persen.
Mengenai perkembangan pendapatan secara nominal baik anggaran maupun realisasi menunjukan trend yang meningkat. Disampaikan pada tahun 2006 anggaran pendapatan sebesar Rp. 361miliar. Sedang pada tahun 2010 naik menjadi Rp. 575,3 miliar atau 59,38 persen.
Sementara mengenai realisasi anggaran pada tahun 2006 sebesar Rp. 372,4 miliar, dan tahun 2010 realisasi menjadi Rp. 569,4 miliar atau naik sebesar 52,90 persen. (wan)

Read more...

Keruk APBD Lebih dari Rp. 9 M

05.59 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
* Warga Tolak Akian Jadi Kontraktor
NGABANG – Wakil Ketua DPRD Landak, Markus Amid saat ditemui wartawan Selasa (19/4) mengatakan bahwa pengerjaan kembali jembatan Serimbu Kecamatan Air Besar saat ini menggunakan APBD Kabupaten Landak sedikitnya Rp. 9 miliar.
Anggaran daerah sebanyak itu untuk pengerjaan rangka dan 1 pondasi jembatan yang belum terbangun. Rinciannya Rp. 7 miliar untuk membuat rangkanya dan Rp. 2 miliar lebih untuk 1 lagi pondasi jembatan.
Dikatakannya, bahwa saat ini pengerjaannya sudah kembali dimulai dan diharapkan bisa selesai sesuai dengan planning waktu yang telah direncanakan. Jangan sampai pengerjaannya kembali molor.
“Bangun rangkanya Rp 7 miliar, pondasi yang satu lagi Rp. 2 miliar lebih. Dan sekarang sedang dikerjakan, kita berharap segera bisa selesai,” katanya.
Sementara itu, tokoh masyarakat serimbu, Ya’ Habizan saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa jembatan tersebut sebenarnya dibangun tahun 2009 dengan menggunakan dana sekitar Rp 12 miliar.Dikatakan oleh pak Cornelis dulu tahun 2010 sudah selesai, sampai sekarang belum selesai.
“Sekarang baru dilanjutkan lagi tahun 2011 dan hampir rampung. Masyarakat sendiri sangat antusias mengawasi pengerjaan jembatan tersebut, hampir setiap sore masyarakat melihat perkembangan pembangunan jembatan masa depan kecamatan air besar tersebut,” ungkapnya kepada awak koran ini.
Dikatakannya, bahwa informasinya, pengerjaan jembatan serimbu tersebut selesai pada 13 Nopember 2011 dengan waktu kerja 375 hari dengan menggunakan dana sebesar Rp 9,3 miliar. Tetapi disayangkan sumber dana pengerjaannya tidak jelas jika dilihat di plangnya. Hanya bisa dilihat bahwa kontraktornya adalah PT. Astria Nurlandra Semesta dan konsultannya PT. Citra Dimarta Khatulistiwa. (sgg)

Read more...

BPKP Tinjau Paket PNPM P2KP Desa Hilir Tengah

05.58 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG – Tiga anggota BPKP melakukan monitoring langsung kegiatan proyek Paket Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan Program Penggulan Kemiskinan di Perkotaan
(PNPM P2KP) Desa Hilir Tengah di Gang Melandak, Selasa (19/04/11). Monitoring kegiatan proyek pembanguna jalan rabat beton sepanjang lebih kurang 300 meter, dengan lebar 3 meter dan ketinggian 30 cm itu disaksikan juga dari perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalbar Nurdin. Kemudian sejumlah pejabat desa, yaitu Kepala Desa Hilir Tengah Nuraini, Sekdes Alpian Murad, Ketua RT 01 Puryanto, Eriatun (Kaur Umum) dan Noliadi. Tidak ketinggalan pengurus PNPM P2KP Kabupaten Landak dan PNPM P2KP Kecamatan Ngabang, serta ditambah 1 orang perwakilan Dinas PU dan Perumahan Kabupaten Landak, ditambah perwakilan Komite Manajemen Wilayah (KMW).
Kepada wartawan perwakilan BPKP Kalbar Siswo Raharjo mengharapan selain pengawasan dari BPKP untuk memantau kegiatan program PNPM P2KP, diharapan pengawasan dari masyarakat setempat. “Kita ini hanya sample saja dari beberpa kegiatan, kalaupun ada kekurangan harus disetor ke kas BKM, dan kita berharap kedepan BMK itu berdaya,” kata Siswo. Disinggung dana shering dari kabupaten? Siswo menegaskan justru dana shering dari kabupaten sudah keluar. Kebalikan sekarang, malah dana dari APBN belum tahun 2010 belum keluar. “Nanti kita laporkan supaya dana pusat cepat turun.
Sementara itu Kades Hilir Tengah Nuraini melalui Sekdes Hilir Tengah Alpian Murad, bersyukur dan terima kasih atas kujungan dari pihak BPKP turun langsung meninjau pelaksanaan kegiatan rabat beton jalan dalam Gang Melandak. “Kita berharap kedepan untuk desa kami ada perhatian lebih dari PNPM P2KP supaya pembangunan di desa kami bisa dilaksanakan,” harap pengusaha jasa percetakan ini. (wan)

Read more...

Landak Siaga Ulat Bulu

05.54 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Landak, Pa’du palimbong saat ditemui Selasa (19/4) mengatakan bahwa sejauh ini dikabupaten landak belum ditemui adanya hama ulat bulu. Namun, hama ini sudah harus diwaspadai jangan sampai ada penyebaran dari daerah lain, seperti Sintang misalnya ke kabupaten Landak.
“Ini harus kita waspadai, karena itu langkah pertama yang akan kita lakukan adalah memberikan informasi kepada masyarakat untuk mengetahui dan mengenal, serta mencegah dan menanggulanginya,” ujarnya kepada Pontianak Post.
Hama ini, tidak mustahil bisa menyebar kemana saja, termasuk di Landak. Bisa lewat transportasi dan sebagainya. Hal-hal kecil untuk penyebaran yang tidak pernah diperkirakan bisa saja malah menjadi alat penyebarannya.
Dinas pertanian sendiri akan melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi persoalan ini, diantaranya memberikan informasi terlebih dahulu kepada masyarakat, pengenalan, dan mengamati dilapangan. Kemudian dispertan akn menugaskan petugas pengamat hama yang ada dikabupaten landak.
“Di setiap kecamatan untuk melakukan pengamatan secara intensif. Ketika menghadapi populasi ulat bulu, walaupun masih dalam jumlah sedikit, harus segera dilaporkan dan akan diambil tindakan penanganannya,” terangnya.
Pihaknya juga akan melakukan penangannya dengan cara jangka panjang, yakni dengan memelihara ekosistemnya. Supaya rantai makanannya bisa sinergis dan tidak terganggu. Jadi populasi saling menekan.
“Saya kira harus tetap waspada terhadap penyebaran hama ini. Jangan sampai kemudian menyerang dan masuk dikabupaten Landak,” harapnya. (sgg)

Read more...

Jalan dalam Gang Melandak ditinjau BPKP bersama pengurus Desa Hilir Tengah Kecamatan Ngabang, didampinggi pengurus PNPM P2KP Kabpaten Landak serta KM

05.43 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG – Tiga anggota BPKP melakukan monitoring langsung kegiatan proyek Paket Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan Program Penggulan Kemiskinan di Perkotaan
(PNPM P2KP) Desa Hilir Tengah di Gang Melandak, Selasa (19/04/11). Monitoring kegiatan proyek pembanguna jalan rabat beton sepanjang lebih kurang 300 meter, dengan lebar 3 meter dan ketinggian 30 cm itu disaksikan juga dari perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalbar Nurdin. Kemudian sejumlah pejabat desa, yaitu Kepala Desa Hilir Tengah Nuraini, Sekdes Alpian Murad, Ketua RT 01 Puryanto, Eriatun (Kaur Umum) dan Noliadi. Tidak ketinggalan pengurus PNPM P2KP Kabupaten Landak dan PNPM P2KP Kecamatan Ngabang, serta ditambah 1 orang perwakilan Dinas PU dan Perumahan Kabupaten Landak, ditambah perwakilan Komite Manajemen Wilayah (KMW).
Kepada wartawan perwakilan BPKP Kalbar Siswo Raharjo mengharapan selain pengawasan dari BPKP untuk memantau kegiatan program PNPM P2KP, diharapan pengawasan dari masyarakat setempat. “Kita ini hanya sample saja dari beberpa kegiatan, kalaupun ada kekurangan harus disetor ke kas BKM, dan kita berharap kedepan BMK itu berdaya,” kata Siswo. Disinggung dana shering dari kabupaten? Siswo menegaskan justru dana shering dari kabupaten sudah keluar. Kebalikan sekarang, malah dana dari APBN belum tahun 2010 belum keluar. “Nanti kita laporkan supaya dana pusat cepat turun.
Sementara itu Kades Hilir Tengah Nuraini melalui Sekdes Hilir Tengah Alpian Murad, bersyukur dan terima kasih atas kujungan dari pihak BPKP turun langsung meninjau pelaksanaan kegiatan rabat beton jalan dalam Gang Melandak. “Kita berharap kedepan untuk desa kami ada perhatian lebih dari PNPM P2KP supaya pembangunan di desa kami bisa dilaksanakan,” harap pengusaha jasa percetakan ini. (wan)

Read more...

Darit Setoran Penyumbang Paling Besar

05.43 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
MANAJER PLN Ranting Ngabang Urbanus mengatakan PLN Ngabang ada jurus baru dalam hal pembayaran rekening sistim PPOB (Paymant Point Online Bank). Ini artinya semua setoran pelanggan langsung ke Bank Mandiri Cabang Ngabang, melalui loket PLN Ranting. “Jika pelanggan yang nunggak 1 kali transaksi pembayaran 4 bulan, ternyata mendapat respon positif dari masyarakat sebagai pelanggan PLN ranting Ngabang Kabupaten Landak.
Urbanus menjaskan pada bulan Februari lalu tunggakan rekening mencapi angka Rp. 2,9 miliar, selang waktu satu bulan kemudian pada akhir Maret tunggakan rekening hanya Rp. 2.856.949.880,-.
Berdasarkan data setoran dari daerah kerja antara lain: Ngabang Rp.583.730.675, Darit Rp.909.046.180, Senakin Rp.477.896.150, Pahauman Rp.782.906.070 dan Serimbu.Rp.103.370.805.
Ia menambahkan dilihat dari angka diatas berarti turun lebih dari seratus rupiah kalu saja kesadaran masyarakat membayar tunggakan rekeningnya seperti ini setiap bulannya sangat diharapkan tahun depan PLN Ranting Ngabang tidak ada lagi pelanggan yang nunggak. (wan)

Read more...

SMPN 3 Gelar Tray Out 5 Kali

05.41 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
KEPALA SMPN 3 Ngabang Jongki menyatakan sekolahnya siap menyelanggarakan Ujian Nasional (UN) yang jatuh pada tanggal 25-28 April 2011 mendatang. Kesiapan itu dilakukan sejak bulan September hingga bulan Oktober 2010, diberikan jam tambahan untuk siswa kelas IX.
Selain itu, Manager Tinju Kabupaten Landak ini menjelaskan sekolahnya juga telah melakukan tray out sebanyak 4 kali dari sekolah, ditambah 1 kali dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), yaitu tray out pertama tanggal 7-10 Februari 2011, tary out kedua tanggal 29 Februari-3 Maret 2011, tray out ketiga tanggal 21-24 Maret 2011 (MKKS), tray out keempat tanggal 28-31 Maret 2011, dan tray out kelima tanggal 11-14 April 2011. “Dari hasil tray out ini kita bisa melihat ada peningkatan dan mudah-mudahan saat UN nanti nilai anak-anak kami baik,” harap Jongki.
Jongki juga menambahkan dalam memantau hasil tray out ini pihaknya melakukan analisis soal oleh guru mata pelajaran masing-masing. “Dari hasil tray out ini kita pasti mengetahuinya, dari mata pelajaran yang tidak tuntas itu kita lakukan analisis bersama oleh guru dan siswa. Tujuannya untuk mempertajam daya ingat siswa,” kata Jongki. (wan)

Read more...

Perusahaan Disinyalir Tak Jalani Perda Perkebunan

14.28 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

*Lawyer Lakukan Class Action ke Perusahaan
NGABANG-Disinyalir beberapa perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan di Kabupaten Landak belum semuanya melaksanakan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur soal pola kemitraan. Pada Perda tersebut disebutkan bahwa pola kemitraan yang diatur yakni 70 persen untuk perusahaan dan 30 persen untuk masyarakat. “Perda tersebutkan tentu mengacu kepada Undang-undang perkebunan. Perda itupun sudah jelas bahwa perusahaan yang masuk di Landak ini harus membagi kebun plasma dengan kebun inti. Artinya 30 persen plasma yang merupakan milik masyarakat dan 70 persen inti yang merupakan milik perusahaan,” ujar perwakilan masyarakat, Irenius Kadem, Senin (18/4) di Ngabang.
Menurut pengacara senior di Kalbar ini, investasi yang masuk ke Landak tentu bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Tapi meskipun demikian banyak perusahaan perkebunan di Landak ini yang belum menjalankan Perda tersebut. “Oleh karena itu kita akan mengkoordinir para lawyer untuk melakukan class action dengan perusahaan-perusahaan supaya bisa melaksanakan Perda perkebunan tersebut. Sebab banyak persoalan-persoalan yang terjadi selama ini perusahaan seolah-olah hanya memiliki asset dirinya saja yakni kebun inti. Sementara masyarakat merasa tidak memiliki kebun. Padahal masyarakat sudah menyerahkan lahannya kepada perusahaan untuk digarap dengan ganti rugi yang sealakadarnya,” ungkap tim advokasi dan bantuan hukum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar ini.
Ia melihat hampir 60 persen perusahaan perkebunan di Landak ini belum menjalankan Perda tersebut. Seperti di PT. ANI yang berinvestasi di Kecamatan Sengah Temila dan PT. MAK yang berinvestasi di Kecamatan Mandor. Kedua perusahaan ini belum menjalankan Perda perkebunan tersebut. “Oleh karena itu dengan dasar tersebut kita meminta kepada Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Landak yang bertindak sebagai pengawas teknis untuk mengawasi pelaksanaan implementasi dari Perda perkebunan tersebut,” pinta salah satu penasihat hukum Pemkab Landak ini. (wan)






Read more...

UN Pertama Landak Berjalan Lancar

14.26 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

*Pelajar SMA Maniamas Terpaksa Mengisi Soal di Ruang UKS
NGABANG-Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari pertama bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Landak khususnya di Kota Ngabang berlangsung lancar dan tertib. Pantauan dibeberapa sekolah yang ada di Kota Ngabang, tidak ada permasalahan yang terjadi pada UN hari pertama tersebut. Hal inipun dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan Landak, Aspansius yang ditemui Senin (18/4) ketika memantau pelaksanaan UN di SMK Negeri 1 Ngabang. “UN dihari pertama ini saya lihat sangat lancar dan tertib. Kitapun tetap berpedoman kepada aturan-aturan yang mengacu kepada prosedur operasional standar untuk pelaksanaan UN tahun 2011 ini,” jelas Aspan.
Ia mencontohkan prosedur operasional standar tersebut seperti dari segi peserta UN, denah kelas dan pengawas yang dilakukan secara sistim silang. Demikian juga mengenai aturan-aturan paket soal sudah baik dan tidak ada masalah atau kendala. “Nah, sesuai dengan pantauan kita di SMKN 1 Ngabang ini, jumlah peserta UN sebanyak 53 siswa. Tetapi didalam pelaksanaan UN hari pertama ini, siswa yang mengikuti UN sebanyak 51 siswa. Sedangkan dua siswa lainnya tidak ikut UN karena meninggal dunia dan satu orang lagi hamil,” jelasnya.
Namun demikian Aspan mengakui ia tidak tahu secara persis bagaimana pelaksanaan UN hari pertama di SMA, MA dan SMK yang ada di Landak. Sebab kemarin pagi ia baru memantau pelaksanaan UN di SMKN 1 Ngabang. “Tapi saya yakin pelaksanaan UN dihari pertama sampai terakhir nanti berjalan lancar dan tertib. Demikian juga dengan pendistribusian soal UN ke sekolah penyelenggara berjalan dengan lancar dan tertib. Apalagi pendistribusian soal UN ini dikawal ketat oleh pihak kepolisian,” katanya.
Disinggung beredarnya kunci jawaban UN baik melalui SMS maupun internet, ia mengatakan modus seperti itu memang sering terjadi menjelang pelaksanaan UN. Namun pada kenyataannya tidak ada. “Kita sudah memberikan sosialisasi hal tersebut kepada peserta UN melalui Kepsek masing-masing. Kalau ada mendapatkan kunci jawaban UN melalui SMS atau internet janganlah dipercaya. Hal ini mungkin saja ada sebuah gerakan yang ingin melakukan sabotase pelaksanaan UN,” ujar Aspan mengira-ngira. Ia menambahkan, kunci jawaban UN ini bersifat rahasia dan tidak ada pihak yang tahu.
Disinggung lagi kekhawatiran beberapa Kepsek mengenai soal UN yang memakai sistim 5 paket, ia mengatakan kekhawatiran para Kepsek itu bersifat fleksibel atau tidak baku. “Jadi ini tugasnya daripada pengawas UN untuk membagikan paket-paket soal tersebut, asalkan paket soal itu dicantumkan pada Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN), saya rasa itu tidak ada masalah. Makanya pengawas itu selalu mengingatkan kepada peserta UN supaya tidak lupa mencantumkan nomor paket soal di LJUN,” jelasnya, seraya menghimbau kepada para semua Kepsek penyelenggara UN supaya setiap hari melakukan brifing kepada pengawas UN sebelum UN dimulai. “Jadi jangan Kepsek ini tidak tanggap dengan situasi pelaksanaan UN pada saat itu. Sayapun mengingatkan kepada peserta UN untuk berhati-hati mencantumkan identitasnya dan nomor paket soal pada LJUN,” ucapnya.
Sementara itu pantuan koran ini di SMA Manimas salah seorang pelajar SMA Maniamas Gresensiana Biata jurusan IPS sekitar pukul 11.45 wib, harus rela mengisi lembaran jawaban mata pelajaran Sosiologi di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Mengingat saat mengisi soal Ujian Nasioan jam kedua ini, mendadak kesehatan pelajar ini tiba-tiba pucat dan badanya lemah. Untunglah saat ditanya dewan guru ia masih bisa mengisi soal-soal tersebut. Informasi yang dihimpun, Gresensiana Biata sakit akibat gara-gara ia ke sekolah tidak sarapan pagi, tidak heran saat mengsi lembaran jawab yang diberikan pengawas ia harus dibawa ke UKS untuk istrahat dan mengerjakan soal-soal.
Kepada wartawan Kepala SMA Manimas Urbanus menyatakan hal-hal kecil tdidak sarapan biasanya dianggap sepele pelajar. Padahal hal kecil ini yang bisa menyebabkan seseorang bisa sakit. “Kita minta kepada siswa urusan sarapan harus dilakukan dirumah masing-masing demi kelancaran siswa bisa mengikuti UN,” harap Urbanus.
juga menambahkan khusus untuk SMA Manimas Ngabang, jumlah siswa yang terdafatr mengikuti UN ada 156 pelajar, dan yang mengikuti UN Senin (18/04/11), 154 pelajar, dimana ada 2 orang pelajar putri tidak mengikut UN, dengan alasan ingin berumah tangga. “Untuk program IPA ada 30 pelajar dan program IPS 126 pelajar yang mengikuti UN,” kata Urbanus. (wan)

Read more...

Berikan Pelayanan Terbaik

14.24 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
BUPATI Landak Dr. Adrianus Asia Sidot menegaskan agar PNS dilingkungannya dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Karena hidup dan berkembang di daerah ini terutama masalah disiplin adalah ciri khas kehidupan PNS.
“Jadi PN harus memiliki tugas dan tanggungjawab baik pokok dan fungsi masing-masing sesuai dengan bidang. Bagi yang mengemban tugas kepala SKPD harus bertanggungjawab penuh terhadap kinerja yang mareka pimpin,” katanya saat pidato upacara Hari Kesadaran Nasional PNS, Senin (18/4).
Kepala SKPD tidak bisa lari dari tanggungjawab tersebut, baik pengelolaan keuangan, administrasi dan lain sebagainya. Maka setiap saat akan dituntut mengembang tugas sebagai kepala SKPD, mulai dari Sekda, Asisten, kepala dinas, kepala kantor, inspektur dan sampai kepada eselon IV.
“Mereka yang memegang jabatan tentulah dinilai memiliki kelebihan, paling tidak kemampuan untuk melaksanakan tugas dengan baik dan mempunyai tanggungjawab apapun dan diminta bersunguh-sungguh melaksanakan tugas pokok dan fungsinya di unit kerja masing-masing,” tegas Bupati.
Bupati menegaskan, dirinya tidak mau mendengar ada unit kerja yang kosong pegawainya tidak masuk kerja dan ada yang berkeliarlan kesana-sini menjadi pengusaha, menjadi peerkebunan dan lain sebagainya dengan melalaikan tugas pokoknya sebagai PNS. (wan/humas)




Read more...

115 Pelajar SMA 2 Ngabang Ikuti UN Pertama

14.22 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
UJIAN NASIONAL (UN) tingkat SMA/MA sederajat serentak dilakukan di Indonesia Senin (18/4/11). Tak terkecuali di Kabupaten Landak, seluruh SMA/MA mengikuti pelaksaan UN hari pertama dengan lancar. SMA Negeri 2 Ngabang masuk dalam subrayon I di SMAN 1 Ngabang, ikut melaksanakan kegiatan UN. Kepada sejumlah watawan Kepsek SMAN 2 Ngabang Mateus Asnol menyatakan jumlah anak didiknya yang mengikuti UN tahun ajaran 2010/2011 terdaftar sebanyak 118 orang, dan yang mengikuti UN 115 pelajar. “3 orang terdiri dari 2 pelajar perempuan dan 1 laki-laki sudah mengundurkan diri tidak mengikuti UN,” jelas Mateus Asnol, didampinggi Pengawas Widodo PS dan Sekretaris Dinas PU Landak Erik Yohanes.
Pelaksanaan UN juga dilakukan SMA Makedunia, sebanyak 37 pelajar mengikuti UN dengan lancar. Kepsek SMA Makendoni Imanuel Wungkar menyatakan anak didiknya yang mengikuti UN dari program IPA sebanyak 22 pelajar dan program IPS 15 pelajar, kemudian laki-laki 17 orang dan perempuan sebanyak 20 orang. “Kita bersykur anak didik kami masuk dan bisa mengerjakan soal-soal UN,” kata Makendoni Imanuel Wungkar, kala itu didampinggi pengawas perwakilan Diknas Landak Hendrika dan pengawas propinsi dari Poltek Sutriyanta. (wan)

Read more...

Bupati Waring Pihak Investor Yang Tidak Serius

22.11 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

*Dari 54 Perusahaan Kebanyakan Nilai D Dan C
NGABANG- Bupati Landak DR. Adrianus AS mewaring kepada seluruh investor di Kabupaten Landak, khususnya dibidang pertambangan. Ancaman bupati kali ini tidak main-main, jika 54 investor yang katanya ingin membangun Kabupaten Landak, tidak serus dalam usahanya, akan segera dicabut ijin usahnya.
“Perlu saya tegaskan kali ini, ingin melihat sejauh mana keseriusan investor pertambangan di Kabupaten Landak, serius atau tidak. Kali ini kita akan melakukan evaluasi masih banyak kewajiban mereka yang tidak mereka lakukan,” kata bupati, kepada sejumlah wartawan disela-sela pertemuan investor pertambangan di Pendopo Bupati Landak, Jumat (15/04/11), kemarin di Ngabang. Pertemuan inipun dihadiri juga Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Landak, Andi Ali dan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Landak, Alexsius Asnanda.
Malah, kata Calon Bupati Landak dari PDI Perjungan Kabupaten Landak ini, ada diantara investor tidak ada aktifitas sama sekali, apalagi mau setor ke negara atau membuat laporan. Banyak nilai investor masuk di daerah kita nilainya banyak C dan D. “Bagi investor yang mau lanjut dan benar-benar ingin berusaha di daerah kami, silakan dan komitmen serta wajib menyetor ke negara dipenuhi. Bagi mereka yang tidak lanjut silakan kembalikan ijin usaha,” kata mantan Wakil Bupati Landak ini.
Disingung berapa jumlah perusahaan yang bergerak dibidang pertambagan? Mantan alumni S3 Universitas Padjajaran Bandung Jawa Barat ini menyatakan ada sekitar 54 perusahaan, diantaranya ada perusahaan bergerak di tambang emas, bauksit, intan dan galena, dan sebagainya.
Kembali ayah tiga anak ini menjelaskan, hak dan kewajiban masuk di Kabupaten Landak. Dimana hak mereka bisa investasi atau melakukan aktifitas pertambangan sesusi dengan ijin yang diberikan. Kewajiban mereka harus menyetor penerimaan negara bukan pajak ke kas negara langsung. “Jika sudah ada mereka melaporkan ke kita, apakah laporan triwulan, tahunan dan kalau ada mereka mengunakan tenaga asing harus melaporkan juga ke pada Pemda, dan tentu saja kewajiban mereka melakukan pertambangan baik dan benar,” katanya.
Balon bupati pasangan Adrianus-Heradi (Asri) ini menambahkan dari sekian banyak investor ada 6 perusahaan yang mangajukan ijin produksi, yaitu PT. Aneka Tabang, PT. Borneo Edo’, PT. Gunung Kendaik, PT. Metko. “Dari evaluasi kita kontribunsi yang masuk ke daerah kita baru 31 % pada tahun 2010. Nah, sekarang ini belum sampai 10 %. Rata-rata disetor itu diatas 1 miliar ke negara. Tahun 2010 yang disetor 1,1 miliar dan tahun 2011 kita targetkan 1, 6 miliar,” tambahnya. (wan)

Read more...

Maling Obrak Abrik Rumah Mantan Wabup Landak

22.09 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG-Rumah pribadi mantan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Landak periode pertama, Nicodemus Nehen, Kamis (14/4) sekitar pukul 18.30 diobrak abrik oleh maling. Maling tersebut masuk dengan cara membengkas pintu samping dan membengkas pintu salah satu kamar. Maling langsung mengobrak abrik lemari dan laci yang ada dikamar tersebut. Namun sampai berita ini diturunkan, belum diketahui apa-apa saja harta benda yang hilang.
Kapolres Landak AKBP Firman Nainggolan melalui Kasat Reskrim Andi Yul Lapawesean mengakui menerima laporan usaha pencurian tersebut melalui keponakan Ny. Rupina yang merupakan istri Nehen yakni Nata Desawati, 22. “Nata langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Landak. Menurut pengakuannya, ia baru mengetahui kalau rumah Nehen dibengkas maling setelah ditelepon Ny. Rupina. Setelah itu ia langsung membuat laporan ke Polres,” ujar Andi, Jumat (15/4) di kantornya.
Menerima laporan tersebut, anggota Polres Landakpun langsung meluncur ke tempat kejadian di jalan Pangeran Afandi Rani Desa Hilir Kantor Kecamatan Ngabang untuk melakukan olah TKP. “Kitapun sudah memeriksa saksi Krisna yang merupakan tetangga Nehen. Saksi melihat sebuah mobil jenis Kijang Innova warna hitam berhenti didepan rumah Nehen sekitar pukul 15.00. Saksipun sempat melihat dua orang turun dari mobil tersebut dan langsung menuju ke pintu samping. Waktu itu saksi tidak mencurigai kedua orang tersebut. Sebab rumah Nehen ini memang sering didatangi masyarakat,” jelasnya.
Menurut keterangan pelapor, waktu kejadian, dirumah tersebut memang tidak ada orang. Di rumah tersebut memang tinggal 3 orang siswa SMP yakni Gugun, Bobi dan Ramek. “Mereka tidur dilantai 2. Saat kejadian, ketiga siswa SMP ini tidak ada di rumah,” ucapnya.
Meskipun belum diketahui apa-apa saja harta benda yang hilang, polisi terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian di rumah anggota DPRD Kalbar itu. Polisipun sudah mengambil beberapa sidik jari disekitar TKP. (wan)

Read more...

Ajang Perpisahan Ka Rutan

22.08 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

* Peringatan Hari Pemasyarakatan Nasional
NGABANG - Dalam rangka peringatan Hari Pemasyarakatan Nasional tahun 2011 yang jatuh pada 27 April 2011 mendatang, Rutan Landak, Jumat (15/4) menggelar berbagai acara olah raga, dan keterampilan lainnya untuk memeriahkan acara tersebut.
Acara diawali dengan upacara sederhana yang digelar dilapangan voli rutan Landak sekitar pukul 08.00 wib. Dalam sambutannya, Ka Rutan kelas IIB Landak, Yusran Saad, MH mengatakan acara yang digelar seluruh Indonesia tersebut sebagai sarana silaturahmi dan saling menguatkan rasa kekeluargaan antara petugas dengan penghuni.
“Kami buat semeriah mungkin untuk lebih mengakrabkan diri antara penghuni dan petugas. Mereka yang juara juga disediakan hadiah,” kata Yusran yang dalam waktu dekat akan berpindah tugas ke Propinsi Jambi tersebut.
Disinggung soal SK Menhum dan HAM soal mutasi pimpinan rutan, lapas, se-Indonesia, ia menjelaskan tinggal menunggu waktu saja. Jika ada panggilan, maka berakhir sudah kebersamaan tugas di rutan kelas IIB Landak.
“SK Menhum dan HAM tertanggal 8 April 2011 sudah ada di saya, beberapa hari lalu dari Jambi juga sudah menghubungi. Jika diminta, harus berangkat,” kata Yusran yang telah bertugas kurang lebih 10 bulan di rutan Landak. (sgg)

Read more...

PPK Ngabang Laksanakan Pemutahiran Data Pemilih

22.00 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG - Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) di setiap PPS di Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak Kalbar, sudah melaksanakan tugasnya dengan baik dan lancar. Petugas PPDP ini melaksanakan tugasnya dengan menjabangi setiap rumah penduduk guna mencocokan nama Daftar Pemilih yang telah terdaftar, mendata pemilih berdasarkan TPS, dan akan melakukan perbaikan bila ternyata di dalam rumah tangga masih ada yang belum terdaftar sebagai pemilih. Mereka yang belum terdaftar akan dimasukan dalam daftar pemilih tambahan. Diharapkan untuk Pemilukada Bupati tahun 2011 ini tidak ada lagi wajib memilih yang tidak terdaftar sebagai pemilih sehingga dapat menentukan hak pilihnya dan dapat memenuhi tanggung jawabnya sebagai warga negara Indonesia. Demikian ketua PPK Kecamatan Ngabang, Jongki, S.Pd, mengurai keterangan kepada harian ini, Kamis, (14/4), kemarin disela kesibukannya di kota Ngabang.
Menurutnya data pemilih yang telah disampaikan Petugas Pemutahiran Data Pemilih dari setiap PPS kepada PPK tidak ada yang ditahan, semua diserahkan kepada KPU. Itu maksudnya agar secepatnya dilakukan perbaikan oleh KPU Kabupaten Landak. Hingga saat ini jumlah PPS di Kecamatan Ngabang masih berjumlah 19 PPS, satu Desa satu PPS. Hanya yang mengalami penambahan adalah jumlah TPS dari sebelumnya 150 TPS menjadi 159 TPS. Ada 9 TPS baru yang masing-masing terdapat di Desa Amboyo Inti 1 TPS, Desa Amboyo Selatan 3 TPS, Desa Pak Mayam 1 TPS, Desa Rasan 1 TPS, Desa Munggu 1 TPS, Desa Hilir kantor 1 TPS dan Desa Ambarang 1 TPS.
Jongki menjelaskan alasan penambahan TPS ini adalah berdasarkan dari pertimbangan yang pertama TPS yang ada sangat sulit dijangkau oleh penduduk setempat disebabkan biografi serta sulitnya transportasi, yang kedua adalah pertambahan populasi penduduk seperti yang terdapat didalam kota Ngabang yaitu Desa Hilir Kantor. Secara umum,, PPK Kecamatan Ngabang sudah melaksanakan pemutahiran data pemilih dan sudah juga memberikan kesempatan dan waktu kepada masyarakat untuk melakukan koreksi sejak bulan Maret sampai 12 April 2011. “ Hingga berita ini diturunkan data pemilih sementara untuk Kecamatan Ngabang diluar TPS Amang dan Penyahu Dangku yang belum menyampaikan daftar pemutahiran data pemilihnya, adalah 43.306 daftar pemilih,” terang Jongki. (wan)

Read more...

SMP 2 Ngabang Gelar Doa Bersama

22.00 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

SETIAP tahun menjelang Ujia Nasional (UN) Keluarga Besar SMP Negeri 2 Ngabang menggelar Doa bersama bertujuan agar siswa-siswi dapat mengikutiujian Nasional tanpahambatan.
Demikian ditegaskan kepala SMP 2 Ngabang Mariyai,S.Pd dihadapan para siswa SMP 2 Ngabang Jumat (15/4)sebelum memulaiDoa bersama.
Dengan zikir berdoa’ adalah saat “hening” kita konsentrasi sedang berkomonikasi dengan Allah atau tuan sebagai sang pencipta kita bersujud dan menyembah memohon ampunan atas segala dosa-dosa yang telah kita perbuat terhadap orang tua kita, kepada guru maupun sesama teman baik yang disengaja maupun tidak agar hubungan selalu harmonis.
“Dalam gelar doa bersama ini kami selaku kepala sekolah bersama seluruh dewan guru dan stap TU beserta seluruh siswa-siswi kelas tujuhdan kelas delapan ikut dalam doa bersama mengantar sejumlah 262 siswa kelas IX yang akan mengikuti UN yang akan dilaksanakan tanggal 25-28 April ini.kita tinggal menghitung jam karena hanya beberapa jam lagi tugas berat ini akan ditempuh oleh siswa kelas IX,” katanya.
Dalam suasana doa bersama ini siswa-siswi kelas IX yang pernah dipanggil kepala sekolah bahkan ada yang dihukum dalam suasana ini karena siswa sudah minta maaf dan hari ini maupun sebelumnya semuanya telah Ibu maafkan dengan ini tidak ada beban yang harus dipikirkan,seraya berpesan dengan sisa waktu yang sedikit ini kosentrasilah dan manfaatkan waktunya untuk belajar kami seluruh dewan guru mendoakan agar semua siswa bisa mengikuti ujian nasional dengan tidak ada hambatan dan mudah-mudahan siswa kelasIX yang mengikuti UN tahun ini lulus semua.Gelar doa bersama dilakukan ditempat yang sama dengan ruang terpisah yang beragama Islam menggunakan ruangan Laboratorium IPA yang di koordinir oleh guru Agama Ibu Nursiah S.Ag, didampingi Ibu Hatah,S.Pd dan Muraini,S.Pd yang beragama Katolik dipimpin oleh Ibu Yohana,S.Ag, di ruang pertemuan SP 2 Ngabang ikut serta juga guru-guru beragama Katolik; Sedangka yang beragama Kristen diruang kelas I D-IX E di pimpin oleh Ibu Laostina,S.PAK, didampingi guru-guru yang beragama Kristen khotbah oleh Ev.Onolin,SMG. (wan)

Read more...

Muda – Pian Terganjal Persyaratan Admistrasi

12.59 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses






3 Pasangan Balon Ikut Pemilukada Landak
NGABANG- Dari 5 balon yang mendaftar di KPUD Landak, hanya 2 pasang balon yang tidak melakukan pemerksaan kesehatan, pertama pasangan perorangan Suprianus-Suherman dan H. Muda Antartikawan-Siyus. Sementara 3 pasangan lainnya pasang Syahdan- Bruno, Adrianus-Heriadi dan Suprianto- Sujarni.
Sejak empat hari lalu sudah melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Sudarso dan RKS Alianyang. Dengan demikian sudah bisa dipastikan ada 3 pasangan balon bupati dan wakil bupati ikut dalam Pemilukada Landak pada tanggal 9 Juni 2011.

Ketua KPUD Landak Sudianto mengatakan pasangan calon bupati dan wakil bupati Landak diikuti tiga pasang Syahdan- Bruno, Adrianus-Heriadi dan Suprianto- Sujarni. Sedangkan dua pasang Suprianus Pian – Sujerman dan Muda Antartikawan – Siyus tidak mengukuti tes karena dinyatakan tidak memenuhi persyaratan.
“Jadi dua pasang calon yaitu Suprianus-Suherman dan H. Muda Antartikawan-Siyus kita nyatakan tidak memenuhi persyaratan, maka tidak kita undang untuk tahap pemeriksaan kesehatan,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Landak Sudianto dihubungi di Ngabang, Kamis.
Dia mengatakan, kunci pertama adalah pada proses pencalonan dan masing-masing kandidat harus melengkapi persyaratan yang ada. Jika tidak dipenuhi maka tahap selanjutnya tidak bisa dilanjutkan seperti tes pemeriksaan kesehatan.
“Jadi diantara syarat yang tidak terpenuhi seperti pada pasangan Muda Antartikawan jumlah partai politik pengusung kurang tidak sampai 15 persen. Kemudian pasangan dari perseorangan Suprianus Pian – Suherman jumlah 5 persen dukungan tidak cukup,” tegas Sudianto.Proses pemeriksaan kesehatan baik jasmani dan rohani sudah berlangsung lancar di RSUD Soedarso Pontianak dan Rumah Sakit Khusus (RSK) Alianyang. KPU Landak berkerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam hal pemeriksaan kesehatan kepada pasangan bupati dan wakil bupati Landak dalam rangka Pilkada 2011.
“Kita masih menunggu hasil pemeriksaa kesehatan secara keseluruhan dari tim dokter yang melakukan pemeriksaan sebelum 24 April. Kita memang dalam pelaksanaan tahapan pemeriksaan kerjasama dengan IDI. Sedangkan berbicara apakah harus melibatkan tim dari independen karena dalam aturan tidak ada,” kata Sudianto.
Ditambahkan Bonifasius, anggota KPU yang membidangi pencalonan. Proses pemeriksaan kesehatan pasangan calon selama dua hari dari 12-13 April berlangsung lancar. Tiga pasangan hadir dan mengikuti tahapan pemeriksaan oleh tim dokter.
“Jadi kami KPU tinggal menunggu rekomendasi atau hasil pemeriksaan, karena sesuai jadwal pada 18-24 April adalah pengumuman pasangan calon yang menenuhi persyaratan,” tandsanya. (wan)

Read more...

*Dewan Sering Mangkir Sidang

12.59 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

Ketua BK: Jangan Lihat Dari Satu Sisi
NGABANG-Seringnya anggota DPRD Kabupaten Landak mangkir pada setiap sidang paripurna ditanggapi serius oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Landak, Sabirin. Ia mengatakan hal ini jangan selalu dilihat dari satu sisi. “Kemungkinan saja ketidakhadiran anggota DPRD dalam setiap sidang paripurna disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut seperti adanya kegiatan di daerah pemilihan (dapil) anggota DPRD bersangkutan atau kegiatan yang mungkin tidak menyangkut hal kedewanan,” ujar Sabirin D, Kamis (14/4) di kantornya.
Ia mengakui kalau setiap hari Senin dan Kamis memang merupakan hari wajib bagi anggota legislatif untuk masuk kantor. Namun kalau anggota DPRD bersangkutan berhalangan hadir pada hari Senin dan Kamis dengan alasan yang jelas, tentu hal inipun harus dipahami juga. “Tapi sejauh ini kami di BK memang sudah melakukan pengawasan terhadap para anggota legislatif tersebut. Hasilnya, sampai saat ini belum ada satupun anggota DPRD Landak yang sering tidak masuk kantor atau mengikuti sidang paripurna,” kata legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. Ia menambahkan, kalau ada anggota legislatif yang sering tidak masuk kantor atau mengikuti sidang paripurna, BK sendiri tentu akan mengambil langkah-langkah. “Kita akan tetap melakukan pembinaan dan peneguran terhadap anggota DPRD bersangkutan. Tapi kalau 6 kali berturut-turut anggota legislatif tidak masuk kantor, kita akan memberikan teguran melalui fraksi, komisi dan partainya sendiri,” jelas mantan polisi aktif ini.
Namun demikian ia tetap berharap kepada rekan-rekannya sesama anggota DPRD Landak supaya tetap rajin masuk kantor dan mengikuti sidang paripurna jika tidak ada halangan. “Inilah yang kita harapkan. Kalau tidak ada kegiatan diluar yang dianggap tidak perlu, sebaiknya anggota DPRD ini masuk kantor saja,” pintanya. (wan)

Read more...

Keraskan Jalan Sepanjang 15 Km

12.59 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
UNTUK memperlancar pengangkutan hasil panen pada salah satu blok di areal milik PT.Pratama Prosentindo (PP) Wilmar Group yang berlokasi di Desa Amang Kecamatan Ngabang dan beberapa daerah di kawasan ini, Suriadi Manejer PT.PP kepada Kapuas Post mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang mempersiapkan jalan berupa pengerasan pada jalan sepanjang 15 Km yang akan menuju di blok lahan yang akan di panen bulan mendatang.

" Ya, kalau kita persiapkan dari sekarang tentu saat penen nanti akan sangat terganggu di mana kendaraan yang mengangkut hasil panen ini,akan mengalami hambatan karena jalan licin, "ungkapnya.
Dikatakannya ketika di tanya mengenai hasil panen padabulan lalu sampai dengan bulan Maret? Ia menjelaskan, kendati masih merupakan baru panen, bulan Maret yang lalu sudah mampu mencapai 240 ton itupun karena harus dipilih karena masih banyak buah pasir.
Sedangkan untuk bulan depan beberapa blok yang sudah akan di panen dan perlu perlu persiapan jalan yang mendukung.
"Kesulitan yang kita alami adalah pada upaya untuk pengerasan jalan karena matrial seperti sertu ini tidak ada di daerah di kawasan perkebunan atau di daerah lainnya di kawasan perkebunan kalupun ada kita harus membeli di daerah luar yang jauh dan inilah yang menjadi kendala utama untuk mengeraskan jalan.
Namun demikian pihaknya akan terus berusaha demi kemajuan daerah dan kelancaran arus transportasi baik perusahaan maupun msyarakat sehingga kondisi inilah yang akan dapat mewujudkanselain kelancaran yang otomati akan menunjang peningkatan ekonomi dan perkembangan daerah. (wan)

Read more...

Kayu Belian Pengganjal Jembatan Banyak Yang Rapuh

12.53 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

MASYARAKAT yang hendak mengunakan sarana jalan di jembatan lama Ngabang. Harus berhati-hati pasalnya jalan jembatan peninggalan jaman Belanda tersebut, banyak diantara kayu belian sebagai penganjal agar bagian jembatan tidak bergesar sudah pada lapuk, bahkan ada yang banyak yang hilang. “Kondisi ini menyebabkan kekhawatiran masyaraat akan bahaya ketika kita sedang berada di jabatan lama,” kata Hendara Jaya, salah seorang warga Ngabang, ketika melewati jembatan lama Ngabang, kemarin kepada Kapuas Ppst, kemariaan di Ngabang.
.
Pengojek kendaraan roda dua ini juga menyarakan kepada instansi terkiat dalam hal ini Dinas PU Kalbar atau Dinas PU Kabupaten Landak. Sesegera mengamipl sikap untuk memperbaiki kayu belian yang rusak atau rapuk. Jika tidal katanya, jembatan yang sudah berdiri kokoh itu bisa bergeser kiri ke kanan. “Jembatan ini kita lihat memang kokoh, tapi jembatan ini dibuat dalam bagian-bagian. Ketika ditempatkan pada pondasinya yang tetap. Maka penguna jalan akan merasa aman berjalan, karena disisi kanan jembatan sudah ada kayu belian sebagai penganjal tidak agar tidak bergerak. Kenayatan sekarang, kayu belian banyak yang rapuh bahkan banyak yang hilang,” kata ayah dua anak ini. (wan)

Read more...

SDM Landak Tidak Kalah


09.27 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

BUPATI Landak Adrianus AS menilai, apa yang diungkapkan pengurus DPP Partai Demokrat pembangunanan Landak lambat. Itu salah besar, justru kata mantan Wakil Bupati Landak ini, pembangunan di Kabupaten Landak maju pesat. Ayah tiga ini mencontohkan, bila dibandingkan kabupaten baru Kubu Raya lebih cepat mereka. "Perlu kita tegaskan KKR ini sudah mapan. Kemudian Kabupaten Ketapang umurnya saja sudah 50 tahun lebih. Landak sendiri baru 11 tahun lebih. Tapi kalau mau bandingkan kabupaten yang seumur, nah itu baru per namanya, " katanya kepada wartawan belum lama ini di ruang sidang DPRD Landak. 
Justru kata mantan alumnus Unpad Bandung ini kembali mempertanyakan lambat yang dimaksud dari sisi mana. "Urusan Sumber Daya Manusia (SDM), baik Ketapang dan Kubu Raya, Kabupaten Landak tidak kalah. Kendati Kubu Raya ada sekolah anak bangsa, SMA Taruna Nusantara," katanya seraya mengatakan sekolah-sekolah ini sudah berdiri sebelum Kubu Raya berdiri. (wan)

Read more...

Dana Pendidikan Untuk Sekdes

09.26 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

HINGGA saat ini Pemerintah Desa Hilir Tengah Kecamatan Ngabang sedang menunggu kucuran dana Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2011. Fokus utama dalam pembanguan ditahun 2011, menurutut Kades Hilir Tengah Nuriani, melalui Alpia Murad, program pembangunan di Desa Hilir Tengah tidak jauh dengan program pembangunan tahun 2010. “Khusus untuk anggaran tahun 2011 ini, ada dana tambahan dari pusat. Salah satunya Sekdes akan diberikan dana sejenis pendidikan atau pelatihan,” katanya kepada wartawan kemarin diruang kerjanya.

Dana tambahan untuk Sekdes status PNS, masih menjadi tanda tanya, apakah kuliah atau mendapat pelatihan, sebab kami belum mendapat kepastian. Inipun kami dapat dalam rapat bersama Pimdes di kecamatan, ada anggaran untuk pendidikan diberkan kepada Sekdes, dan dana ini dimasukan dalam ADD tahun 2011. “Sementara yang lainnya, mungkin sama saja dengan tahun 2010. Ada pos dana untuk tunjangan dan santunan, itu untuk perangkat desa dan BPD.Bila untuk perangkat desa Tunjangan Pendapatan Aratur Pemerintah Desa (TPAPD), Tunjangan Pendapatan Badan Permusyawaratan Desa (TPBPD), dan ini ada klasifiaksinya,” kataya seraya mengatakan terkecuali, Sekdes tidak termasuk dalam ADD.
Disingung untuk pembangunan kantor desa? Alpian menegaskan untuk pembangunan fisik kantor desa dianggarakan sesuai dengan kebutuhan. Artinya sesuai dengan prosedur yang ada. “Tapi kami belum bisa menentukan berapa besar dana yang dibutuhkan nanti,” katanya menambahkan pembangunan kantor desa secara bertahap dimulai sejak tahun 2008, 2009, 2011 dan berharap tahun 2012 selesai pembangunnya. Ia menambahkan untuk anggaran tahun 2010, tidak dianggarkan pembangunan kantor desa, mengingat pada tahun 2010, ada kegiatan stady banding. (wan)

Read more...

Ponpes Berbasis Keterampilan

09.20 Reporter: HERI IRAWAN 1 Response
NGABANG – Sekretaris Yayasan Pontren Darul Hikmah Ngabang, Triyanto mengatakan pondok pesantren bukan hanya sebagai sarana belajar agama saja, tetapi harus dibekali dengan keterampilan secara mandiri agar dalam melangsungkan kehidupannya dimasa yang akan datang para santri tidak lagi bingung dan hidup secara monoton.
Ponpes Darul Hikmah Ngabang sebagai salah satu pontren yang ada di ngabang, saat ini mengembangkan kompetensi dari sisi keterampilan.
“Karena bagaimana pun bekal keterampilan bagi anak sangat penting. Mereka tidak monoton hanya bergelut pada soal agama saja, tetapi diharapkan aspek skil keduniawian dalam usaha mempertahankan hidup juga perlu diperhatikan oleh pontren,” jelasnya saat ditemui Selasa (12/4) kemarin.

Dalam keterangannya, Pontren yang bertempat di jalan Selojeng Dusun Tungkul tersebut baru memiliki dua buah kelas untuk ruang belajar untuk kelas 1 dan 2 Madrasah pontren.
Pontren pimpinan H. Suharsono tersebut saat ini telah memeberikan banyak keterampilan kepada anak-anak asuhnya diantaranya yakni keterampilan membuat teralis dan praktik bengkel. Sejauh ini produk yang sudah ada diantaranya yakni teralis besi untuk jendela dan sebagainya.
Ke depan pontren dengan basis keterampilan seperti ini perlu dikembangkan sebagai upaya menciptakan lapangan kerja baru agar tidak tergantung kepada pemerintah saja.
“Saat ini santrinya berasal dari Sanggau dan Ngabang serta sekitarnya. Ada sekitar 20 orang santri yang sedang dilakukan pembinaan. Ke depan bangunan gedung seperti kelas dan asrama akan menjadi prioritas kami dalam melakukan pengembangan pontren yang lebih modern,” terang Tri. (sgg)

Read more...

Jika Tidak Ada Tanggpan, Warga Bertindak Sendiri-Sendiri

09.20 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABAG- Warga Dusun Tapis, Desa Engkadu, Kabupaten Landak bertekad menghentikan hubungan kerja dengan PT. Kebun Aria, perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Malaysia, karena tidak ada kepastian hukum tentang kepemilikan lahan. Hingga kini, warga masih menunggu hasil dari pertemuan antara perusahaan dengan Komisi B DPRD Landak beberapa waktu lalu di ruang sidang DPRD Landak.
Kepada wartawan, Kepala Desa Engkadu, Atip kembali menegaskan, wargnya tetap tidak ingin kerjasama dengan pihak PT. Kebun Aria. Mengingat kerkasama dengan petani, pihak perusahaan belum ada kepatina hukum kepemeihan lahan. “Sudah belasa tahun mereka datang di daerah kita, tapi sampai saat ini perusahaan masih enggan memberikan lahan mereka kepada petani, padahal mereka hadir ketempat kita ada belasan tahun lamanya,” katanya.

Jika pemeritah menyatakan tidak bisa mencabut ijin PT. Kebun Aria, lanjut Atip, maka jalan teakhir adalah warga akan mengambil sendiri hak mereka yang sudah lama diambil pihak perusahaan.
Atip juga mengakui, belum lama ini sudah ketemu dengan pihak Disbunhut Landak, dimana pihak tersebut meminta nama-nama petani yang belum dapat lahan, dengan harapan pihak Disbunhut Landak bisa bicara dengan pihak perusahaan. “Pembicaraan awal kita bukan masalah itu, tapi kita menegaskan minta PT. Kebun Aria hengkah dari desa kami alias tidak beroperasi lagi daerah kami,” harap Atip.
Sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya, puluhan masyarakat Dusun Tapis Tembawang, Desa Engkadu Ngabang, Kamis (10/3) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Landak dan menggelar aksi menuntut pemutusan hubungan kerjasama dengan PT Kebun Aria. Sebelum menggelar aksi demonstrasi di DPRD Kabupaten Landak, puluhan masa tersebut menggelar pertemuan di kantor Desa Engkadu sekitar pukul 10.00 wib. Setelah menggelar pertemuan tersebut, warga akhirnya melanjutkan aksi meski sudah mendapat peringatan dari Kapolres Landak. Aksi dipimpin langsung oleh kepala desa Engkadu, Atip.
Dalam keterangannya, Atip menyampaikan bahwa masyarakat Tapis menginginkan untuk memutuskan hubungan kerja dengan PT. Kebun Aria yang dianggap telah menelantarkan lahan masyarakat begitu juga dengan janji perusahaan.Ia juga menyampaikan bahwa sampai tahun 2011 tidak adanya kepastian hukum tentang kepemilikan kebun kepada masyarakat. Sedangkan tanah yang digarap adalah tanah masyarakat. “Bukan hanya itu saja, permodalan dari penanaman modal asing PT Kebun Aria yang berasal dari Malaysia dengan kucuran dana sebesar RM 500 ribu per bulan juga tidak pernah merasakan bantuan tersebut untuk perawatan kebun,” terangnya.
Ditegaskannya, bahwa masyarakat menarik kembali lahan mereka yang telah diserahkan ke PT. Kebun Aria. Dan setelahnya, tidak ada lagi kewenangan perusahaan beroperasi di desa Engkadu kecamatan Ngabang.Kami juga menuntut agar pemkab Landak melalui Dishutbun segera mencabut ijin PT Kebun Aria yang berada diwilayah desa Engkadu. Masyarakat juga tidak akan masuk koperasi binaan PT Kebun Aria dan akan mendirikan koperasi sendiri yang bebas dari interpensi maupun orang-orang PT Kebun Aria. (wan)

Read more...

Club Fantax B, Sabet Juara Satu

09.17 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

*Tanpa Dana PSSI Pertandingan Sepak Bola Dapat Terlaksana
NGABANG-Pertandingan sepak bola U16 tahun diakhiri dengan babak Final, Minggu (10/4/11), di stadion Patih Gumantar Ngabang. Juara pertama diraih club Vantax B, juara kedua di duduki PSP06, sementara club Vantax, B hanya mampu menempati urutan ketiga. Pertandingan yang diikuti 13 club memperebutkan piala bergilir dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke I Vantax FC, dilaksanakan sejak tanggal 26 Maret 2011 dan ditutup tanggal 10 April 2011 terlaksana atas dana swadaya. Para pemenang disamping mendapatkan piala juga mendapatkan dana pembinaan dari panitia.

Manager Vantax FC, Antonius Kolonius, kepada wartawan mengatakan merasa bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Kendati tidak ada sumbangan dari PSSI maupun Persilan Landak, namun kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Menurutnya, “Ini menunjukkan bahwa masyarakat Landak sangat mencintai sepak bola sehingga tanpa bantuan dari PSSI maupun Persilan Landakpun kegiatan tetap dapat terselenggara dengan baik dan lancar,” imbuhnya.
Sembari menambahkan, kedepannya baik PSSI maupun Persilan Landak dapat membuka mata untuk terus menggali bakat-bakat terpendam yang dimiliki masyarakat Kabupaten Landak. Kita bukan miskin bakat, tetapi kita adalah miskin kemauan untuk membesarkan persepakbolaan. Kita hanya mau melaksanakan kegiatan bila ada kucuran dana dari Pemerintah. Tapi sebenarnya kita punya potensi yang tidak kalah bila dibandingkan dengan Kabupaten lain. Hanya saja yang tidak kita punya adalah semangat untuk maju. Oleh karena itu bangkitlah masyarakatku, sekarang saatnya kita maju, dan jangan terlalu manja dengan dana dari Pemerintah. Laksanakan dengan semangat dan semboyan. “ Orang lain bisa kenapa kita tidak bisa, ” pungkas Anton. ( wan)

Read more...

Dayak Harus Bisa Menghormati Adat Istiadat

08.26 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

BUPATI Kabupaten Landak Adrianus Asia Sidot meminta kepada masyarakat etnis Dayak khususnya di Landak untuk bisa menghormati adat istiadat yang berlaku dilingkungan masyarakat etnis Dayak itu sendiri. Sebab siapa lagi yang mau menghormati adat istiadat masyarakat etnis Dayak kalau bukan masyarakat Dayak itu sendiri. “Kalau kita tidak menghargai dan menghormati adat istiadat kita, jangan harap orang mau menghormati kita. Adat inilah identitas kita. Apalagi adat istiadat ini ada hukum adat didalamnya,” ujar Bupati ketika launching buku kamus bahasa Dayak Kanayatn, pekan lalu di Kecamatan Menjalin.

Menurutnya, untuk saat ini masalah hukum adat tersebut seringkali disalahgunakan. Apalagi dengan menentukan hukuman adat yang semau-maunya. “Hukum adat inikan kalau lebih Tuhan marah, kalau kurang hantu marah. Tapi ini malah kurang terus, padahal sudah Rp. 800 juta, masih kurang juga. Oleh karena itu saya minta tolong bahwa kita mempunyai kewajiban untuk mendudukan adat kita ini ketempatnya. Inilah kewajiban kita,” pinta Bupati. Ia menambahkan, wibawa Timanggong dan wibawa pengurus adat, tentu ada juga dimasyarakat etnis Dayak itu sendiri. “Kalau kita mengerjakan suatu hal yang tidak patut, siapa yang mau menghargai dan menghormati kita. Jadi sekali lagi saya mengharapkan untuk menjaga wibawa dan nama baik adat kita. Jangan semau-maunya mengenakan hukum adat. Terapkanlah hukum adat dengan benar,” pinta Bupati. (wan)

Read more...

Timanggong Diminta Pantau Kinerja Pemerintah

08.26 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
MENJALIN-Peran para Timanggong yang ada di Kabupaten Landak diakui Bupati Landak Adrianus Asia Sidot sangat membantu tugas dari jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak. Apalagi dalam mengemban tugas Adrianus sebagai Bupati Landak. “Saya merasa sangat-sangat terbantu dengan peran para Timanggong ini. Dalam waktu tiga tahun saya jadi Bupati, rasanya sangat terbantu dengan adanya Timanggong ini,” ujar Bupati ketika launching buku kamus bahasa Dayak Kanayatn, pekan lalu di Kecamatan Menjalin.

Menurutnya, jika ada masalah ditengah-tengah masyarakat, peran para Timanggong sangat berarti sekali. Timanggong bersama perangat adat lainnya bisa menyelesaikan suatu masalah yang terjadi dimasyarakat. “Tapi memang kita tidak bisa memberi honor yang layak ke para Timanggong. Namun paling tidak kita mengharapkan para Timanggong dan pengurus adat lainnya untuk terus memantau kinerja Pemerintah,” pintanya.
Ia lantas mencontohkan seperti pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang ditarik dari masyarakat. Pemungutan PBB inipun tidak terlalu besar, paling tinggi hanya Rp. 40 ribu sampai Rp. 50 ribu, tidak ada yang jutaan per orang. “Penarikannyapun kita lakukan sekali dalam setahun. Tapi meskipun demikian PBB ini banyak yang tidak terbayar oleh masyarakat kita. Padahal PBB ini merupakan kewajiban kita. Jadi mari kita sama-sama membangun Landak ini,” pintanya. (wan)

Read more...

Semangat Gotongroyong Sangat Langka

08.26 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
*Bulan Bakti Gotongroyong Dibuka
MENYUKE-Bupati Kabupaten Landak AdrianusAsia Sidot yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Landak, Ludis, pekan lalu membuka kegiatan bulan bakti gotongroyong bertempat di Desa Kayu Ara Kecamatan Menyuke. Hadir dalam pembukaan tersebut sejumlah Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Landak, Camat Menyuke, para Kades, para undangan dan masyarakat.
Dalam arahannya, Sekda mengatakan kegiatan gotongroyong ini merupakan suatu nilai yang sangat esensial dalam kehidupan bangsa Indonesia. Apalagi gotongroyong ini sudah sejak dulu dikenal oleh masyarakat. “Gotongroyong ini adalah kerja bakti. Artinya, kegiatan gotongroyong tersebut merupakan pekerjaan bersama, untuk kepentingan bersama dan milik bersama yang dikerjakan secara bergotongroyong atau kerja bakti. Gotongroyong ini dikerjakan tanpa pamrih,” ujar Ludis.

Namun demikian kata Ludis, di zaman sekarang ini semangat kegotongroyongan sudah sangat langka. Masyarakat tidak mau bergotongroyong kalau tidak dibayar, tidak diberi makan dan tidak diberi minum. “Tapi kalau dulu atau sejak nenek moyang kita, semangat bergotongroyong ini sangat kuat sekali. Hal ini tentu harus kita pertahankan, karena merupakan tradisi dari nilai-nilai yang ada di bangsa kita. Makanya kita harus membangkitkan kembali semangat gotongroyong tersebut,” ujarnya.
Bulan gotongroyong ini akan dilakukan selama sebulan. Pemkab Landak tentu akan memfasilitasi, mendorong dan memberi semangat kepada semua masyarakat untuk hidup secara bergotongroyong. “Sebab penduduk kita di Landak ini mungkin diatas 80 persen dari 334 ribu lebih manusia, pada umumnya tinggal di Desa dan Dusun. Jadi semangat bergotongroyong ini harus kita tingkatkan di Desa maupun Dusun, baik yang ada dipelosok Landak maupun Desa dan Dusun yang berada diibukota Kecamatan,” katanya.
Ludis menekankan kepada para Kepala Desa supaya senantiasa menghidupkan suasana bergotongroyong ditengah-tengah masyarakatnya. Beri pengertian kepada masyarakat bahwa nilai gotongroyong ini merupakan milik bersama. “Nah, Pemerintah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menjadi kebutuhan dan keinginan masyarakat,” ucapnya. (wan/humas)

Read more...

Berharap Cepat Terealisasi

08.22 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
*Jembatan Penyebrangan Sungai Banyuke Sudah Disulkan
NGABANG - Kendala utama yang dialami masyarakat di daerah Amang dan seluruh daerah yang ada di kawasan ini tidak lain adalah pada jembatan penyebrangan sungai Banyuke yang memiliki bentangan 40 meter.
Keterangan Humas Wilmar Group Wilayah Landak dan Sanggau Gregorius Uus kepada Kapuas Post mengatakan, bahwa jembatan tersebut sudah di usulkan oleh pihaknya sehingga diharapkan dapat terealisasi.
"Mengenai jembatan penyebrangan sungai Banyuke yang sekarang ini masih menggunakan lanting yang terbuat dari kayu yang juga menjadi lalu lintas kendaraan perusahaan dan masyarakat, sudah kami usulkan kepada pihak perusahaan juga supaya dapat membangun jembatan yang lebih baik dan ini kita harapkan dapat terealisasi cepat " ujarnya.

Dikatakannya, mengenai anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut sudah di perkirakan mencapai 1,8 milyar.
Ketika ditanya mengenai keterlibatan Pemda Kabupaten Landak dalam rencana pembanggunan jembatan tersebut? Pria yang bermukim di Pahuman ini menyatakan sampai saat ini pihaknya belum mengetahui bagaimana nanti keterlibatan dan bagaimana bentuk bantuan dari Pemda. “Pihak perusahaan tetap berharap keterlibatan Pemda harus tetap ada. Kita dari pihak perusahaan tentu berharap adalah bantuan dan keterlibatan Pemda karena inikan untuk masyarakat kita juga yang yang ada di kawasan ini sehingga arus transportasi akan lebih lancar ketimbang sekarang, " ungkapnya.
Ditempat berbeda, Menejer PT. Pratama Prosentindo (PP) Suriadi juga mengatakan hal yang sama,yang mana kalau di tinjau dari sisi biaya oprasional jauh lebih tinggi kalau menggunakan pronton ini dari pada jembatan.
"Hal ini sudah kita prediksikan, karena saat kita menggunakan pronton seperti sekarang ini biaya kost itu jauh lebih tinggi karena mesin yang digunakan untuk mengendalikan proton ini saja biayanya sudah cukup tinggi belum lagi antrian Yang cukup panjang di setiap harinya ini otomatis akn memakai biaya karena di sisi waktu sudah lama tetapi kalau jembatan ini sudah lancar maka kendaraan baik perusahaan akan jauh lebih lancar dan biaya oprasional juga lebih sedikit, " ungkapnya seraya juga berharap agar jembatan ini dapat di bangun sehingga akan membuka pembangunan diberbagai aspek (wan)

Read more...

*SMPN 2 Ngabang Terima Rp. 109 Juta

07.04 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG - Pemerintah telah mengucurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) melalui rekening Kepala Sekolah (Kepsek). Di Kabupaten Landak sendiri, dana BOS yang dikucurkan untuk SDN sebesar Rp. 4,47 miliar dan untuk SMPN sebesar Rp. 1,15 miliar. Dana BOS inipun dikucurkan kurun waktu 3 bulan.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Landak, Aspansius mengatakan penyaluran dana BOS ini sudah disalurkan pada 11 Maret lalu melalui rekening para Kepsek. “Penyaluran dana BOS inipun sudah sesuai dengan mekanisme petunjuk teknis penggunaan dana BOS. Saya berharap mudah-mudahan saja dengan disalurkannya dana BOS ini melalui para Kepsek tidak ada penyimpangan yang dilakukan oleh Kepsek itu sendiri,” ujar Aspan belum lama ini di gedung DPRD Landak.
Aspan juga berharap kepada para Kepsek untuk tetap memegang amanah dalam penyaluran BOS tersebut. Dengan demikian apa yang sudah digariskan dan apa yang sudah ditentukan dalam penyaluran dana BOS itu harus dilakukan para Kepsek. “Apalagi kita sudah mempercayakan kepada para Kepsek ini untuk mengelola dana BOS ini dengan sebaik-baiknya. Kitapun terus melakukan pengawasan terhadap penyaluran dana BOS ini,” katanya. Ia menambahkan, SPJ penggunaan dana BOS tersebut memang harus dikonsultasikan dulu dengan Dinas Pendidikan Landak melalui tim manajemen di Kabupaten. “Apabila memang SPJ nya sudah ada dan benar, maka kita berikan rekomendasi ke Bank penyalur untuk mencairkan dana BOS itu. Namun untuk penyaluran BOS bagi sekolah SD dan SMP swasta dilakukan oleh Pejabat Pengelola Aset dan Keuangan Daerah (PPAKD). Sedangkan penyaluran dana BOS bagi SDN dan SMPN dilakukan oleh Disdik Landak sendiri,” jelasnya.
Sementara itu Kepsek SMP Negeri 2 Ngabang, Mariyani mengatakan bahwa sekolahnya sudah menerima penyaluran dana BOS tersebut. “Adapun dana BOS yang kita terima pada triwulan pertama ini yaitu sebesar Rp. 109.440.000. Dana tersebut kita gunakan untuk belanja modal sebesar Rp. 16.512.000, belanja barang dan jasa sebesar Rp. 71 juta dan belanja pegawai sebesar Rp. 21.888.000,” jelasnya.
Dikatakannya, penyaluran dana BOS tersebut disalurkan secara triwulan. Untuk tahun pertama ini dari bulan Januari hingga bulan Maret. “Selanjutnya penyaluran dana BOS inipun akan dilakukan setiap bulannya. Kemudian, penyaluran bantuan BOS inipun tergantung jumlah siswa. Untuk saat ini jumlah siswa di SMPN 2 Ngabang berjumlah 720 orang dengan rincian satu siswa sebesar Rp. 5.700,” katanya. Ia menambahkan, SMPN 2 Ngabang ini tetap transparan dengan penggunaan dana BOS tersebut. “Makanya kitapun menempelkan penggunaan dana BOS berikut dengan angka nominalnya di papan pengumuman yang ada di sekolah kita,” katanya. (wan)

Read more...

Masuk Rekening Kepsek, BOS Jangan Diselewengkan

06.59 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG – Jumlah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dimasing-masing sekolah disesuaikan dengan jumlah murid, dan sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No. 37 tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan BOS tahun 2011 bahwa ditetapkan pertahun untuk SDN Rp.397 ribu per siswa dan SMPN Rp.570 ribu per siswa.
Demikian ungkap Kepala Dinas Pendidikan Landak Aspansius, kepada sejumah wartawan belum lama ini.

Untuk BOS tahun 2011 langsung masuk rekening kepala sekolah yang bersangkutan, baik untuk SDN maupun SMPN. Untuk di Landak jumlah BOS pada triwulan pertama 2011 SDN lebih dari Rp.4,4 miliar dan SMPN lebih dari Rp.1,5 miliar.
“BOS pada triwulan pertama Januari-Maret sudah didistribusikan sejak 11 Maret lalu ke nomor rekening sekolah masing-masing,” katanya.
Aspansius menyarankan agar pihak sekolah memanfaatkan dana BOS secara transparan dan digunakan sesuai petunjuk teknis yang sudah ditentukan peraturan yang sudah ada.
“Selama ini BOS dicairkan secara bertahap empat kali dalam satu tahun. Jika Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dari masing-masing sekolah sudah disampaikan di manajer BOS di Dinas Pendidikan kemudian di verifikasi, baru akan dicairkan dana BOS tahap berikutnya. Jadi, kepala sekolah harus ada SPj penggunaan BOS tersebut,” jelas Aspan.
Menyinggung Soal pengawasan BOS di Kabupaten Landak ini dilakukan secara berlapis mulai dari Inspektur Jendral (Irjen) dari Kementrian Pendidikan, Badan Pengaawas Keuangan (BPK), Inspektoral Provinsi dan kabupaten.
“Sedangkan pemantau, langsung dari tim pemantau kementerian pendidikan, dinas pendidikan provinsi dan kabupaten Landak serta peran serta masyarakat juga diharapkan bisa melakukan pemantauan,” tandas Aspan.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Ngabang Mariyani mengaku BOS pada triwulan pertama tahun 2011 beberapa waktu yang lalu sudah diterima. Untuk menggunakan dana BOS tersebut akan disesuaikan dengan aturan teknisnya.
“Kita ada 720 siswa di sekolah kita, 6 orang diantaranya masuk kategori siswa kurang mampu atau miskin sehingga mareka menerima biaya dari BOS. Kemudian penggunaan BOS diantaranya untuk belanja modal atau buku, belanja barang dan jasa serta belanja pegawai atau honor,” ungkap Mariyani, S.Pd. (wan)

Read more...

12 Kader Tapak sucih Putera Muhammadiyah Naik Tingkat

06.59 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG - Sebanyak 12 pesilat dari Perguruan Seni Bela Diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah mengikuti ujian kenaikan tingkat, Rabu (6/4) siang kemarin.
Didampingi pendekar madya Syaiful Pelati Kalimantan Barat, pendekar muda Hizbullah dari Lampung selatan dan Pendekar Madya pelatih Kabupaten Landak Sukardiman dan kader Tapak Suci.

Sebelumnya, peserta diuji peragaan jurus, ujian tertulis yang dipusatkan di Halaman Madrasah Aliyah Negeri Ngabang, Dewan Pendekar Pimpinan Wilayah Tapak Suci Kalimantan Barat, Syaiful didampingi Hizbullah Pelatih asal Lampung mengenakan sabuk, kepada seluruh pesilat Tapak Suci.
Hadir pada acara tersebut Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ngabang, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Landak dan Pemua Muhammadiyah Kabupaten Landak.
Dalam sambutan Kepala Madrasah Aliyah Negeri Ngabang Muhammad Sabirin, S.Ag mengatakan sangat bangga dengan perguruan pencaksilat TS Putera Muhammadiyah yang telah mendidik dan melatih siswa Madrasah yang dipimpinnya. “saya berharap kepada seluruh pesilat agar dapat mengunakan ke ahlian dalam silat dengan baik sesuai dengan sumpah, ikrar dan janji seorang Tapak sucih.” Pintanya.
Seraya berharap seluruh kader TS dapat meniru pohon padi, karena semakin berisi semakin tunduk, bukan sebaliknya mengunakan ilmu bela diri untuk hal yang tidak baik.
Hal yang sama juga di sampaikan Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Landak Tajudin, S.Pd.I, ditambahkannya Perguruan silat TS Putera Muhammadiyah di kabupaten landak memang baru terbentuk namun TS sudah dikenal di masyarakat apa lagi di pulau jawah. “TS Putera Muhammadiyah di pulau jawah sanggat di segani dan diperhitungkan oleh perguruan silat lainnya karena TS sangat pesat perkembangannya di Indonesia,” ungkapnya. Untuk itu Tajudin Berharap agar Peserta yang akan di lantik akan mampu meneruskan TS lebih baik lagi di Bumi intan ini.
Pendekar Madya Sukardiman Pelatih TS Putera Muhammadiyah kabupaten landak mengatakan, Ujian kenaikan tingkat dilakukan setiap enam bulan sekali. Dari tingkat dasar ke tingkat siswa satu, kemudian ke tingkat siswa dua, dilanjutkan ke tingkat siswa tiga. “Dalam waktu dekat Pimpinan Daerah Tapak Suci Kabupaten landak akan mengirimkan seluruh pesilat untuk mengikuti latihan di Pontianak bersama Pesilat TS lainnya,” ujarnya. (wan)

Read more...

Penambahan Zat Gizi Mikro

06.58 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
KADIS Kesehatan Landak Nurainy Sintinjak meneg askan adapun tujuan dari proyek Nice adalah meningkatkan ststus gizi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui terutama keluarga miskin. “Ada 4 tujuan penting dari pelansaan program Nice, diantaranya meningkatkan kapsitas status dalam mengembangkan kebijakan, program dan surveilans gizi, meningkatkan jangkaun dan kualitas pelayanan gizi terpadu terutama bagi penduduk rawan, memperluas program fortifikasi pangan,” kata Sitinjak, saat pembukaan pelatihan KPP Taburia Kabupate Landak, belum lama ini di Ngabang.

Ia mengatakan dalam pelaksanaan proyek Nice seperti ini tertuang dalam tujuan nomor salah satunya yaitu memperluas program fortifikasi panga. Fortifikasi adalah penambahan zat gizi mikro ke dalam bahan makanan. “Fortifikasi yang telah dilaksanakan pemerintah RI antaran lain yodium dalam garam, zink dalam tepung terigu, vitamin A dalam minyak goreng,” jelasnya. Ia menambahkan pemberian Taburia pada saat ini hanya diberikan di daerah lokasi Nice ada 6 provinsi. “Apabila pemberian Taburia ini berhasil menurunkan kasus gizi buruk dan gizi kurang serta menurunkan angka anemia pada balita. Maka kegiatan pemberian Taburia ini akan dijadikan salah satu program perbaikan gizi masyarakat dan pelaksanaanya di seluruh Indonesia,” beber mantan Direktur RSUD Landak ini. (wan)

Read more...

SDN 02 Ngabang Dapat Dana BOS Rp. 56 Juta

06.58 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
PEMERINTAH telah mengucurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) melalui rekening Kepala Sekolah (Kepsek). Di Kabupaten Landak sendiri, dana BOS yang dikucurkan untuk SDN sebesar Rp. 4,47 miliar dan untuk SMPN sebesar Rp. 1,15 miliar. Dana BOS inipun dikucurkan kurun waktu 3 bulan terhitung dari Januari hingga Maret.

Di SD Negeri 02 Ngabang sendiri telah menerima dana BOS sebesar Rp. 56.870.250 yang disalurkan melalui rekening Kepsek SD Negeri 02 Ngabang. “Penyaluran dana BOS ini tergantung dengan jumlah siswa yang ada. Untuk di SDN 2 Ngabang sendiri jumlah siswa sebanyak 573 siswa. Dengan demikian dana BOS yang diterima sekolah kami yakni Rp. 56 juta lebih,” ujar Kepsek SDN 02 Ngabang, Endang Selfafaunus, Jumat (8/4) di kantornya.
Ia lantas merincikan penggunaan dana BOS tersebut. Dijelaskannya, penggunaan dana BOS ini dibagi dalam 3 item. “Pertama, belanja barang dan jasa sebesar Rp. 40 juta lebih, belanja pegawai sebesar Rp. 11 juta lebih dan pembelian buka Penjaskes bagi siswa kelas I dan VI sebesar Rp. 4 juta lebih,” jelasnya. (wan)

Read more...

PRG Akan Digelar di Ngabang

17.26 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
*Akan Kumpulkan Pedagang Kecil
NGABANG-Untuk pertamakalinya Pasar Rakyat Gembira (PRG) akan digelar di Kota Ngabang Kabupaten Landak. Direncanakan kegiatan tersebut akan digelar 26 April hingga 6 Mei mendatang di lapangan sepakbola Bardanadi Ngabang.
Menurut penggagas kegiatan PRG, Sarmini mengatakan kegiatan PRG ini akan dilakukan mengelilingi beberapa daerah di Kalbar. “Pasar rakyat keliling Kalbar merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh sekumpulan pedagang kecil Pontianak yang akan memasarkan secara bersama dan dihimpun oleh panitia kegiatan PRG,” ujar Sarmini, Kamis (7/4) di Ngabang.

Dikatakannya, selain melakukan transaksi jual beli dan hiburan, pihak penyelenggara juga mengajak para pihak sponsor dan donator untuk ikut serta memberikan kontribusi bagi masyarakat setempat untuk kegiatan sosial dalam berbagai bentuk. “Kegiatan sosial tersebut yakni beasiswa pendidikan yang akan diberikan kepada putra putri setempat yang memiliki prestasi akademik dari keluarga yang kurang mampu. Beasiswa inipun diberikan kepada putra putri yang terancam putus sekolah,” jelas Sarmini didampingi manajer area, Muklis. Kemudian kegiatan sosial lainnya tambah Sarmini, memberikan pelatihan keterampilan kewirausahaan bagi warga yang sesuai dengan potensi daerah setempat dan pengenalan dunia internet gratis bagi kalangan yang membutuhkan.
Adapun tujuan dari kegiatan PRG tersebut kata Sarmini yaitu meningkatkan kesejahteraan pedagang kecil dan masyarakat setempat, menghidupkan roda perekonomian desa, meningkatkan motivasi masyarakat dalam bidang kewirausahaan. “Kemudian, menyemarakan kehidupan desa yang pada umumnya haus hiburan dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ucapnya. Ia menambahkan, PRG terbuka bagi pedagang keliling se Kalbar maupun warga desa setempat maupun pedagang dari luar Kalbar. PRG inipun terbuka bagi perusahaan-perusahaan yang ingin mempromosikan produknya. “Dalam PRG inipun kita akan melibatkan kalangan pemuda, PKK dan masyarakat setempat. Sedangkan pelaksanaan PRG ini selama 10 hari per lokasi dan akan digelar ditempat-tempat strategis disetiap kecamatan. Sebelumnyapun kita sudah menggelar PRG di Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya di Desa Kuala Ambawang dan Desa Jawa Tengah. Kemudian akan digelar di Ngabang, Sanggau, Sekadau dan Batang Tarang. Sedangkan daerah lain masih dalam tahap proses,” jelasnya. (wan)

Read more...

Mulai 1 Mei, STKIP Pamane Talino Terima Mahasiswa Baru

17.22 Reporter: HERI IRAWAN 3 Responses

Dosen Jam Terbang Berasal dari Luar Kalbar
NGABANG – Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pamane Talino, bertekad memajukan dunia pendidikan di Bumi Intan. Tekad mereka wujudkan pada tanggal 1 Mei 2011 mendatang, menerima siswa baru sekitar masing-masing 450 orang bidang study. “Sudah kita pastikan mulai 1 Mei, akan menerima siswa baru. Sekarang kita membenahi kampus cat baru. Termasuk saat ini panitia, pencetakan brosur sudah kita lakukan, sehingga tanggal 1 Mei, kita benar-benar bisa terima pendafataran mahasiswa baru,” kata Bupati Landak Adrianus AS, kemarin di Ngabang.

Untuk mendafatrkan diri, lanjut mantan Wakil Bupati Landak ini, panitia masih belum bisa membuat pendafataran secara on line, panitia masih mengunakan sistim manual. “Untuk tenaga pengajar, kami mengrekrut dari Semarang, Sala Tiga ada juga ada. Ini semunya kualisifikasi S2. Dosen asal Landak juga akan kita ambil sesuai dengan program study yang ada, jadi mungkin dengan sistim asisten, ” kata mantan Kadis Pendidkan Landak ini.
Penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2011-2012, lanjut ayah tiga anak ini, siswa baru sekitar masing-masing 450 orang bidang study secara reguler. Dan bukan tidak mungkin, akan ada penerimaan untuk mahasiswa kelas sore dan kelas eksekutif.
Disinggung keberadaan STKIP Pamane Talino, apakah punya pemerintah atau yayasan? Alumni S3 Unpad Bandung Jawa Barat ini menjelaskan adalah milik yayasan yang bernama Landak Bersatu. “Semula kita ingin masu ke Pemda. Tapi undang-undang pendidikan melarang. Kabupaten hanya boleh mengurus sampai sekolah menengah atas. Jadi Undang-Undang No. 20 itu, membatasi kita, sehingga kita siasati dengan membentuk yayasan. Tapi tidak menutup kemungkinan, nanti yayasan ini kedepan milik pemerintah daerah,” jelasnya.
Urusan biaya, lanjut bupati, terbilang murah. Diumpamakan bila motong karet sebulan, biaya pendidikan di STKIP Pamane Talino sudah lebih. ‘Untuk harga per SKS kami rencanakan Rp. 50 ribu. Perguraun tinggi lain sudah diatas Rp. 100 ribu,” tukasnya. (wan)

Read more...

Pemilukada, Kades Harus Pandai Tempatkan Diri

17.19 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
PARA Kepala Desa (Kades) diminta untuk pandai-pandai menempati posisi dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Landak. Artinya, para Kades tersebut diminta untuk tidak aktif sebagai pengurus partai politik (parpol) yang mengusung dan mendukung salah satu pasangan calon Bupati Landak periode 2011-2016. “Secara formal, memang tidak ada peraturan yang melarang kalau seorang Kades mendukung salah satu pasangan calon Bupati Landak. Tapi kalau seorang Kades aktif dalam kepengurusan parpol, jelas tidak boleh,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Landak, Ambrosius Ayub, Kamis (7/4) di gedung DPRD Landak.

Menurut Ayub, masalah inipun juga tergantung loyalitas dari Kades bersangkutan. Jika seorang Kades merasa digaji oleh Pemerintah, Kades bersangkutan harus bisa memilah atau memposisikan diri. “Jangan terlalu aktiflah dalam Pemilukada ini. Kalau bisa Kades harus netral. Tapi juga kita tidak bisa melarang kalau seorang Kades mendukung salah satu pasangan calon Bupati Landak. Sebab kita tidak mempunyai dasar hukum yang kuat terhadap hal itu,” jelas Ayub.
Sementara itu Bupati Landak Adrianus Asia Sidot mengingatkan bahwa ada aturannya jika seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ikut-ikutan berkampanye dalam Pemilukada Landak. “Kita tentu akan menegakan aturannya. Apalagi kalau PNS bersangkutan mengkampanyekan atas nama saya, tentu juga ada aturan dan sanksinya. Tapi kalau sekarang mereka (PNS,Red) ngomong-ngomong pilih Pak Adrianus, itukan bukan kampanye, karena sekarang ini belum masa kampanye,” tegas bakal calon (balon) Bupati Landak periode 2011-2016 ini. Ditegaskan Bupati lagi, ia melarang keras bagi PNS yang ikut-ikutan berorasi dalam kampanye Pemilukada Landak. “Namun kalau PNS bersangkutan tahu resikonya dan PNS tersebut mau menerima resiko itu, hal tersebut tentu kembali lagi pada tanggungjawab masing-masing PNS,” katanya. (wan)

Read more...

Masyarakat Diberi Pendidikan Politik

09.36 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

*Jelang Pemilukada Landak
NGABANG-Mulai Kamis (7/4) kemarin, Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Landak akan menggelar sosialisasi pendidikan politik kepada masyarakat yang akan menghadapi pesta demokrasi Pemilukada pada 9 Juni mendatang. Sosialisasi itu sendiri akan digelar diseluruh Kecamatan se Landak. Kegiatan sosialisasi pertama dimulai di Kecamatan Sengah Temila dan Kecamatan Mandor serta berakhir pada Rabu (27/4) mendatang di Kecamatan Air Besar. Selain menggelar sosialisasi, Badan Kesbangpolinmas Landak juga menggelar pelatihan bagi Linmas pengamanan Pemilukada.
Menurut Kepala Badan Kesbangpolinmas Landak, Edward Ramukdin mengatakan sosialisasi pendidikan politik kepada masyarakat ini akan menampilkan nara sumber dari Badan Kesbangpolinmas Landak, KPU Landak dan Kabag Hukum Setda Landak. “Sedangkan untuk pelatihan Linmas pengamanan Pemilukada akan dilakukan oleh Polsek masing-masing yang dikoordinator oleh Camat setempat,” ujar Edward, Kamis (7/4) di gedung DPRD Landak.
Ia berharap dengan adanya sosialisasi tersebut masyarakat akan mengetahui hak dan kewajibannya serta tanggungjawabnya untuk menciptakan Pemilukada Landak yang aman, lancar, tertib dan berdemokratis. “Kita tidak menginginkan peristiwa-peristiwa yang negatif dalam pelaksanaan Pemilukada Landak ini. Siapapun calon yang menang atau siapan calon yang kalah, kita harus menerimanya dengan lapang dada. Jangan pula calon yang kalah lantas membuat onar,” katanya. (wan)

Read more...

Landak Akan Buat Terminal Bongkar Muat di Air

09.36 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

*Bupati Tanggapi 3 Raperda Retribusi
NGABANG-Penyampaian 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Landak tentang Raperda retribusi jasa umum, Raperda retribusi jasa usaha dan Raperda retribusi perizinan tertentu, Kamis (7/4) sudah masuk ke jawaban Bupati Landak terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Landak. Jawaban tersebut disampaikan langsung Bupati Landak Adrianus Asia Sidot dalam rapat paripurna yang berlangsung di ruang sidang DPRD Landak.
Dalam jawabannya, Bupati mengatakan ketiga Raperda ini memang sangat penting demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Landak. Diharapkan dengan adanya ketiga Raperda tersebut bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berfungsi untuk membiayai pembangunan di daerah Landak. “Dengan demikian dengan modal yang dimiliki dari PAD sendiri, daerah akan dapat membiayai kegiatan-kegiatan pembangunan Pemerintahan dan pembinaan masyarakat Landak yang lebih sejahtera,” ujarnya.
Bupati lantas menanggapi adanya pertanyaan dari fraksi di DPRD Landak tentang efektifitas retribusi penyeberangan di air yang dikaitan dengan kondisi wilayah di Landak. “Memang benar wilayah Landak tidak memiliki pantai atau laut. Namun kita mengetahui bahwa wilayah di Landak ini dialiri oleh beberapa sungai besar seperti sungai Landak yang memungkin adanya fasilitas tempat penyeberangan atau steher,” katanya. Kemudian lanjutnya, seperti di Kecamatan Sebangki yang juga memiliki aliran sungai yang menghubungi Kota Pontianak. “Untuk ke depan tidak menutup kemungkinan sungai-sungai besar di Landak ini nantinya akan dibangun tempat bongkar muat barang. Apalagi ada salah satu perusahaan yang melakukan survey di sungai Landak. Perusahaan itu akan memanfaatkan sungai Landak untuk pengangkutan hasil bauksitnya. Jika nantinya dibangun tempat bongkar muat khusus hasil bauksit ini, tidak menutup kemungkinan bisa ditarik retribusi ditempat tersebut,” jelasnya.
Ia mengakui bahwa daerah Landak ini memang merupakan daerah yang berkembang. Namun nampaknya memang kecil kemungkinan untuk membangun tempat bongkar muat barang di jalur sungai. “Sebab perhubungan darat relatif lebih lancar dibandingkan dengan sungai. Apalagi kondisi sungai yang kita miliki mulai dangkal. Tapi melihat perkembangan-perkembangan yang ada, untuk ke depan tidak menutup kemungkinan perusahaan yang ada di Landak ini mau membangun tempat bongkar muat dialiran sungai,” katanya. (wan)

Read more...

Pemkab Landak Kucurkan Dana BOS

09.35 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
*SMPN 2 Ngabang Terima Rp. 109 Juta
NGABANG-Pemerintah telah mengucurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) melalui rekening Kepala Sekolah (Kepsek). Di Kabupaten Landak sendiri, dana BOS yang dikucurkan untuk SDN sebesar Rp. 4,47 miliar dan untuk SMPN sebesar Rp. 1,15 miliar. Dana BOS inipun dikucurkan kurun waktu 3 bulan.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Landak, Aspansius mengatakan penyaluran dana BOS ini sudah disalurkan pada 11 Maret lalu melalui rekening para Kepsek. “Penyaluran dana BOS inipun sudah sesuai dengan mekanisme petunjuk teknis penggunaan dana BOS. Saya berharap mudah-mudahan saja dengan disalurkannya dana BOS ini melalui para Kepsek tidak ada penyimpangan yang dilakukan oleh Kepsek itu sendiri,” ujar Aspan belum lama ini di gedung DPRD Landak.
Aspan juga berharap kepada para Kepsek untuk tetap memegang amanah dalam penyaluran BOS tersebut. Dengan demikian apa yang sudah digariskan dan apa yang sudah ditentukan dalam penyaluran dana BOS itu harus dilakukan para Kepsek. “Apalagi kita sudah mempercayakan kepada para Kepsek ini untuk mengelola dana BOS ini dengan sebaik-baiknya. Kitapun terus melakukan pengawasan terhadap penyaluran dana BOS ini,” katanya. Ia menambahkan, SPJ penggunaan dana BOS tersebut memang harus dikonsultasikan dulu dengan Dinas Pendidikan Landak melalui tim manajemen di Kabupaten. “Apabila memang SPJ nya sudah ada dan benar, maka kita berikan rekomendasi ke Bank penyalur untuk mencairkan dana BOS itu. Namun untuk penyaluran BOS bagi sekolah SD dan SMP swasta dilakukan oleh Pejabat Pengelola Aset dan Keuangan Daerah (PPAKD). Sedangkan penyaluran dana BOS bagi SDN dan SMPN dilakukan oleh Disdik Landak sendiri,” jelasnya.
Sementara itu Kepsek SMP Negeri 2 Ngabang, Mariyani mengatakan bahwa sekolahnya sudah menerima penyaluran dana BOS tersebut. “Adapun dana BOS yang kita terima pada triwulan pertama ini yaitu sebesar Rp. 109.440.000. Dana tersebut kita gunakan untuk belanja modal sebesar Rp. 16.512.000, belanja barang dan jasa sebesar Rp. 71 juta dan belanja pegawai sebesar Rp. 21.888.000,” jelasnya.
Dikatakannya, penyaluran dana BOS tersebut disalurkan secara triwulan. Untuk tahun pertama ini dari bulan Januari hingga bulan Maret. “Selanjutnya penyaluran dana BOS inipun akan dilakukan setiap bulannya. Kemudian, penyaluran bantuan BOS inipun tergantung jumlah siswa. Untuk saat ini jumlah siswa di SMPN 2 Ngabang berjumlah 720 orang dengan rincian satu siswa sebesar Rp. 5.700,” katanya. Ia menambahkan, SMPN 2 Ngabang ini tetap transparan dengan penggunaan dana BOS tersebut. “Makanya kitapun menempelkan penggunaan dana BOS berikut dengan angka nominalnya di papan pengumuman yang ada di sekolah kita,” katanya. (wan)

Read more...


Powered by www.tvone.co.id