Perayaan Cap Go Meh digelar di Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Perayaan ini dimeriahkan dengan atraksi ketangkasan oleh Tatung. Tatung adalah orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur
Acara Robo-robo SMP Negeri 2 Ngabang
Bupati Landak DR Drs Adrianus AS MSi, berhasil menerima penghargaan kategori Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN) tahun 2008
Bupati Landak DR Drs Adrianus AS MSi menyerahkan penghargaan kepada pemenang Bujang Dara dalam Festival Budaya Landak tahun 2008
POST-DESCRIPTION-HERE
Kabupaten Landak tahun 2009 akan segera membangun stadion sepak bola

KANTOR BUPATI KABUPATEN LANDAK

Foto kantor bupati kabupaten Landak
IMAGE-TITLE-HERE

PERAYAAN CAP GO MEH

Perayaan Cap Go Meh digelar di Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Perayaan ini dimeriahkan dengan atraksi ketangkasan oleh Tatung. Tatung adalah orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur
IMAGE-TITLE-HERE

RIAM MANANGAR

Riam Manangar merupakan slah satu obyek wisata di Kabupaten Landak
IMAGE-TITLE-HERE

BUPATI LANDAK DALAM PANEN RAYA

Bupati Landak DR Drs Adrianus AS MSi, berhasil menerima penghargaan kategori Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN) tahun 2008
IMAGE-TITLE-HERE

1 Tahun Lagi Landak Tidak Merasakan Buah Durian

NGABANG- Maraknya penembangan kayu Durian tanpa pengntroalan dari pihak terkait, membuat khwatir Pemerintah Kabupaten Landak. Terhadap kelangsungan hidup pohon Durian beberapa tahun mendatang, ...

7 Tersangka Pengerusakan Mapolsek Mandor Siap Ditangkap/a>

NGABANG- Kapolres Landak AKBP Drs Tony EP Sinambela M.Si menyatakan 7 tersangka dalam kasus pengerusakan Mapolsek Mandor, berinisial Jl, Sr, CC, Ln, Ay, Mr dan Al. Terindikasi kuat dalam pengerusakan, berdasarakan keterangan para saksi.....

Pelajar Harus Meraih Prestasi Setinggi-Tingginya

NGABANG – Pembangunan olahraga merupakan bagian integral dari pembangunan manusia Indonesia seutuhnya yang diarahkan pada peningkatan kesegaran jasmani, mental, dan rohani untuk pembentukan waktak, kepribadian, ...

Siap Mendulang Emas

Siap Mendulang Emas TEKAD untuk meraih prestasi yang paling tinggi, terpacar pada 13 atlet Kempo Kabupaten Landak. Mereka ingin meraih prestasi pada Kejuaraan Kempo Kalbar di Kabupaten Sintang 25-26 Juni 2009, sama dengan hasil di Porprov tahun 2006 ...

Lahan Perkebunan Banyak Tumpang Tindih

09.47 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

Minta Ijin Loksi PT. GRS Dicabut
NGABANG - Merasa tidak puas dengan sikap PT. Gunung Rinyuang Sejahtera (GRS), ratusan masyarakat dari berbagai dusun dan desa Kecamatan Mandor. Senin (25/01), kemarin melakukan aspirasi di gedung DPRD Landak.
Kedatangan massa ini, langsung disambut Ketua DPRD Landak Heri Saman, dan belasan anggota dewan lainnya. Diantaranya Sarius, Cendra Sunardi, Lipinus, Herwan, Lamri, Lorianto, Syaiful, Bernadinus Maryadi, Aslan, Joni, Devinawati, dan Sarius.
Pasukan polisipun berjaga-jaga guna mengamankan jalannya pertemuan yang yang tidak lama ini.

Oleh pihak penyampai aspirasi, mereka datang dari berbagai dusun dan desa seperti Pongok, Abuan, Agak Hulu, Setabar, Sebadok, Seredok, dan Kemenyan.
Perwakilan masyarakat Dusun Sebadok Punsin meminta kepada pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Landak dalam memberikan ijin lahan kepada pihak perusahaan jangan tumpang tindih. Mengingat didaerah Dusun Sebadok, masyarakat merasa binggung ada 3 (tiga) perusahana yang masuk seperti PT.. Gunung Rinyuang Sejahtera (GRS), PT. Maiska Bhumi Semesta (MBS), dan PT. Condong Garut (CG), namun kabar terakhir, PT. CG menarik diri dari daerah Sebadok. ”Kita minta BPN memberikan lahan jangan tumpang tindih, karenapa apa. Baik dari PT. MBS maupun PT. GRS, mengklaim mereka punya lahan di Dusun Sebadok, jika begini jadinya masyarakat mau dibawa kemana, ” katanya.
Ia meminta bila masalah ini tidak diselesaikan, maka sesama masyarakat bisa diadu. ”Masyarakat sekarang binggung, maka kami minta tolong kepada dewan,” katanya polos.
Permasalahan yang sama juga disampaikan perwakilan dari Dusun Agak Hulu dan Dusun Kemenyan. Mereka menyangkan sikap tapal batas belum ada kepastian dari masing-masing perusahaan. ”Kita seolah-olah ditipu oleh PT. GRS, katanya dulu mau ganti lahan dengan sistim Ganti Rugi Tanam Tumbuh (GRTT), tapi kenyataannya sekarang, tanah warga dibeli. Kami tidak mau hal seperti itu,” kata Adil. L.
Sementara itu Ketua DPRD Landak Hari Saman menyatakan, terima kasuh atas penyampaian aspirsi masyarakat di dewan. Namun, Aleg daru PDI Perjuangan ini tidak bisa mengambil keputusan cepat. Mengingat dalam hal ini Komisi B, ketuanya masih keluar daerah dalam tugas kedewanan. Maka dari itu, secepatnya pihak dewan akan melakukan rapat intern sesama komisi terkait, atau instansi terkait. ”Kami di DPRD bukan lembaga tehnis, tapi yang berhak disini adalah BPN, Disbunhut,” kata Legeslator Dapil Landak 3 ini.
PT. MBS Sampaikan Surat Ke Bupati-Dewan
Dalam kesempatan itu juga Yodi, perwakilan PT. MBS, menyampaikan aspirasi secara tertulis baik kepada bupati maupun dewan. Dimana bunyi isi surat itu adalah keluarga bensar dan manajemen PT.MBS menyampaikan secara tertulis kejadian penghadangan terhadap staf dan karyawan pada tanggal 19 Januari 2010 oleh sekelompok orang yang diduga ditunggani dan dipropokasi oleh beberap oknum yang bekerja di dalam perusahaan PT. GRS.
Selain melakukan penghadangan mereka juga melakukan pemukulan dan ancaman. Korban penghadangan dan pemukulan itu adalah Yohanes Bosco asal Sompak sebagai Asisten Direksi, E. Yodi asal Pahuman sebagai Asisten Kepala, Arif Raharja asal Sebadu sebagai Asisten Surveyor, Rahmat Wahyudi asal Sebadu sebagai Asisten Gis, Waridi asal Sebadu sebagai Asisten Gis, Agus asal Senakin sebagai wartawan Borneo Tribune, Adis Ramos asal Pak Kumbang sebagai Mandor, dan tujuh orang karyawan PT. MBS asal Agak Hulu. Adanya penghadangan dan pemukulan ini tidak diketahui asalnya, tetapi dapat dinilai sebagai tindakan kriminal yang terencana.
”Para korban ini dituduh melakukan penyerangan di Camp PT. GRS, padahal para korban tersebut hanya ingin mempersiapkan acara pemasangan patok batas ijin lokasi antara PT MBS dan PT GRS,” kata Yodi. Atas kejadian ini, pihak PT. MBS meminta kepada dewan dan Disbunhut Landak menindak tegas perbuatan propokator dibalik kejadian ini. Dan pihak mereka juga meminta agar ijin lokasi PT. GRS dicabut, karena diduga telah banyak merugkan masyarakat. Adpun beberapa hal yang sangat merugikan masyarakat, seperti mencaplok sebagai areal masyarakat yang masuk dalam loksi PT MBS, membohonggi masyarakat di sekitar Agak Hulu, Seledok, Kemenyan dengan cara menyatakan bahwa areal tersebut masuk dalam ijin lokasi PT GRS padahal yang sebenarnya masuk ijin lokasi PT MBS. Selanjutnya membohonggi masyarakat untuk bermitra degan PT GRS dan melakukan GRTT namun setelah itu diduga bahwa lahan yang di GRTT itu akan dimiliki secara pribadi oleh Toop Manager PT. GRS (Bapak Arianto, Manurung dan Anton Togi). Parahnya lagi, kata Yodi, PT GRS tidak menghargai Pemda Landak dengan cara telah melakukan Land Clearing sebelum mendapat ijin Amdaldan IUP, dan menejemen PT GRS dan oknum yang bekerja didalamnnya diduga selalu mendoktrin karyawan untuk mempertahankan tindakan manajemen yang tidak benar. Sehingga kedepan berpotensi mengadu domba antar masyarakat sekitar. Ketua DPRD Landak Heri Saman menambahkan, meminta kepada PT. MBS, untuk sementara waktu untuk tidak memasang patok ijin lokasi antara PT. MBS dan PT GRS. Ini ia katakan demi penyelesaian permasalahan tumpang tindih ijin lokasi perusahaan. ”Berikan kami waktu untuk menyelesaikan masalah ini, mengingat banyak instani terakit yang akan kita panggilan dalam rapat duduk satu meja kedepan,” harap Heri Saman. (wan)

Read more...

Wujudkan Pemerintah Yang Bersih dan Berwibawa

09.47 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG- Sekretaris Daerah (Sekda) Landak Ludis, Senin (25/1) membuka kegiatan Fasilitasi Penyusunan LAKIP SKPD, LKPJ dan LPPD dilingkungan Pemkab Landak di aula Kantor Bupati Landak.
Pada kesempatan itu, juga hadir kepala SKPD dilingkungan Pemkab Landak. Sedangkan bertindak selaku fasilitator yakni BPKP perwakilan Kalbar.
Dalam sambutan Bupati Landak yang dibacakan Sekda mengatakan kegiatan fasilitasi tersebut dilaksanakan sesuai dengan program Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan sumber daya aparatur. Hal ini demi mewujudkan Pemerintah yang bersih dan berwibawa serta menjamin keberhasilan pelaksanaan tugas Pemerintah Daerah dalam pembangunan.

"Sesuai dengan Instruksi Presiden No. 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dan Peraturan Bupati Landak No. 2 tahun 2005 tentang pedoman pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dilingkungan Pemkab Landak, maka diwajibkan semua pimpinan SKPD untuk menyusun LAKIP di unit kerja masing-masing setelah berakhirnya tahun anggaran dan kemudian akan dijadikan sebagai bahan penyusunan LAKIP Pemkab yang akan disampaikan ke Presiden melalui Menpan RI di Jakarta selambat-lambatnya 31 Maret 2010," ujarnya.
Menurut Ludis, selain LAKIP, juga akan dilakukan bimbingan penyusunan LKPJ, LPPD dan suplemen LPPD tahun 2009. Hal ini dilaksanakan mengingat keterkaitan yang erat antara LAKIP dan LKPJ/LPPD. "LKPJ merupakan laporan pelaksanaan dari Bupati Landak kepada DPRD Landak atas penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan dan tugas umum Pemerintahan yang dilaksanakan selama tahun anggaran 2009," terang Ludis. Ia menambahkan, LKPJ kepala daerah tersebut akan disampaikan pada sidang paripurna DPRD Landak paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir. Dengan kata lain, LKPJ tahun 2009 harus sudah disampaikan dalam sidang paripurna DPRD paling lambat 31 Maret 2010. "Demikian pula dengan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Landak tahun 2009 pada waktu yang bersamaan juga akan disampaikan kepada Mendagri melalui Gubernur Kalbar," katanya. (wan/humas)

Read more...

Kemitraan Sama-Sama Menguntungkan

09.47 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG- Plt. Kadisbunhut Landak Vinsensius, mengatakan dari total luasan lahan yang masih bisa di mitrakan oleh masyarakat baik dengan pihak investor maupun diusahakan secara pribadi ini. Kalaupun di bangun secara bermitra maka disarankan lebih pada pola pemberdayaan, sehingga dengan adanya pola ini maka antara masyarakat selaku pemilik lahan maupun dengan pihak perusahaan akan dapat sama-sama di untungkan dan tidak ada yang merasa dirugikan.
“Kalau memang lahan ini akan di bangun secara bermitra dengan perusahaan maka inikan ada aturan mainnya. Jadi mengenai ijinnya juga masih menggunakan ijin perusahaan yang lama dan perusahaan tidak perlu mengajukan ijin baru,” katanya belum lama ini di Ngabang.


Ia menyikapi letak lahan yang terletak jauh atau berbeda kecamatan diluar kecamatan yang merupakan letak ijin usaha perusahaan yang semestinya boleh saja dikelola. Akan tetapi harus melalui aturan yang sudah di tetapkan yakni melalui peraturan Kemitraan serta Peraturan Daerah No.10 Tahun 2008 tentang Perkebunan, bahkan bisa saja berdasarkan Musyawarah Mufakat masyarakat melalui Pemda.
“Melalui aturan main kemitraan kita kan ada Perdanya, ya bisa saja ada musyawarah antara masyarakat dan investor menggiring ini atau minta di urus melalui Pemda ya kita urus. Karena hukum tertinggi di Negara Kita inikan Musyawarah Mufakat. Dan kita selalu saja mengatakan kalau pengembangan Investasi di Kabupaten Landak ini yang sebesar-besarnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat dan ini harus kita buktikan, kalau memang terbukti lanjutkan,” ungkapnya.
Ia mengatakan kalau pola kemitraan harus sealu di kembangkan dalam pembangunan apapun ang bersipat merangkul sema masyarakat. Kedati pola ini adalah merupakan salah satu pola yang selalu mengedepankan keuntungan bersama tanpa ada yang harus di rugikan atau di korbankan.
dengan demikian menurutnya kalau dalam penerapan pekerjaan ternyata masih ada yang merasakan di rugikan maka kondisi itu bukan pola mitra dan kondisi seperti inlah yang sering kali akan menimbulkan polemik dan perlu dicari jalan penyelesaiaannya.
“Yang perlu di ingat adalah tidak semua peraturan dan aturan ini mengungtungkan masyarakat dan hal ini harus di teliti, bahkan ada juga mengungtungkan salah satu pihak sementara pihak yang lainnya merasa di tinggal makanya kita di Landak ingin agar hal ini jangan sampai ada,” tuturnya.
Untuk terus mengembangkan pola kemitraan yang lebih baik, maka pihaknya yang dalam hal ini adalah Pemda akan terus menerus berupaya agar kesejahteraan masyarakat akan dapat terwujud dengan adanya pembangunan di sector perkebunan ini. Karena katanya dari efek yang ada, dari sisi membuka isolasi daerah, melancarkan transportasi masyarakat yang ada di daerah terpencil, manfaat lainnya di berikan adalah penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat yang ada di daerah itu sendiri. Sehingga di harapkan adari waktu ke waktu seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan yang ada maka tujuan akhir yang di harapkan adalah meningkatkan pendapatan serta perekonomian masyarakat yang ada didaerah ini. (wan)

Read more...

Diknas Landak Siap Gelar Ujian Nasional

09.47 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG - Dinas Pendidikan Kabupaten Landak menyatakan siap menggelar ujian nasional sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pada bulan Maret 2010.
Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang dijadwalkan Maret mendatang, Dinas Pendidikan Kabupaten Landak terus mematangkan segala persiapan. Disamping terus mendorong pihak sekolah mengoptimalkan beberapa kurikulum pendidikan menyusul percepatan jadwal ujian oleh Departemen Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan juga semakin mengintensifkan sosialisasi tentang pelaksanaan dan perubahan pada Ujian Nasional tahun 2010 kepada setiap sekolah.

Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Landak, Aspansius mengatakan kalau tidak ada lulus di tahap pertama masih ada tahap kedua. Jadi anak kita tidak perlu berputus asa, katanya.
Ketua Pertina Landak ini juga sedang menggodok konsep yang ideal sehingga angka kelulusan siswa lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Target kita murid semua lulus, mudah-mudahan kelulusan tahun ajaran 2009/2010 ini baik dari tahun drbelumnya,” katanya seraya mengakui, pihkanya tidak akan menambah data siswa yang mengikuti UN, terkecuali ada hal-hal yang mendesak.
Dalam rangka meningkatkan kualitas UN, Aspansius telah mengirimkan surat edaran kepada sekolah-sekolah untuk mengoptimalkan waktu belajar di luar jam resmi pelajaran. “Pada umumnya kami sudah siap menghadapi UN, sebab kami sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari baik dari sekolah maupun dari muridnya sendiri, bahkan ada juga murid yang juga mengikuti bimbingan belajar di luar untuk persiapan UN, siswa yang pintar juga sejauh ini sudah kami klasifikasi,” terangnya. (wan)

Read more...

Pilkada Landak Tahun 2011

09.47 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
Syahdin L Nyarong Siap Maju Jadi Cabup
NGABANG – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Landak memang masih lama pada tahun 2011. Tetapi gaung siapa-siapa yang akan maju menjadi calon orang nomor satu di Bumi Intan ini, sudah mauli terasa. Jika, sebelumnya Adrianus Asia Sidot, yakni incumbet saat sekarang sudah menyatakan siap maju kembali untuk jadi bupati Landak.
Tidak salah jika ada calon lain menyatakan kesiapannya untuk bertarung bersama mantan Kadis Pendidikan Landak ini pada Pilkada tahun 2011 mendatang.

Tidak salah jika ada calon lain menyatakan kesiapannya untuk bertarung bersama mantan Kadis Pendidikan Landak ini pada Pilkada tahun 2011 mendatang.
Ia tidak lain Pdt. Syahdin L Nyarong, M.Th, mantan anggota KPUD Kabupaten Landak perode 2004-2009 menyatakan kesediannya maju sebagai Calon Bupati periode 2011-2016. “Sebagai salah satu putra terbaik Kabupaten Landak, tidak salah jika saya maju mencalon diri Pilkada Landak tahun 2011,” kata pria yang dikenal low profil ini, dan bergaul semua orang tidak membedakan suku maupun agama.
Tekad Syahdin, yang suku homor ini, bukan hanya sekedar maju saja, tetapi keinginan kuatnya itu telah ia buktikan dengan melakukan sosialiasi ke berbagai daerah pedalaman Kabupaten Landak. Dan bukan tidak mungkin, katanya, atas ijin Tuhan Yang Maha Esa, ia bisa maju bersama kandidat/calon bupati lainnya. “Secara pribadi atas nama pribadi saya siap maju sebagai calon bupati. Saya juga punya komitmen, bagaimana kedepan Kabupaten Landak ini bisa sejahteran, baik di dunia maupun di akhirat,” kata Ketua Alumni STII Universitas Kristen Imanuel (UKI) Yogyakarta Kalbar.
Menyangkut perahu mana yang akan ia gunakan? Pengurus Komite Sekolah Makedonia Landak ini tidak menapik, kalau maju setidaknya ada mengunakan partai politik atau istilahnya perahu. Namun, ia berbesar hati, sekarang ini bisa saja maju dari independen. “Independen tidak dilarang, di Kalbar saja, sudah ada yang menang Pilkada KKR,” katanya.

Pria peramah ini mengemukakan, apabila masyarakat Landak memilihnya sebagai Bupati untuk periode lima tahun ke depan, dia akan memprioritaskan pembangunan di dua sektor, yakni, pertanian dan pariwisata. Ia melihat pembangunan kedua sektor ini belum maksimal.
Makanya, sebagai generasi muda yang ingin perobahan, dirinya akan memfokuskan perhatian kepada kedua sektor tersebut, dengan memberdayakan seluruh potensi masyarakat Landak.
Di bidang pertanian misalnya, akan diundang investor nasional dan internasional, khususnya yang tertarik di bidang ini, karena penanganan pertanian tidak cukup hanya masalah penananam dan pupuk, tetapi paling penting bagaimana mengatasi pasca panen hasil pertanian.
Khusus penanganan pasca panen, dibenaknya muncul keinginan untuk membentuk kawasan industri pertanian. Apabila produk atau hasil pertanian memuaskan, karena sudah dibenahi dari segi teknologi, maka pasca panen juga harus bisa ditangani dengan baik khususnya menyangkut harga jual.
Kawasan industri pertanian tersebut harus dilengkapi sarana dan prasarana, seperti alat pendingin bagi produk sehingga tidak gampang rusak, apabila disimpan dalam jangka waktu tertentu. Setiap petani, dimungkinkan memanfaatkan “alat penimpanan” dengan cara sewa murah dan berhak menjualnya ke pasaran, apabila harga sudah dinilai sesuai dengan harapan dan keinginannya. Bukan seperti yamg terjadi selama ini, para petani selalu menjadi korban para tengkulak karena terpaksa menjual produknya dengan harga murah kepada para pedagang, karena tidak bisa menahan produk.
Untuk “menghidupkan” kawasan industri tersebut, semua pengusaha akan diajak memanfaatkannya secara bersama-sama guna membangun ekonomi regional Landak. Jika hal ini terwujud, selain akan menyerap tenaga kerja dengan jumlah banyak juga menciptakan pertumbuhan ekonomi perdagangan yang semakin baik. Di lain pihak, apabila kawasan industri pertanian terbentuk, dan masalah pasca panen bisa ditangani, maka jalur ekspor akan terbuka lebar karena hasil pertanian bisa “disimpan” dengan baik dalam jangka waktu tertentu. (wan)

Read more...

Puskesmas Semata Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja

08.28 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG – Dalam waktu dekat ini Puskemas Semata Kecamatan Ngabang akan melakukan penyuluhan tentang Reproduksi Remaja. Sasaran yang akan diberikan penyuluhan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Ngabang.
Kepala Puksemas Semata Sisilia, mengatakan orientasi kesehatan reproduksi remaja dilatarbelakangi fakta yang menimpa remaja Indonesia saat ini yang dianggap rentan terhadap gangguan psikosusila. Lewat pergaulan bebas karena ketidaktahuan dengan masalah reproduksi sehingga berujung kehamilian pra nikah, aborsi, putus sekolah, tindak kekerasan, seks bebas, dan penyalahgunaan narkotika.

"Kita berupaya memberi penyuluhan dan bimbingan mengenai pentingnya kesehatan produksi, sehingga ada kesadaran dan pemahaman remaja,” katanya didampinggi Jayadi.
Ia mengatakan program penyuluhan kesehatan reproduksi remaja, sebenarnya dilakukan pada minggu ke dua bulan Januari, berhubung pelajar sedang ada tray out, maka rencana ini ditunda, dan dilanjutkan pada minggu ketiga bulan Januari ini. Ia menambahakan adapun materi penyuluhan, seperti menjelaskan factor apa saja yang menyebakan Penyakit Menular Seksual (PMS), termasuk factor penyebab Infeksi Menular Seksual (IMS), termasuk dampak dari IMS.
Ia menambahkan Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan salah satu penyebab masuknya Human Immunodeficiency Virus (HIV). Virus mematikan itu akan menular melalui luka yang ditimbulkan oleh IMS. Ini berarti, orang yang terjangkit IMS memiliki peluang lebih besar terjangkit HIV/AIDS. (wan)

Read more...

Mari Suskseskan MTQ XXIII

08.28 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG – Suksesnya pelaksanaan Musyabaqah Tuilawatil Qu’an (MTQ) ke 23 di Kabupaten Landak adalah merupakan tangggung jawab semua elemen masyarakat, sesuai dengan fungsinya masing-masing. Bagi masyarakat yang tidak terlibat dalam kepanitian, bentuk pantisipasi itu adalah selalu menjaga keamanan serta memberikan dukungan moril. Kepada panitian juga kita berharap agar dapat bekerja dengan baik sesuai dengan tugas dan fungsinnya masing-masing. Pesan moril ini disampaikan anggota DPRD Kabupaten Landak dari Partai Kebangkitan Bangsa, Sabirin.

Ligislator dari Dapil 4 ini selalu menekankan agar masyarakat selalu menjaga keamanan dan menjaga keharmonisan hubungan satu dengan yang lainnya. Karena MTQ ini adalah pekerjaan kita bersama untuk kemajuan kita bersama, jadi merupakan tanggung jawab kita bersama pula untuk mensukseskannya.
MTQ ke 23 yang tinggal menghitung harinya saja, percisnya akan dihelat April 2010 ini, dengan waktu yang hanya tersisa tiga bulan saja efektipnya itu meminta kita semua untuk lebih terkonsentrasi pada tahap demi tahap pelaksanaannya, bukan harus menunggu perintah. Kepanitian yang sudah terbentuk kita harapkan dapat berjalan dan berfungsi sebagai mana mestinya.
“ Untuk suksesnya MTQ ke 23, mari kita bergandengan tangan untuk melaksanakan pekerjaan besar ini, sesuai dengan fungsinya, untuk mengharumkan nama Kabupaten Landak, ” imbaunya. (wan)

Read more...

PM Landak Terbentu

08.28 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG- PIMPINAN Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Landak Sabtu (23/1) lalu resmi dibentuk. Tajudin, terpilih secara aklamasi sebagai PDPM Kabupaten Landak periode 2010-2014.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Landak Anwar, AS dalam sambutannya mengatakan sangat bangga dengan adanya pengurus Pemuda Muhammadiyah yang pertama kalinya di bentuk di Kabupaten Landa. “Sebelumnya Pemuda Muhammadiyah sudah ada tapi pengurus kecamatan, dan saya sangat mendukung pembentukan pengurus PDPM ini,” ungkap Anwar.

Ia mengharapkan setelah dibentuknya kepengurusan PDPM Kabupten Landak akan dilaksanakan pelantikan pengurus PDPM oleh Pimpinan Wailayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Kalimantan Barat. Agar kepengurusan PDPM yang pertama ini di kenal masyarakat landak. “Kalau bias saat pelantikan pengurus PDPM dilksanakan di gedung agar PDPM Landak dikenal oleh masyarakat luas,” pintanya.
Sekretarsi Umum PDM Landak Rohadi Fauzi, S.Ag menambahka, ia berharap Pemuda Muhammadiyah ini bisa menghasilkan pengurus yang berkualitas dengan program-program yang jelas. Dengan demikian pemuda Muhammadiyah akan mampu berkiprah ditengah-tengah masyarakat
Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Landak yang baru saja terpilih, Tajudin, mengatakan dengan amanah yang dipercayakan kepada nya memimpin organisasi yang besar ini merupakan tugas yang sangat berat, untuk itu ia mengajak kepada seluruh pemuda untuk terus menjalin persatuan dan kekompakan. Dikatakannya, sukses ke depan tidak akan bisa diraih tanpa dukungan semua pihak. “Kami sendiri tidaklah ada apa-apanya. Untuk itulah kami tetap berharap dukungan dan kerja samanya,” tandasnya. (wan)

Read more...

Kokab Landak Minta Siapkan Profil Team

08.22 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG – Guna mempersiapakan Porprov tahun 2010, Komite Olahrga Kabupaten (Kokab) Landak (dulu KONI, red) menyerukan kepada seluruh Pengkab cabang olahraga se Kabupaten Landak. Untuk membawa ”Profil Team” (atlit, pelatih dan prestasi yang pernah dicapai pada kejuaraan sebelumnya sebagai acuan kelayakan untuk diikutsertakan Porprov 2010) dan diserahkan kepada pengurus Kokab Landak, pada jam kerja di sekretarist Kokab Landak Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Landak Jalan Ki Hajar dewantara No. 120 Ngabang, telpon (0563) 21023.

”Sekarang kita sudah dibentuk kepanitiaan Porprov, dan kita mengharpkan adanya kerjasama yang baik dengan Pengkab olahraga,” kata Ketua Biro Promosi & Pemasaran, Kokab Landak, Sudianto, kepada awak koran ini, Jumat (22/01/10), kemarin di Ngabang.
Ia meminta adanya komitmen, bersama Pengkab olahraga, untuk sesegera mungkin mentuntaskan target penyelesian SK Pengkab Olahraga masing-masing, dimana berdasarkan komitmen bersama paling lambat 1 Februari semuanya sudah selesai diberikan kepada Kokab Landak. ”Komitmen ini kita sepakati dalam rapat minggu kedua tanggal 14 Januari lalu di aula Bappeda Landak,” katanya.
Ketua KPUD Landak ini menambahkan, seiring dengan persiapan Porprov, pada tanggal 28 Januari mendatang, panitia Porprov Kalbar akan hadir di Ngabang. Guna membahas persiapan Kokab Landak menghadapi Porprov tahun 2010. (wan)

Read more...

Disela-Sela Kesibukan Clening Servis Masih Sempat Berjulan Kue

16.59 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

Penghasilan Kue Melebihi Penghasilan Bulanan di Kantor Bupati
Di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kalimantan Barat umumnya dan Kabupaten Landak khusunya yang namanya Clening Servis (CS) tidak terlepas dari kantor-kantor, apakah ia di pemerintahan maupun swasta. CS tetap saja dibutuhkan, fungsinya antara lain kebersihkan, dan keindahan suatu kantor. Demikian juga yang dilakukan CS di Kabupaten landak, terutama mereka yang bekerja sebagai CS di Kantor Bupati Landak.
HERI IRAWAN, Landak

SUASANA di kantor bupati kemarin tampak masih sepi, hanya ada ada puluhan orang berseragam gagah baik perempuan dan laki-kai, mereka tidak lain adalah CS. Mereka harus datang awal untuk membersihkan semua yang ada di kantor super megah Kabupaten Landak ini. Masing-masing pegawai CS ini sibuk dengan tugasnya, ada yang menyapu, mengepel, membawa sampah dan langsung membawa ke tempat penampung sementara. Selain itu di setiap posisi pojok kantor, ada juga pegawai sambil membawa ember dan galah panjang, mengepel kaca kantor. Mereka setiap hari sudah tahu akan kewajiban, dan itu tidak perlu di perintah. Dari 20 pegawai CS ini, ternyata kaum Hawa lebih dominan yakni sebanyak 16 orang dan kaum Adam hanya 4 orang. Itupun dibidang spisalis taman.
Dari 16 pekerja perempuan ini, ada salah seorang pekerja namanya, Natalia (37), masuk menjadi CS baru 9 bulan lebih. Dalam kesehariannya telah memanfaatkan peluang, disela-sela kesibukannya ibu 5 anak ini berjualan aneka jenis kue-kue. ”Saya jualan kue tidak menggangu pekerjaan, setelah semua beres baru saja jeulan dari pintu kepitu. Dan saya bersyukur setiap hari jualan sebanyak ratusan kue ini ludes terjualan,” katanya kemarin menjual kue dadar gulung, keroket mie, keroket ubi, dan bakwan.
Harga kue, yang dijual sesuai dengan harga bahan baku yang terjadi saat ini, yakni Rp.1000 per buah. Dan per hari jika habis dapat kotornya sekitar Rp 250.000, dan bersihnya Rp. 100.000. ”Itung-itung untuk menambah uang kebutuhan setiap bulan, gaji dari sebagai CS perbulan hanya Rp. 500.000, mana cukup mas,” katanya.
Ditanya bagaimana cara mengatur waktu? Natalia, kala itu ditemani Linawati (35) salah seorang CS liannya menegaskan, setiap hari ia bangun pada pukul 02.00 wib. Dari bangunya itu ia sudah siap membuat berbagai macam jenis kue-kue untuk dijual di pasar sayur Ngabang, kantin sekolah Manimas dan kantor Bupati Landak. Untuk menopang mencari napkah ini, suami tercinta kebetula kerja di Kantor Kecamatan Mempawah Hulu. Sekitar 2 jam selesai membuat kue, ia selanjutnya membereskan keperluan rumah dan keperluan anak-anaknya yang masih berstatus pelajar SMA, SMP dan TK.
Usai melaksanakan tugas rumah dan membuat kue, sebelum matahari terbit, sekitar pukul 06.40 wib, ia sudah sampai ke kantor Bupati Landak, bersama belasan seprofesinya membersihkan kantor Bupati Landak. ”Suka duka selama bekerja disini tetap ada, tapi saya rasakan banyak sukanya. Banyak teman, bisa curhat, dan bisa saling bantu sesama teman,” katanya seraya berharap kedepan tugas mulai sebagai CS dapat dihargai dengan gaji yang layak. (*)

Read more...

Penderita AIDS Landak 29 Orang, 6 Orang Tewas

16.53 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG – Wakil Bupati Landak A. Sukiman mengatakan berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Landak jumlah penderita AIDS di Kabupaten Landak mencapai 29 orang, dan 6 orang lainnya meninggal dunia. ”Untuk angka kasus seperti cukup besar, kita berharap kedepan angka ini lebih mengecil,” kata A. Sukiman, kemarin disela-sela gerak jala santai, dalam rangka memperingati Hari AIDS Se Dunia, Jumat ( 04/12), kemarin di Ngabang.

Dia menjelaskan, untuk menguranggi angka ini, diperlukan usaha-usaha yang tanpa mengenal lelah dilakukan pihak-pihak terkait seperti selalu melakukan penyuluhan, sosialisasi, seminar, menerangkan begitu bahanya penyakit HIV/AIDS yang berakibat bisa menghilangkan nyawa seseorang. Penyakit ini, tambah bos pemilik usaha jasa tranportasi Pangkalant, biasanya akan tertular dari pengaruh mengunakan jarum suntik bersama-sama untuk Narkoba dan berhubungan intim selayaknya suami istri. Dan mereka tidak mengunakan alat pengaman seperti kondom, artinya apa berhubungan intim selalu berpindah-pindah tidak pasangan tetap. ”Dilandak sendiri terutama disepanjang jalan perbatan Kabupaten Landak dan Kabupaten Pontianak banyak kita lihat bak jamur seperti musim penghujan. (wan)

Read more...

Ukur Keberhasilan Peserta Didik

16.45 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

UNAS Tetap di Penting di Laksanakan
NGABANG - Terkait dengan pro dan kontra terhadap pelaksanaan Unas (Ujian Nasional) pada dunia pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Landak Aspansius mengatakan, Ujian Nasional mutlak diperlukan dan ini merupakan salah satu hal yang sangat penting harus dilaksanakan. Karena Ujian itu sendiri adalah merupakan alat untuk mengukur secara Nasional tentang hasil pembelajaran para peserta didik pada tingkat terakhir masing-masing pada tingkat satuan pendidikan.
"Memang kalau dari Depdiknas ini tetap memandang penting adanya Unas. tetapi di lain pihak juga ada yang mengatakan kalau ujian Nasional ini merupakan salah satu hal sedikit kurang tepat untuk mengakhiri keberadaan siswa pada satu sekolah karena ini tadi adalah program Nasional, sebagaimana kita di daerah ini juga harus mengikuti program dari pada Nasional yang sudah di tetapkan karena sipatnya itu wajib," tuturnya kepada awak koran ini, Jumat, kemarin.


Dia mengatakan pelaksanaan Unas itu tidak dapat di hilangkan dan ada anggapan yang menyebutkan Unas ini merupakan alat untuk mengeksekusi anak lulus atau tidaknya, maka dari itu, katanya mengenai unas bukan harus di tiadakan melainkan sistemnya saja yang harus di rubah, serta perubahan tersebut harus berkaca pada pelaksanaan Unas yang sudah di laksanakan.
"kalau pemikiran kita kenapa ada ijuan Nasional, itukan standarisasi terhadap hasil belajar siswa itu secara Nasional untuk menamatkan siswa itu sendiri dari satuan pendidikan masing-masing,"paparnya.
kendati katanya kalau saja hal ini tidak di laksanakan, maka ini akan dapat menimbulkan keraguan, bahkan akan sangat berpotensi menimbulkan diskriminasi atau akan terjadi perkotak-kotakan di mana katakanlah pada satu daerah apabila anak akan melanjutkan pendidikan ke daerah lain yang kemungkinan sekolah itu memiliki nama sekolah terbaik maka ini akan terjadi kesulitan bahkan akan dapat di tolak.
"Memang beginikan sangat sulit, bahkan apalagi ada yang memiliki pemikiran kalau ujian itu harus di laksanakan berdasarkan kondisi sekolah termasuk sarana dan prasarana sekolah,ketenagaan atau tingkat-tingkatnya itu di bedakan, sebenarnya mengenai Ujian Nasional itukan sudah di kaji bahkan ada pada pemetaan pendidikan yang selama ini sudah di lakukan karena Unas itu sendiri merupakan alat untuk melakukan pemetaan hasil pendidikan," ungkapnya seraya mengatakan dari pelaksanaan tersebut, pelaksanaan Unas itu sendiri di lakukan berdasarkan hasil dari pemetaan yang dilakukan dan sudah dikaji.
Selain itu ia juga mengatakan, ada pendapat yang juga mengatakan kalau ujian Nasional ini dapat di lakukan berdasarkan tingkatan sekolah misalnya apabila sekolah tersebut akreditasinya A maka ujiannya di lakukan secara Nasional sedangkan kalau B cukup di laksanakan oleh tingkat propinsi sedangkan kalau akreditasinya C cukup rung lingkupnya Kabupaten atau kota, sehingga katanya kalau memang hal semaca ini di lakukan maka ini akan terjadi diskriminasi terhada peserta didik. karena menurutnya pada prinsipnya pendidikan itu adalah Memanusiakan Manusia sehingga ujian Nasional bukan di tiadakan tetapi pelaksanaannya saja yang perlu di sempurnakan.
"Bagi kita ujian Nasional itu sangat perlu, karena pada pelaksanaan Unas itu bukan semua mata pelajaran yang di ujikan tetapi ata beberapa saja yang di ujikan," tuturnya.
Ujian Nasional itu sendiri adalah merupakan salah satu media untuk mengetahui dari pada mutu sekolah serta Ujian Nasional itu juga merupakan alat untuk melakukan motivator kepada sekolah untuk menimbulkan Nilai yang lebih baik dalam arti untuk menciptakan daya saing terhadap sesama sekolah sehingga apabila ada sekolah yang tidak mau melakukan berbagai upaya dan terobosan, maka sekolah itu sendiri akan tergilas oleh sekolah yang mau melakukan upaya agar sekolah itu lebih baik.
Untuk itu katanya mengenai ujian Nasional ini tetap masih akan di lakukan oleh pemerintah kendati hal ini merupakan hal yang sangat penting. (wan)

Read more...

P2KP Advance Lakukan Pelatihan

07.23 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
Ciptakan Lapangan Kerja,Tingkatkan Keterampilan Masarakat
NGABANG – Kegiatan pelatihan Tatarias Wajah dan rambut serta pelatihan meubel yang di lakukan oleh BKM Sidan Membagun yang bertempat di TK Pembina Desa Hilir Kator kecamatan Ngabang Kabupaten Landak, adalah merupakan salah satu upaya dalam rangka meningkatkan keterampilan yang di miliki oleh masyarakat.
Kendati keterampilan tersebut ke depannya akan dapat di gunakan oleh masyarakat terutama di bidang usaha.

“Tujuan pelatihan ini adalah kita ingin agar masyarakat kita yang masih kurang berdaya ini dapat berdaya. Karena bermodal dari pelatihan ini, masarakat akan dapat menciptakan peluang usaha baru dengan harapan agar dapat menambah penghasilan,” ujar Bambang Sugianto, Tim Korkot P2KP Kabupaten Landak yang di dampingi Walani Ketua UPK BKM Sidas membangun, di sela-sela kegiatan pelatihan di TK Pembina, Senin (23/11), kemarin.
Dijelaskannya, kegiatan yang di ikuti oleh empat Desa tersebut masing-masing Desa Sidas selaku Pakem penyelenggara, Desa Tebedak,Hilir Tengah dan Desa Hilir Kantor.
Dalam kegiatan pelatihan tersebut menurutnya, terdiri dari dua bagian yaitu pelatihan tata rias rambut dan wajah perempuan dan laki-laki dan pelatihan meubel membuat meja,kursi dan lemari dari bahan kayu.
“Kegiatan inikan di kordinir oleh Pakem dari Desa Sidas dan ini sudah kesepakatan mereka. Karena kalau pelatihan tat arias wajah dan rambut ini di ikuti oleh 2 Desa, Desa hilir kantor,Sidas, Hilir tengah dan Desa Tebedak, sedangkan yang mengikuti pelatihan meubel ini desa, Desa Sidas, H.Tengah dan H.Kantor,” terangnya.
Kegiatan tersebut di hadiri oleh Camat Ngabang, dan Sengah Tamila, Kades Hilir Tengah, Hilir Kantor, Tebedak dan Kades Sidas, beserta Pokja Paket P-2KP Advence Kecamatan Ngabang dan Kabupaten Landak, Fasilitator, serta Instansi terkait lainnya dan dibuka oleh Agustinus Agus, Kadis Sosnaker Kabupaten Landak.
Bambang menjelaskan, kegiatan pelatihan yang di laksanakan tersebut di ikuti oleh 60, 45 orang perempuan dan 15 orang laki-laki untuk pelatihan tat arias wajah dan rambut. Sedanbgkan pelatihan meubel di ikuti oleh 50 orang laki-laki yang berasal dari ke 4 Desa tersebut.
Dengan demikian katanya pelatihan yang akan di laksanakan dari tanggal 23-25 tersebut akan dapat bermempaat bagi masyarakat karena inti dari kegiatan ini adalah agar masyarakat dapat membuka peluang usaha terkait dengan keterampilan yang sudah di dapatkan.
Selain itu seraya menambahkan kegiatan ini jua merupakan kegiatan untuk mensinergiskan program kegiatan masyarakat melalui wadah BKM dengan pemerintah daerah dan pihak-pihak peduli dalam rangka penanggulangan kemiskinan. Sedangkan tujuan di laksanakan pelatihan ini agar memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada warga kurang mampu dalam tat arias wajah dan rambut dan permubelan yang masih sangat minim di daerah ini.
“Kita juga ingin memberdayakan potensi SDM dan SDA daerah kita yang ada khususnya di Landak ini serta mendorong terbukannya peluang usaha baru bagi warga yang kurang mampu khususnya dalam bidang penatariasan wajah,rambut maupun permubelan.
Sehingga harapnya dengan di laksnakannya kegiatan ini maka warga yang kurang mampu dapat memiliki kemampuan serta pengetahuan dan keterampilan di bidang ang sudah di latih. Dan warga yang kurang mampu juga di harapkan juga kan dapat memiliki peluang untuk mengembangkan usaha sesuai dengan apa yang sudah di pelajari yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan pendapatan keluarga khususnya masyarakat yang sudah dapat berdaya.
Sementara itu Kadis Sosial dan tenaga Kerja Kabupaten Landak Agustinus Agus juga mengatakan, kalau kegiatan ini adalah merupakan kegiatan yang cukup baik, di mana kegiatan ini juga merupakan salah satu kegiatan yang akan dapat memotifasi masyarakat dalam rangka mengembangkan diri serta membuka lapangan kerja. Sehingga apa yang sudah di lakukan tersebut akan dapat bermempaat terutama untuk menambah pendapatan keluarga atau masyarakat.
“Kegiatan ini akan dapat membuka peluang usaha bagi kita karena lewat pelatihan seperti ini artinya akan membuka cakrawala sebuah peluang usaha baru bagi masyarakat untuk mengembangkan diri,” tuturnya.
Ia berharap agar pelatihan ini dapat dikembangkan oleh masing-masing peserta bukan hanya di ikuti semata melainkan harus dapat di lanjutkan. Karena kalau hal ini hanya di ikuti saja maka apa yang saudah di dapatkan ini tidak akan dapat berkembang bahkan tidak memberikan mempaat sesuai dengan yang diinginkan. (wan)

Read more...

Dewan Sahkan Tatib Alat Kelengkapan Dewan

07.21 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG – Ketua DPRD Kabupaten Landak Heri Saman mengatakan DPRD Kabupaten Landak sudah mengesahkan Tata Tertib (Tatib) Alat Kelengkapan Dewan, pada rapat paripurna DPRD, Senin (23/11), kemarin di ruang sidang DPRD Landak. Yang selanjutnya, kata dia, Tatib ini akan dilaporkan kepada Gubernur Kalimantan Barat Corenlis, guna untuk diperikasa secara seksama, agar dalam Tatib itu benar-benar sesuai dengan perundang-undangan berlaku di tanah air Indonesia.
“Kita tahu, Pak Gubernur itukan perpanjangan tangan pemerintah pusat. Sudah menjadi kewajibanlah Gubernur memeriksa Tatib ini,” kata Heri Saman.

Lebih juah dia mengatakan Tatib ini menyantumkan beberapa item mengatur yang ada di DPRD Landak, seperti menerangkan apa saja yang ada dalam alat kelengkapan depan, seperti badan anggaran, legeslasi, badan kehormatan, dan sebagainya. Didalam Tatib itu juga, digambarkan apa tugas fungsi dan kewajiban ketua, wakil ketua dan anggota dewan. “Kalau kita ambil kata lain Tatib ini adalah rambu-rambu anggota dewan, dengan harapan rambu ini dijelankan dengan sebaik mungkin. Tatib ini merupakan Peraturan DPRD Landak nomornya saya lupa,. Dan ini juga bagian dari kita menunggu Peraturan Pemerintah tentang UU No 20 2007 ini, sesuai dengan sirat edaran menteri dalam negeri bahwa kita boleh membentuk alat-alat kelengkapan dewan, sambil kita menunggu peraturan pemerintah itu keluar, dan bila mana sudah keluar kita juga menyesuaikan kembali sesuai dengan peraturan pemerintah, ” bebernya.
Apa yang kita lakukan, lanjutnya, merupakan alat pegangan kita bekerja, sambil menunggu peraturan pemerintah. “Apalah jadinya bila kita tidak berbuat, pasti kita lama sekali menunggunya. Sementara kita selalu dikejar-kejar waktu seperti pembahasan APBD, Perda dan pembahasan-pembahasan lainnya,” bebernya seraya mengatakan pembahasan RAPBD 2010, harus selesai paling lambat tanggal 31 Desember 2009.
Pria murah senyum ini berharap sebelum tanggal 31 Desember, RAPBD Kabupaten Landak tahun 2010, sudah bisa kita ketuk palu, menjadi sebuah Perda APBD Tahun 2010, dengan alat-alat kelengkapan dewan yang sudah ada.
Disinggung kelengkapan Badan Kehormatan (BK)? “Kita masih menunggu berapa jamlah anggota BK yang ditetapka pusat. Dan nantinya juga kita bahas masala BK ini,” katanya.
Lebih jauh dia mengatakan, dalam pembahasan Tatib, ada perbedaan dari tahun sebelumnya, dimana kalau dulu alat kelengkapan dewan bernama panitia.
Ia juga mengatakan menyangkut tim ahli, sesuai dalam UU no 27 itu, terungkap DPRD boleh mengadaka tenaga ahli, yang mana mengkoordinirnya adalah kesekretaritan DPRD Landak. “Termasuk kita sambil nunggu surat peratura pemeritahnya. Ini tepatanya menyangkut kisaran berapa besar anggaran tenaga ahlinya, “ katanya. (wan)

Read more...

BKM di Harapkan Berbenah Diri

07.17 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
Upayakan RR Dana Bergulir Mencapai 80 Persen
NGABANG – Konsultan Kabupaten Program Nasional Penanggulangan kemiskinan di perkotaa, penanggulangan kemiskinan terpadu (P2KP PAKET) bidang manajemen keuangan Kabupaten Landak Bambang Sugianto SE. mengharapkan agar Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang ada di Daerah Kabupaten Landak dapat membenahi berbagai persiapan yang terkait dengan Administrasi BKM untuk pencairan pememfaatan dana APBD Paket P2KP tahap I.
“Kita harapkan agar BKM-BKM secepatnya merevisi PJM Pronangkis (program jangka menengah penanggulangan Kemiskinan ) untuk menyongsong Paket P2KP tahap selanjutnya,” tuturnya kepada Kapuas Post Selasa kemarin.

Ia mengatakan hal tersebut merupakan salah satu persyaratan usulan kegiatan yang akan di lakukan oleh Dinas dan masyarakat melalui PAKEM (Panitia kemitraan antara BKM dan Dinas Terkait) melalui kegiatan usulan partisipatif, yang tertuang dalam PJM Pronangkis kota atau Kabupaten.
Selain itu untuk menyongsong paket P2KP tahap II, maka BKM-BKM,bersama aparat Desa dan tokoh masyarakat ataupun kelompok peduli lainnya harus segera mungkin mengupayakan di masyarakat tingkat pengelolaan dana bergulir agar mencapai Repaiment Rate (RR) minimal 80 persen.
“Syarat-syarat inikan sudah di tentukan oleh pusat bahwa untuk mendapatkan Paket P2KP adalah BKM-BKM yang berdaya. Di samping kesiapan BKM ini hal yang sangat di butuhkan untuk memasuki kegiatan ini sehingga kalau saja persyaratan ini tidak terpenuhi maka akan sulit,” paparnya.
Bambang juga menjelaskan, bahwa unsur Pemerintah Kabupaten khususnya Landak yakni Pokja yang telah terbentuk juga di harapkan untuk aktif memverifikasi usulan dan monitoring kegiatan Pakem di lapangan juga perlu di persiapkan secepatnya sesuai dengan jadwal proyek P2KP Advence yang di tetapkan secara Nasional.
“Yang namanya proyek inikan ada tenggang waktunyauntuk itu kita sangat berhara pada pihak terkait agar dapat bekerja sama mendukung program yang di gagas secara Nasional ini dapat sukses khususnya mendukung peningkatan Indeks pembangunan manusia dan Millenium Devlopment Goals (IPM-MDGs ) serta sinergisitas program masyarakat (BKM) melalui dekumen usulan PJM (Program jangka menengah) 3 tahun dengan program Dinas-dinas atau SKPD terkait yang ada di daerah ini,”paparnya.
Unutuk itu lanjutnya BKM dan Dinas yang tergabung dalam panitia kemitraan atau PAKEM perlu selalu saling kordinasi sehingga pelaksanaan pekerjaan nantinya dapat terlaksana dengan baik.
Bambang optimis program paket P2KP di Kabupaten Landak ini dapat berjalan dengan baik di masarakat.
B”ersama tim fasilitator dan konsultan P2KP akan selalu memfasilitasi atau mendampingi masyarakat di lapangan sehingga di harapkan program ini berjalan dengan baik dan transparan,” harapnya. (wan)

Read more...

Belum Diterapkan

11.56 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

PNS Kabupaten Landak, belum lama lalu di aula Kantor Bupati Landak, telah membuat Kartu Pegawai Elektronik (KPE). Menurut rencana pemerintah Kabupaten Landak akan dipergunakan untuk mengambil gaji pada bank yang telah ditunjuk. Nantinya pembayaran gaji tidak lagi melalui pelantaraan bendahara tapi bisa langsung mengambilnya di bank dengan menggunakan KPE. Namun uutuk melangkah kearah itu nampaknya di Kabupaten Landak belum secara utuh dilakukan, dimana baru dalam tahap pembuatan KPE, yang hingga kini baru terealisasi 1752 KPE. Berkenaan dengan itu pembayaran gaji pegawai masih menggunakan cara yang lama.

Kepala Bank Kalbar Cabang Ngabang, Mursalin, kepada sejumlah wartawan mengatakan rencana Pemkab Landak nantinya akan menerapkan KPE utuk mengambil gaji di Bank. “Jadi untuk melangkah kearah itu tentunya harus disiapkan dulu kelengkapan yang menunjang seperti penyediaan ATM yang mencukupi. Sementara ini khusus untuk pembuatan KPE baru terealisasi sekitar 1752 buah kartu, ” katanya.
Diejelaskannya bahwa kegunaan KPE tidak hanya untuk mengambil gaji di Bank, tapi bisa digunakan untuk kartu berobat dan kartu Jamsostek, yang memang KPE itu harus dimiliki oleh setiap pegawai karena kegunaannya sangat banyak. Andai natinya KPE diberlakukan untuk mengambil gaji, pegawai bisa saja mengambil gajinya dengan menggunakan fasilitas ATM, atau langsung mengambil gaji lewat rekening buku tabungan masin-masing, ” tuksanya. (wan

Read more...

Pahami Undang-Undang

11.49 Reporter: HERI IRAWAN 1 Response

GUBERNUR Kalimantan Barat Cornelis mengatakan menjadi anggota DPRD harus paham betul dengan UU, sebab sedikit saja keliru maka akan diproses secara hukum. Oleh karena itu harus banyak belajar dan memiliki buku UU serta jangan menjadi seorang DPRD yang hanya memikirkan bagaimana mengembalikan modal pada saat kampanye, syukurilah apa yang telah kita dapatkan agar perjalan anda-anda semua selamat, ” ucap Cornelis.

Lanjutnya, banyak Perda-perda yang dibuat oleh kabupaten/kota dikembalikan oleh pemerintah diatasnya, itu karena tidak sesuai dengan aturan yang ada. “ Saya ingatkan jangan membuat atau menyusun Perda yang bertentang dengan UU diatasnya, ” tegasnya.
Menjadi anggota DPRD harus mengerti dengan aturan UU, apalagi sekarang banyak UU baru yang harus dipahami betul, bermacam buku UU harus dimilik. “ Bila sudah gajian maka belilah buku UU, agar lebih paham, ” ingatnya.
Gubernur dalam kesempatan ini juga memberikan masukan bahwa menjadi seorang wakil rakyat harus merobah penampilan, “Jangan acak –acakan lagi, harus lebih rapi, ” ingatnya kembali. (wan)

Read more...

IOF Landak Gandeng PP Gelar Offroad 2009

11.44 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

Memperebutkan Piala DR. Drs. Adrianus AS. M.Si
NGABANG – Kegiatan olahraga otomotif adventure offroad di Kalimantan Barat bakal semakin semarak sepanjang 2009 ini. Ini karena komisariat cabang (Komcab) Indonesian Offroad Federation (IOF) Kabupaten Landak sepakat untuk menggelar kompetisi Offroad 2009, memperebutkan Piala DR. Drs. Adrianus Asia Sidot. M.SI pada tanggal 12-13 Desember 2009 di daerah gunung Sehak Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak.

“Pada kegiatan ini kita dari Komcab IOF Kabupaten Landak mengandeng Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Landak,” kata Ketua Komcab IOF Kabupaten Landak Gusti Aguskurniawan, didampinggi Ketua Panitia Offroad 2009 , Rosiadi Mamba, kepada awak koran ini, disela-sela rapat pembentukan panitia Kamis (19/11), kemarin di Ngabang.
Dia menjelaskan, kegiatan tersebut lebih banyak mengandung unsur wisata. Karena selama perjalanan, peserta akan melewati kawasan hutan yang rindang, asri, dan menawan dengan pemandangan Gunung Sehak.
”Karena ini sudah ada dikoran kita sudah bisa menerima pendaftaran terbuka untuk se Kalimantan Barat. Selain itu, pemberitahuan ini juga melalui surat setiap Komda IOF se Kalimantan Barat,” kata pria berkumis tebal ini, seraya mengatakan untuk kelas yang dilombakan adalah kelas bebas dan pemula.
Ditempat yang sama Ketua Panitia, Rosiadi Mamba mengatakan, kejuaraan ini bertujuan untuk mengkampanyekan kepedulian terhadap lingkungan di Kabupaten Landak. Selain itu, sebutnya, kejuaraan ini untuk memperat hubungan antara off-roader dari berbagai provinsi se Kalimantan Barat. “Kita ingin menjalin silaturrahmi melalui kejuaraan seperti ini. Sehingga tumbuh kepekaan sosial bila ada di antara saudara kita yang menimpa musibah seperti di Padang,” ujarnya.
Ia menambahkan, informasi dan pendaftaran bisa menghubungi Komcab IOF Kabupaten Landak di Jl Karya No. 14 Ngabang telp 08125611311 (Agus Kurniawan), 081352438486 (Heri Irawan), 081522556645 (Ucok). (wan)

Read more...

BPPKP Landak Lakukan Pembinaan dan Pendekatan

11.40 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses
NGABANG – Dalam rangka memperbaiki serta meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia) khususna masyarakat petani yang ada di daerah Kabupaten Landak, Badan Pelaksana penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BPPKP) Kabupaten Landak, secara kontinyu akan terus menerus melakukan berbagai terobosan terutama dalam membangun kemampuan serta keterampilan para masyarakat tani yang ada di daerah ini agar ke depannya masyarakat yang umumnya petani dapat meningkatkan kemampuan serta bisa meraih keberhasilan yang lebih meningkat kalau di bandingkan beberapa tahun lalu

“Tugas kita adalah merubah yang belum tahu di harapkan menjadi tahu, yang belum mau bagaimana kita upayakan agar mereka bisa menjadi mau menjadi petani yang berhasil,”ini adalah tugas yang harus kita laksanakan,” ungkap Paiman, kepada Badan BPPKP Kabupaten Landak Kamis, lalu di Ngabang.
Dengan demikian katanya, tugas yang harus di lakukan oleh penyuluh adalah merupakan ingin merubah prilaku yang ada di masyarakat sehingga dengan adanya perubahan yang bersipat positif tersebut akan mampu memberikan peluang yang cukup besar bagi masyarakat sehingga dapat berdaya guna terhadap masyarakat maupun daerah.
Untuk itu katanya,saat ini pihaknya secara terus menerus memberikan arahan kepada masyarakat terutama terkait dengan tehnis tehnis pertanian yang modern sehingga dengan adanya kondisi ini di harapkan akan mempu merubah pola pikir dari yang tidak mau menjadi mau.
“Memang ini membutuhkan waktu yang lama, artinya membutuhkan prose yang lama yang mana ini juga butuh penyesuaian. Sehingga tidak mungkin kegiatan ini di sosialisasikan kepada masyarakat secara langsung di terima, di lakukan dan langsung berhasil,” tuturnya..
Untuk melakukan berbagai perubahan baik pola pikir, maupun perubahan dari system tradisional ke modern ini juga harus di lakukan suatu kajian sehingga dalam menerapkan hal ini dapat di terima oleh masyarakat dengan baik.
“Ini butuh berbagai kajian, artinya kalau saat ini masih ada masyarakat kita yang belum dapat menerima pola yang akan kita terapkan dan kalaupun mereka menerima ternyata gagal, ini harus kita cari tahu apa sih penyebabnya, karena inikan masing-masing pasti ada kelemahan,”paparnya.
Terkait dengan potensi lahan yang sampai saat ini belum tergarap secara optimal, Seraya mengungkapkan, kalau dalam pembangunan percetakan sawah itu sendiri akan melibatkan berbagai instansi, karene dalam melakukan pembangunan percetakan sawah itu sendiri maka di daerah itu juga harus ada berbagai sarana dan prasarana. Terutama irigasi, tetapi kondisi ini juga akan dapat di sesuaikan dengan kondisi yang ada di masyarakat.
“Memang ini melibatkan banyak pihak, artinya kalau memang itu pecetakansawah maka ini akan melibatkan banyak pihak,tetapi ini juga harus melihat bagaimana anggaran yang ada jadi memang kita ini masih sangat terbatas,” paparnya.
Sehingga katanya dalam melakukan pembangunan terutama di bidang pertanian seperti yang sudah di ajukan oleh masyarakat, ini harus di ajukan oleh pemerintahan di tingkat perdesaan yang akan di bahas dalam musrenbang sampai di bahas di tingkat Kabupaten sehingga kalau memang ada anggaran maka kegiatan ini dapat di laksnakanakan, karena apapun kegiatan yang akan di laksanakan ini akan sangat tergantung dari ketersediaaan anggaran.
Ia mengharapkan dalam melakukan perubahan, di harapkan agar perubahan ini juga harus berasal darti masyarakat yang artinya ketika melakukan perubahan masyarakat dapat melakukan terobosan serta berupaya agar peningkatan yang di lakukan akan dapat terlaksana dengan baik. Karena memang menyuluh adalah tugas dari PPL, tetapi bagaimanapun juga keberhasilan ini akan terlaksana apabila di dukung oleh semua elemen yang ada. (wan)

Read more...

Pikiran Eror, Curi Tas di Teras Masjid Syuhada

08.32 Reporter: HERI IRAWAN 0 Responses

NGABANG - Entah pikiran apa yang ada dalam benak AR ( 37) warga Gang Steher Pulau Bendu Desa Hilir Tengah Kecamatan Ngabang. Begitu teganya membawa kabur barang-barang milik Emilyawi (22) warga Sei Kunyit Dalam. Yang mana pada saat itu korban dalam keadan tidur di teras masjid besar Syuhada Ngabang, Senin (16/11) pukul 04.30 wib.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pada hari itu, tersangka AR sedang tidur di teras masjid besar Syuhada, dan tidak jauh darinya ada seorang tidur serta disisi samping kirinya ada tas miliknya. Tas itu terdapat barang-barang berharga seperti 1 buah HP, dam uang tunai Rp. 255.000. Alangkah terkejutnya korban, ketika bangun tidur, mengetahui tas yang tadinya tidak jauh dari sisi kirinya, tiba-tiba hilang dicuri orang yang tidak bertanggungjawab.

Merasa tasnya hilang, korbanpun akhirnya pada pagi harinya melaporkan kepada pihak kepolisian. Kapolres Landak AKBP Firman Nainggolan melalui Kasat Reskrim Polres Landak AKP. Hujra Soumena membenarkan telah terjadi pencurian barang milik Emilyawi, yang ketika itu ia sedang istirahat di masjid besar Syuhada Ngabang.
”Tersangka kita kejar berkat laporan korban dan masyarakat, akhirnya diketahui identitas tersangka. Dan ia ditangkat sekitar pukul 06.00 wib tidak jauh dari rumah makan Cempago,” katanya. Sementara itu tersangka AR, dihadapan wartawan mengatakan, pikiran mau mencuri tas timbul tiba-tiba, dan setelah berhasil mencuri, baru merasakan penyesalan yang panjang. ”Saya baru pertama kali mencuri, entah mengapa tiba-tiba pikiran saya itu tertuju pada tas tersebut. Sebelumnya sedikitpun saya tidak ada niat. Mungkin karena tidak dapat pekerjaan, sementara perut harus diisi. Bahkan saat di bawa ke kantor polisi, istri saya di tempat cost an tidak mengetahui kalu saya sudah diamankan di kantor polisi,” akunya dengan raut wajah berkaca-kaca. (wan)

Read more...


Powered by www.tvone.co.id